Pesisir Jakarta menghadapi tekanan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, kenaikan muka air laut, abrasi, hingga penurunan muka tanah. Dan di tengah urgensi tersebut upaya restorasi mangrove menjadi semakin penting karena ekosistem ini berperan sebagai benteng alami pesisir, penyerap karbon, sekaligus penopang keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan […]
Guna mendukung gaya hidup sehat, adalah Bank Saqu, sebagai layanan perbankan digital dari PT Bank Jasa Jakarta yang fokus melayani masyarakat yang berjiwa solopreneur, berkolaborasi dengan Indonesia Vegetarian Society & Vegan Society of Indonesia, menghadirkan acara “Vegan Festival”.
Merupakan sebuah acara berskala Nasional yang bertujuan untuk mensosialisasikan pola hidup sehat berbasis nabati (Vegan) dan gerakan ramah lingkungan untuk mengurangi efek global warming dan climate change. Maka festival ini diharapkan menjadi katalisator antara komunitas vegan, aktivis, Akademisi, dan Profesional Mancanegara dengan ribuan pelaku usaha mikro kecil menengah.
Menawan tentu, tercatat banyak 100 tenan produk sehat dan ramah lingkungan berpartisipasi pada acara Vegan Festival, yang berlangsung di Exhibition Hall Grand City Surabaya pada tanggal 25-28 Januari 2024, dan didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Terbilang, acara ini menjadi katalisator antara komunitas vegan, aktivis, Akademisi, Profesional Mancanegara dan untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik mereka dalam membangun Dunia yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Leo Koesmanto, Presiden Direktur Bank Jasa Jakarta mengatakan, “Bank Saqu mendukung penyelenggaraan acara Vegan Festival sebagai bagian dari upaya mendukung gerakan ramah lingkungan untuk mengurangi efek pemanasan global. Menyasar masyarakat dengan jiwa solopreneur yang mencakup pemilik usaha kecil, pekerja lepas, dan karyawan tetap dengan pekerjaan tambahan, Bank Saqu mengambil peran sebagai fasilitator dan pendukung berkelanjutan dalam memajukan pelaku usaha mikro kecil menengah yang sehat di tengah-tengah masyarakat.”
Sebagai mitra resmi layanan perbankan di acara ini, Bank Saqu akan menghadirkan beragam program menarik seperti QRIS Combo, di mana nasabah berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp 1.000.000 dengan bertransaksi menggunakan Bank Saqu.
Lebih lanjut, tren adopsi gaya hidup sehat meningkat di masyarakat Indonesia pasca pandemi, di mana mayoritas anak muda bersedia membayar lebih untuk produk ramah lingkungan. Dalam konteks ini, dan hingga saat ini industri kuliner menyumbang 30 persen total pendapatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dapat menjadi pilihan strategis. Pemilik usaha mikro kecil menengah seharusnya memanfaatkan tren ini untuk mengembangkan bisnis yang tidak hanya menawarkan makanan sehat tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan.
Menanggapi hal tersebut, Bank Saqu turut berkontribusi mendorong para solopreneur untuk mengadopsi tren dan menyelaraskan model bisnis mereka dengan kepedulian lingkungan. Dengan mengikuti tren seperti gaya hidup sehat dan peduli lingkungan, Bank Saqu siap memberikan dukungan kepada solopreneur untuk mengeksplorasi jalur inovatif ini. Hal ini menunjukkan bahwa Bank Saqu bukan hanya sebagai institusi keuangan, tapi juga teman seperjuangan bagi solopreneur di Indonesia.
Kehadiran layanan Bank Saqu yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan unik para solopreneur yang menginginkan layanan keuangan yang mudah, aman dan juga menyenangkan, memberikan kemudahan para solopreneur mengelola keuangan bisnis mereka. Dengan demikian, mereka lebih bisa fokus dalam peningkatan strategi bisnis dan menghadirkan inovasi untuk mengembangkan produk-produknya.
Bank Saqu tidak hanya menjadi pilihan praktis bagi masyarakat umum, tetapi juga memberikan solusi terkini bagi para pelaku usaha mandiri. Hal ini sejalan dengan Vegan Festival menjadi wadah ideal untuk memperkenalkan produk-produk usaha mikro kecil menengah yang bertujuan untuk mengurangi pemanasan global.
Angela Herliani Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang hadir memberikan sambutan pada Vegan Festival dan turut mengunjungi booth Bank Saqu menyampaikan, “Kami lihat potensi yang ditimbulkan dari gaya hidup ini bisa menumbuhkan perekonomian signifikan, karena masyarakat mulai mengadopsi veganlifestyle. Bali sendiri diakui salah satu destinasi wisata ramah pelaku vegan lifestyle. Maka terus tingkatkan inovasi dan standarisasi agar mampu menciptakan produk dengan standar yang bernutrisi, sehingga masyarakat bisa melirik dan menyukai vegan lifestyle.”
Lanjutnya,”Vegan Festival ini sudah memecahkan rekornya sendiri dan animonya juga luar biasa, jadi acara semacam ini harus terus digarap karena terbukti secara riset bagus terhadap kesehatan dan lingkungan.”
Di Indonesia, timbunan sampah pada 2020 telah mencapai 67,8 juta ton per tahun, dan diperkirakan akan meningkat 5% setiap tahunnya. Dan dari jumlah ini, 15%-nya adalah sampah plastik. Yang tentu lingkungan menjadi tidak sehat. Maka semua pihak dalam rantai nilai sampah perlu berbagi peran melakukan aksi nyata. Terkait hal itu kiranya, PT Unilever Indonesia, Tbk, […]
Stunting dan malnutrisi lainnya masih jadi hal yang meresahkan bahkan mengkhawatirkan bagi banyak masyarakat. Hal, ini kiranya terkait disebabkan oleh gangguan gizi yang bisa dimulai dari dalam kandungan Ibu hingga anak berusia 2 tahun (1.000 hari pertama kehidupan anak). Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) yang diadakan pada 2021 oleh Kementerian Kesehatan, Badan Pusat […]
Seiring dengan maraknya penyebaran virus COVID-19 yang beredar di Indonesia, Pemerintah, kini semakin menggalakkan masyarakat secara umum untuk melakukan vaksinasi. Hampir sebagian masyarakat indonesia telah mengambil bagian dalam program vaksinasi tersebut. Selain melalui vaksin, para peneliti dari instansi akademik, lembaga penelitian, mau pun industri juga telah mencoba menggali potensi bahan alam untuk membantu mengatasi pandemi […]