Terbilang banyak yang masih memandang golf sebagai olahraga eksklusif yang ribet dan mahal. Karena, di label “rich man’s sport” butuh tas, strik, sepatu khusus, serta antrean biaya untuk keanggotaan atau sewa lapangan. Padahal, layaknya olahraga santai populer lainnya seperti biliar atau bowling, yang di akhir pekan atau sore bisa dijadikan hiburan ringan dengan biaya relatif […]
Siapa pun sepakat, dan akan menyampaikan bahwa begitu pentingnya pemenuhan gizi seimbang, yaitu minum susu setiap hari, yang berarti sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat, aktif, dan berkelanjutan.
Berpijak dari sana jua, tahun 2022 ini, merupakan tahun kesesepuluh, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) kembali menggelar program Gerakan Nusantara (miNUm Susu tiAp hari uNTuk Anak ceRdas Aktif Indonesia).
Menawannya, Gerakan Nusantara 2022 yang dibingkai program “School Milk Program 2022”, akan diramaikan berbagai program edukasi yang tidak hanya menyoroti masalah gizi namun juga permasalahan lingkungan. Dan akan diikuti oleh 112.000 anak di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.
Acara yang dilaksanakan secara offline pada Agustus-Oktober 2022, ini merupakan hasil kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, serta Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (PKGK FKM UI).
FFI, sebagai produsen produk nutrisi berbasis susu, berkomitmen melakukan berbagai inovasi dalam upaya mengoptimalkan pertumbuhan fisik dan perkembangan anak, serta berpartisipasi menanggulangi permasalahan lingkungan hidup.
Pelaksanaan program Gerakan Nusantara tahun, ini yang bertujuan untuk mengedukasi keluarga Indonesia mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, minum susu setiap hari, dan mempromosikan gaya hidup sehat, aktif, dan berkelanjutan, merupakan kolaborasi dengan guru dan sekolah untuk meningkatkan kesadaran siswa akan asupan gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik yang aktif, berperilaku hidup bersih, dan menjaga lingkungan.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A, yang meresmikan acara kick off Gerakan Nusantara 2022, berlangsung pada Kamis, 3 Agustus 2022, mengatakan, “Kampanye literasi gizi penting dilakukan, khususnya di tengah upaya kita untuk pulih dari situasi pandemi. Terlebih lagi, anak-anak sudah kembali belajar di sekolah sehingga peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang dan gaya hidup aktif harus digerakkan secara optimal dan berkelanjutan.”
Lanjutnya,“Satuan Pendidikan Sekolah Dasar memainkan peran yang sangat penting untuk menanamkan perilaku hidup sehat sejak usia dini. Beriring, Kemendikbud Ristek juga akan meluncurkan program sekolah sehat yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor dalam penyediaan makanan sehat di sekolah dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan olahraga secara rutin bagi pelajar. Maka kami berharap dengan pelaksanaan program, ini akan terwujud satuan Pendidikan yang sehat, aman, dan nyaman untuk semua warga sekolah, khususnya bagi peserta didik.”
Menteri Nadiem Makarim pun mengapresiasi komitmen Frisian Flag Indonesia dalam menginisiasi program edukasi Gerakan Nusantara yang telah memasuki tahun kesepuluh.
Acara yang dihadiri Direktur Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Dra. Jo Kumala Dewi, M.Sc.; Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Ahmad Syafiq, Ir, MSc, PhD; dan Founder Yayasan Nara Kreatif, Nezatullah Ramadhan; serta Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, ditandai dengan rangkaian acara konferensi pers dan talkshow bertajuk “Peningkatan Status dan Literasi Gizi serta Penerapan Gaya Hidup Aktif dan Berkelanjutan di Sekolah Dasar untuk Indonesia yang Sehat, Sejahtera, dan Selaras”.
Direktur Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Dra. Jo Kumala Dewi, M.Sc., mengatakan kepedulian masyarakat tentang pengelolaan sampah masih perlu ditingkatkan, terbukti dari hasil survey ketidakpedulian masyarakat oleh BPS pada tahun 2018 yang menyatakan bahwa 72% masyarakat Indonesia tidak peduli terhadap pengelolaan sampah, 53% masyarakat Indonesia menangani sampah dengan cara dibakar.
“Sangat menggembirakan melihat saat, ini aspek lingkungan telah menjadi perhatian masyarakat, khususnya generasi muda. Sangat penting bagi kita untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat dan dapat menjadi pionir bagi kepedulian terhadap isu-isu lingkungan.”
Dra. Jo Kumala Dewi, M.Sc. turut menyampaikan apresiasi atas langkah FFI yang telah secara konsisten menjalankan program edukasi Gerakan Nusantara. “Kecintaan anak-anak pada lingkungan perlu ditanamkan sedini mungkin, karena kedepannya permasalahan lingkungan yang kita hadapi mungkin lebih beragam daripada saat ini. Maka kepada merekalah kita titipkan alam dan lingkungan yang ada saat ini untuk dapat terus membawa manfaat bagi generasi yang akan datang. Mari pulih bersama, pulih lebih kuat #RecoverTogether, RecoverStronger,” tambah Dra. Jo Kumala Dewi, M.Sc.,
Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro mengatakan permasalahan malnutrisi pada anak-anak dan persoalan lingkungan hidup yang cukup serius masih terus berlangsung hingga saat ini di Indonesia.
“Faktanya, melihat hasil penelitian South East Asian Nutrition Survey (SEANUTS) II yang dilakukan oleh FrieslandCampina bekerja sama dengan Universitas dan lembaga penelitian terkemuka di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam yang melibatkan hampir 14.000 anak, dengan rentang usia antara 6 bulan hingga 12 tahun, secara khusus menyoroti ‘triple burden of malnutrition’, yang terdiri dari kekurangan gizi, kekurangan zat gizi mikro, dan kelebihan berat badan/obesitas,” ujar Andrew F. Saputro.
Tambahnya,“Selain permasalahan kesehatan, saat ini kami juga menyoroti masalah lingkungan hidup yang cukup serius, dan kami ingin berkontribusi untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan. “Ada banyak kebiasaan baik yang bisa dilakukan untuk menjaga bumi dan melestarikan alam, semua itu dapat diperkenalkan kepada anak-anak sejak dini, seperti menghemat penggunaan air dan listrik, penghijauan, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, memisahkan barang daur ulang, dan sebagainya. Kami yakin dengan melibatkan orang tua dan Guru, siswa dapat termotivasi untuk mulai membiasakan diri untuk mencintai lingkungan. Dengan semangat perayaan 100 tahun, FRISIAN FLAG kembali mengajak semua pihak termasuk komunitas sekolah untuk #MelajuKuatBersama dalam meningkatkan literasi gizi melalui edukasi berkelanjutan serta mengajak komunitas sekolah bersama merawat alam untuk bentuk Indonesia yang Sehat, Sejahtera dan Selaras.”
Diluncurkannya suplemen jamu natural immunomodulator HERBAMUNO+ produksi PT Mustika Ratu Tbk., adalah untuk tujuan menjaga daya tahan tubuh sehingga masyarakat Indonesia dapat kembali beraktivitas, dan tanpa cemas. bentuk komitmen Mustika Ratu sebagai wellness holistic company untuk selalu mendukung Imun Kuat Indonesia Sehat terutama bagi siapa pun agar selalu terjaga dalam menjalankan tugas, Mustika Ratu memberikan […]
Di Indonesia, timbunan sampah pada 2020 telah mencapai 67,8 juta ton per tahun, dan diperkirakan akan meningkat 5% setiap tahunnya. Dan dari jumlah ini, 15%-nya adalah sampah plastik. Yang tentu lingkungan menjadi tidak sehat. Maka semua pihak dalam rantai nilai sampah perlu berbagi peran melakukan aksi nyata. Terkait hal itu kiranya, PT Unilever Indonesia, Tbk, […]
Mencuci pakaian? Wow, gak banget. Begitu yang tersirat dalam pikiran dan benak sejumlah banyak wanita – entah ia lajang mau pun sudah menikah – terlebih memiliki banyak kegiatan terkait pekerjaan. Mencuci pakaian dianggap sebagai pekerjaan rumah tangga yang menghabiskan waktu dan energi. Maka tidak mengherankan bila banyak keluarga yang mencari mesin cuci yang dapat lebih […]