Terbilang banyak rumah di Indonesia yang tidak selalu memiliki ruang bermain khusus. Melainkan, ruang keluarga, kamar tidur, bahkan teras sering kali menjadi tempat anak bermain dan bereksplorasi serta keluarga berkumpul. Berangkat dari pengamatan itulah kiranya, dan tak terbantahkan bila IKEA Indonesia lantas menghadirkan berbagai pilihan produk dari koleksi GREJSIMOJS yang dirancang untuk menghadirkan lebih banyak momen bermain […]
Kemudahan dan kelancaran dapat memesan obat secara online dan mengambilnya sendiri di apotek pilihan, adalah yang diidamkan banyak pengguna, bisa mungkin termasuk Anda.
Kelancaran ini, kiranya dihadirkannya Aloshop, bagian dari ekosistem layanan kesehatan terintegrasi Alodokter, yang mengedepankan metode baru pengambilan obat sendiri (self-pickup). Melalui fitur terbaru Aloshop ini, pengguna kini dapat memesan obat secara online dan mengambilnya sendiri di apotek pilihan mereka, memberikan fleksibilitas lebih dalam mengatur waktu pengambilan sesuai kebutuhan.
Opsi pengambilan sendiri di Aloshop pastinya membantu pengguna yang mungkin lebih percaya dan nyaman dengan apotek yang sudah mereka kenal. Hal ini memberikan mereka kendali lebih besar atas pilihan perawatan kesehatan mereka. Pengguna dapat dengan mudah memesan obat dari rumah dan mengambilnya di apotek yang berdekatan dengan tempat tinggal, tempat kerja, atau jalur perjalanan sehari-hari mereka.
Suci Arumsari, Co-Founder & President Director Alodokter
“Pengguna Aloshop sangat menghargai solusi yang cepat dan nyaman, terutama saat mereka membutuhkan obat segera untuk kondisi kesehatan yang mendesak. Alodokter memahami betapa pentingnya akses yang mudah dalam situasi seperti itu,” ucap Suci Arumsari, Co-Founder & President Director Alodokter.
Lanjutnya,”Oleh karena itu, dengan menyediakan opsi pengambilan sendiri, kami memberi mereka kebebasan lebih untuk menentukan apotek yang paling sesuai dengan lokasi mereka. Ini bukan hanya tentang fleksibilitas, tetapi juga memberdayakan pengguna untuk mengambil kendali atas kebutuhan kesehatan mereka dengan cara yang praktis dan efisien.”
Tak lepas, Aloshop memahami bahwa beberapa apotek menawarkan tingkat layanan yang berbeda, seperti waktu pengambilan yang lebih cepat, jam operasional yang lebih lama, atau layanan tambahan seperti konsultasi kesehatan. Jadi dengan memberikan pilihan pengambilan sendiri, Aloshop memberikan kesempatan bagi pengguna untuk memilih apotek berdasarkan layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka seperti jarak yang terdekat, jam operasional, ketersediaan chat dengan apoteker, pilihan pembayaran online, cek order status, dan informasi kesiapan penjemputan obat.
Peluncuran ini juga sejalan dengan regulasi baru yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES) terkait Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi (PSEF). Regulasi ini mewajibkan setiap aplikasi kesehatan untuk menyediakan opsi pengambilan obat sendiri bagi pengguna. Dengan mematuhi aturan ini, Aloshop berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Metode pengambilan sendiri akan tersedia di seluruh apotek mitra Aloshop dan pengguna dapat mengakses fitur ini melalui aplikasi Alodokter.
“Alodokter akan terus mengembangkan fitur opsi ambil sendiri di Aloshop ini dengan menargetkan seluruh apotek rekanan Alodokter akan dapat di akses dengan mudah oleh masyarakat luas di Indonesia” pungkas Suci Arumsari.
Dengan inovasi ini, Alodokter mempertegas posisinya sebagai platform kesehatan digital yang tidak hanya mengedepankan teknologi canggih, tetapi juga terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat untuk menghadirkan solusi kesehatan yang cepat, aman, dan nyaman.
Tentu menjadi perhatian kita semua. Adalah, laporan Global Burden of Cancer Study (Globocan) 2020, disampaikan bahwa jumlah kasus baru kanker payudara dan kanker serviks di Indonesia mencapai lebih 102.000 kasus dengan lebih dari 43.000 kematian. Maka dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan dua kanker tertinggi pada wanita, yaitu kanker payudara dan kanker serviks, Yayasan […]
Tidak terkesampingkan, masa pandemi bersinggungan dengan kesehatan masyarakat, dan kesehatan masyarakat pun terganggu. Selama masa pandemi, sisi Kesehatan Jiwa masyarakat dan pasien Covid-19, pun menjadi perhatian Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI). Perhatian yang disampaikan IPK Indonesia dan PDSKJI, — bertepatan dan dalam rangka “Hari Kesehatan Jiwa […]
KehadiranPembicara Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia Prof. Hardinsyah, Ketua GKSI (Gabungan Koperasi Susu Indonesia), Ketua KPSBU (Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara) Lembang, Dedi Setiadi, serta 2 pasangan legenda Bulutangkis Dunia, Susy Susanti dan Alan Budikusuma, di acara diskusi online bertajuk “Kebaikan Susu Sebagai Bagian Gizi Seimbang, dari Peternak Sapi Perah Untuk Keluarga Indonesia Sehat Berprestasi”, […]