Tentu gerakan menawan dilakukan IKEA Indonesia. Enam bulan setelah banjir besar melanda Aceh Tamiang, IKEA Indonesia melalui program “Matching Donations” menyalurkan bantuan kepada 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka atau seluruh jumlah keluarga di desa tersebut. Jumlah penerima manfaat ini meningkat dari rencana awal 100 keluarga setelah IKEA Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah desa dan memahami […]
Dampak Pandemi Covid-19 ke berbagai aspek
kehidupan, tidak terkecuali pendidikan. Di Indonesia, lebih dari 2 bulan sudah,
kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah.
Hal tersebut
mempertimbangkan efektivitas, keamanan dan kenyamanan, sehingga metode pembelajaran online secara penuh menjadi pilihan di tengah
situasi pembatasan sosial yang diberlakukan oleh Pemerintah.
Metode pembelajaran secara online atau e-learning sebenarnya
bukan hal baru bagi masyarakat Indonesia, dan tidak lagi
sebatas di Perguruan Tinggi yang peserta didiknya lebih dewasa tetapi semakin jamak diaplikasi di tingkat Pendidikan Dasar.
Hal ini membuktikan bahwa pertumbuhan industri pembelajaran online di
Indonesia terus berkembang dan meningkat pesat. Perubahan metode pembelajaran
menjadi online saat ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi penyedia
layananmau pun penggunanya.
Jenny Ernawati, seorang Guru Bahasa Inggris, menceritakan tantangan terbesar dalam mengajar secara online,
“Mengajar itu tidak mudah, lebih-lebih secara virtual. Diperlukan lebih banyak upaya dan waktu dalam persiapannya. Penyelenggaraan kelas online juga bergantung pada koneksi internet
dan kualitas audio dan video agar materi tersampaikan dengan
baik. Emotional support dari guru juga lebih sulit diberikan kepada
murid.”
Namun demikian, Jenny menyoroti keunikan pengalamannya mengajar melalui Sekolah.mu. platform yang berpegang pada visi “Kolaborasi untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia”.
Anggayudha, Head of Teacher
Development Sekolah.mu, mengakui dalam proses
belajar mengajar jarak jauh, sulit bagi Guru untuk dapat
mengetahui kondisi nyata para muridnya karena tidak adanya interaksi langsung. Begitu
pun, keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang karena
belajar dapat dilakukan dari mana saja utuk masa depan yang lebih baik.
“Kami berupaya keras menciptakan solusi terbaik, termasuk bagi para Guru. Dan
Sekolah.mu menyediakan sebuah wadah bagi para pengajar
untuk dapat saling berkomunikasi dan berbagi pengetahuan. Dengan demikian, Guru dapat menciptakan inovasi dan berkarya tanpa batas dalam menyediakan
program pembelajaran online terbaik,” jelasnya.
Sekolah.mu adalah platform pendidikan dengan sistem belajar campuran
atau blended learning (online dan offline) dengan variasi
program di berbagai jenjang dari mulai PAUD hingga SMA/SMK dan perguruan
tinggi, serta bagi pemuda di luar sekolah, Guru dan orangtua. Saat
ini, Sekolah.mu telah memiliki lebih dari 500 program belajar dari lebih dari
100 mitra korporasi & dunia industri dan lebih dari 500 sekolah.
Menariknya tentu, platform pendidikan, ini berkolaborasi dengan
berbagai pihak mulai dari sekolah, lembaga-lembaga pendidikan, institusi
perguruan tinggi, organisasi masyarakat hingga sektor swasta, yang turut memperkaya sumber pengetahuan, konten pembelajaran dan inovasi dalam
hal delivery pengajaran. Saat ini, Sekolah.mu telah memiliki lebih dari
500 program belajar, 500 mitra sekolah, dan 100 mitra korporasi.
Sekolah.mu memiliki Kelas.mu, Karier.mu, Ujan.mu dan Tanya.mu, dengan
konten belajar yang interaktif dan menyenangkan. Program belajar baik yang
bersifat berbayar mau pun gratis disediakan melalui laman www.sekolah.mu. Peserta didik juga dapat mengunduh aplikasinya di Google Play Store.
Kesan
menarik dari Sekolah.mu, disampaikan oleh Ayesha Felice Nayyara Zain, siswi kelas 2 SMA berusia16 tahun.
Katanya, ia mengikuti program Karier.mu yang memungkinkannya
mengembangkan keahlian melalui beragam pilihan program belajar dari profesional
dan mentoring sebagai eksplorasi
dunia kerja.
“Adanya program Karier.mu di Sekolah.mu jadi solusi buat saya dan
teman-teman yang duduk di bangku SMP atau SMA untuk mengembangkan soft-skills.
Kami dapat merasakan pengalaman belajar sekaligus bekerja, dikelilingi pengajar
profesional di bidangnya masing-masing,” cetus Ayesha.
Gangguan pada kulit yang disebabkan oleh bencana banjir rob atau banjir akibat naiknya gelombang pasang, perlu diwaspadai dan diatasi dengan tepat. Bila tidak, bisa menjadi lebih sulit disembuhkan dan berpotensi mengganggu kualitas hidup secara keseluruhan Merupakan program pertama terseleggara di Indonesia. Setelah tahun lalu sukses membantu memperbaiki kulit dan kualitas hidup lebih dari 300 warga […]
Uni Eropa bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) menyelenggarakan Kuliah Umum. Kuliah Umum bertajuk ”The EU Strategy in Coping with Multidimensional Impacts and Challenges of COVID-19 Pandemic”, terselenggara di penghujung bulan Februari 2021 lalu, dibawakan oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Bapak Vincent Piket. Kian menariknya dari […]
Sebanyak 80% dari lebih 2.500 Siswa dan Guru terwujud impiannya,diterima mendalami pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri, setelah dengan hasil prima menyelesaikan program Indonesia Learning Fellowship (ILF) dan Indonesia Teaching Fellowship (ITF). Sebuah program kolaborasi antara Persada Capital Investama, — perusahaan investasi yang menjalankan bisnis inti yang bersifat non-operating di bidang energi, pertambangan, agribisnis, properti, hospitality […]