Kehadiran 20 kelompok Teater terpilih siap menggetarkan panggung Festival Teater Indonesia (FTI) di empat Kota. Tepatnya, kotak titik temu FTI — merupakan kolaborasi TITIMANGSA dengan PENASTRI (Perkumpulan Nasional Teater Indonesia) serta didukung oleh Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI — : Medan : Bali Eksperimental Teater (Jembrana, Bali), Luna Vidya/Storytelling Academy […]
Jakarta, 11 Maret 2018 – Melalui profesi sebagai Make Up Artist, hingga berada di puncak karier bagi seorang Bennu Sorumba, tidaklah muda, berliku jalannya, dan cukup panjang waktunya.
(ki-ka) Sugema Nagasakti (Inisiator buku) – Risa, mewakili Elex Media Komputindo – Bennu Sorumba – Ayang Kahiyang, Putri Presiden RI Joko Widodo – Key Mangunsong (Sutradara Film & Sinetron) – Agnes Davonar (Penulis Buku)
Untuklah itu Bennu, melalui buku yang ia luncurkan bertajuk “The Story of Bennu Sorumba : Sleeping Beauty”, berisikan kisah perjalanan hidup dan menampilkan karya Make Up Artist dari sapuan tangannya pada sejumlah wajah public figure Indonesia, berpengharapan dapat menginspirasi anak muda Indonesia dalam menggapai impiannya.
Itu juga yang menjadi pengharapan dua sosok terdekat Bennu, Key Mangunsong, Sutradara wanita untuk sejumlah film dan sinetron, yang adalah ‘penemu’ Bennu Sorumba dan Sugema Nagasakti, pencetus pembuatan buku, yang hadir di acara peluncuran buku.
“Ketika saya sampaikan pada Bennu bahwa perjalanan hidupnya menarik dan layak dituangkan ke dalam buku, dia tidak langsung memberi respon. Bennu perlu waktu untuk memutuskan karena dia merasa belum waktunya untuk berkisah. Tapi waktu saya yakinkan kalau kisah perjalanannya yang berhasil menghantar ke puncak keberhasilan itu dapat menginspirasi yang membaca, Bennu akhirnya bersedia. Maka harapan saya maupun siapapun yang terlibat atas terwujudnya buku, ini semoga buku ini memberi inspirasi tidak hanya bagi kaum muda tetapi segala kalangan dari beragam tingkat usia,” kata Sugema Nagasakti.
Bagi Penulis buku, Agnes Danovar, yang telah melahirkan beberapa novel best seller yang telah pula diadaptasi ke layar lebar, di antaranya : Gaby dan Lagunya (2010 Batavia Picture), Surat Kecil Untuk Tuhan (2011, Skylar Picture), serta Ayah Mengapa Aku Berbeda? (2011, Rapi Film), dipercaya menulis buku perjalanan Bennu Sorumba, diungkap sebagai sebuah kehormatan.
“Sewaktu saya diminta menuliskan kisah hidup Bennu, dan mendengar Bennu berkisah mengenai dirinya, sesungguhnya saya sangat tersentuh hingga menangis,” kata Agnes Donovar yang menjalani proses meramungkan buku sekitar 3 bulan.
Sedangkan dari Elex Media Komputindo, yang diwakili Risa menyampaikan,”Buku yang menyampaikan cerita tragis, bisa saya sampaikan buku ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi penerbit. Semoga buku ini bisa menginspirasi dan diterima masyarakat luas”.
Ayang Kahyang, Putri Presiden RI Joko Widodo dan Bennu Sorumba
Demikianlah juga harapan Bennu Sorumba. Dan di balik itu semua, Bennu memiliki niat yang begitu indahnya. Hasil penjualan buku “The Story of Bennu Sorumba : Sleeping Beauty”, akan ia sumbangkan untuk sejumlah yayasan di kampung halamannya, Kota Kendari, dan beberapa yayasan di sejumlah daerah di Indonesia.
Di acara peluncuran buku yang dihadiri Ayang Kahyang, putri Presiden Widodo, berkenan menyampaikan ungkapan. Katanya,”Hasil tatanan rias wajah Bennu, saya sungguhan senang dan merasa sangat pas. Tentu ingin saya sampaikan selamat atas terwujudnya buku berisi perjalanannya yang sangat inspiratif dan bermanfaat bagi yang membaca”.
Menggandeng dunia usaha, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengharapkan sinergi ini bisa membantu penanggulangan pandemi COVID 19 di Indonesia. Dalam perannya sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), beliau menekankan bahwa bahwa virus COVID 19 ini tidak pilih-pilih dalam menyerang manusia. “Sudah banyak yang terkena. Di Indonesia sendiri, naik rata-rata 30 persen. Ini adalah masalah besar […]
Kesadaran pengendara selama berada di belakang kemudi, dalam mengedepankan keselamatan di jalan (road safety), masih harus terus ditingkatkan. Hal ini terlihat dari masih tingginya jumlah kecelakaan setiap tahunnya. Menurut data dari Korlantas Polri, tahun 2017 tercatat sebanyak 98.414 kasus kecelakaan lalu lintas — merenggut sekitar 24.213 jiwa –, atau turun sekitar 7% dibandingkan tahun 2016 […]
Kini, berhijab telah menjadi tren dan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari wanita Indonesia. Beriring, penggunanya bertumbuh sangat pesat. Peningkatan jumlah di setiap tahun, dan hingga pada 2018 mencapai persentase 30% dari total keseluruhan penduduk wanita di Indonesia. Berhijab juga menjadi salah satu awal dari wujud komitmen perempuan dalam berhijrah untuk mencapai versi terbaik dari […]