Kembali dan lagi, Frisian Flag Indonesia menggoreskan keindahan. Bertepatan memperingati World Milk Day (Hari Susu Sedunia) sekaligus Hari Susu Nusantara, Frisian Flag Indonesia (FFI) mengajak masyarakat menjadikan minum susu sebagai bagian dari kebiasaan sehat sehari-hari untuk mendukung kesehatan fisik dan mental keluarga Indonesia di setiap tahap kehidupan. Diperingati setiap tanggal 1 Juni, World Milk Day […]
Gigi yang kuat akan berujung pada hidup yang lebih sehat. Meyakini gigi yang kuat akan berujung pada hidup yang lebih sehat, PT Unilever Indonesia, Tbk. melalui brandPepsodent kembali berkolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI), untuk menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2021.
Melalui BKGN 2021, Pepsodent mengawali kampanye “Yuk #SikatGigiSekarang untuk #SenyumIndonesia” yang menginspirasi dan mengedukasi masyarakat untuk segera membebaskan diri dari gigi berlubang.
Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Head of Sustainable Living Beauty and Personal Care and Home Care, Unilever Indonesia Foundation menuturkan, “Sebagai brand perawatan kesehatan gigi dan mulut yang telah hadir lebih dari 75 tahun di Indonesia, Pepsodent terus mewujudkan purpose-nya untuk mendukung edukasi dan perawatan gigi. Hal itu karena permasalahan gigi dan mulut masih menjadi salah satu isu kesehatan utama yang dialami setengah populasi Dunia dari berbagai lapisan usia, termasuk di Indonesia. Terbilang. 7 dari 10 masyarakat Indonesia menderita gigi berlubang. Purpose, ini sejalan dengan tema BKGN 2021 yaitu ‘Gigi Kuat, Hidup Sehat untuk #SenyumIndonesia.”
“Tantangan permasalahan gigi dan mulut bahkan makin terasa ketika pandemi. Survei global Pepsodent menunjukkan bahwa 30% responden di Indonesia mengaku pernah melewati sehari penuh tanpa menyikat gigi, umumnya disebabkan rasa malas (46%), yang salah satunya karena berkurangnya interaksi tatap muka. Akibatnya, permasalahan gigi dan mulut kian meningkat, seperti kemunculan gigi berlubang baru pada 25% responden Indonesia[1],” sambung drg. Mirah di acara diskusi virtual dalam peluncuran Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2021.
Acara dengan moderator Nadya Mulya, menghadirkan pembicara Ahli dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP (K) FIHA, FAsCC, pakar kardiologi dari RSJPD Harapan Kita/Heartology CV Center Brawijaya Hospital Saharjo, Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM, Ketua Umum Pengurus Besar PDGI dan drg. R. Rahardyan Parnaadji, M.Kes., Sp. Pros, Ketua AFDOKGI.
Permasalahan gigi dan mulut juga menjadi perhatian pihak Pemerintah. Dalam sambutannya, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia menyatakan, “Pandemi COVID-19 berdampak pada menurunnya pemanfaatan layanan kesehatan gigi dan mulut oleh masyarakat. Hal ini tentunya dapat menjadi tantangan bagi kita dalam mewujudkan Indonesia bebas karies tahun 2030.
Budi Gunadi Sadikin menambahkan,”Di tengah belum meratanya SDM kesehatan gigi dan mulut di Indonesia, saya ucapkan terima kasih kepada Unilever Indonesia bersama Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi, Rumah Sakit Gigi dan Mulut, Persatuan Dokter Gigi Indonesia, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara (BKGN) ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua, baik untuk tenaga kesehatan gigi dan mulut maupun masyarakat Indonesia.”
Tentu, harusnya perawatan gigi dan mulut perlu diperhatikan agar terhindar dari permasalahan kesehatan yang lebih serius, termasuk kesehatan jantung. Studi menyebutkan bahwa orang yang memiliki permasalahan gigi berlubang parah beresiko terkena penyakit jantung hingga 3 kali lebih tinggi.
Di usianya yang ke-23, Unilever Indonesia Foundation (UIF) terus mendorong program kemasyarakatan, yang menciptakan dampak positif dalam berbagai hal. Unilever Indonesia beroperasi, komitmen Perusahaan semakin kuat dalam hal keberlanjutan. Nurdiana Darus, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, yang mengepalai UIF menerangkan, UIF didirikan untuk menjalankan rangkaian program keberlanjutan yang strategis dan terukur sebagai wujud konkret dukungan […]
Mencuci tangan dengan sabun dan air (HWWS) dapat menjadi salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk menghentikan penyebaran virus di masa pandemi COVID-19. Untuk itu Kementerian Kesehatan RI mengajak sektor swasta turut berperan dengan meluncurkan inisiatif memberikan paket kebersihan badan untuk sekolah sebagai sarana edukasi untuk mengatasi pandemik. Menurut Dr. Imran Agus Nurali, Sp. […]
Walau pun status pandemi Covid-19 sudah berakhir, masyarakat perlu tetap waspada terhadap risiko bahayanya dan mengetahui langkah penanganan yang tepat dan tepat waktu jika terjadi infeksi. Demikian benang merah dari webinar “Sadari Siaga Solusi terhadap Mutasi Virus di Masa Endemi Covid–19”. Acara yang didukung oleh Pfizer Indonesia, dihadiri Prof. drh. Wiku Bakti Bawono Adisasmito, MSc. […]