Perubahan ekspektasi ini menunjukkan bahwa masa depan teknologi tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa canggih sebuah perangkat, tetapi juga oleh seberapa baik teknologi mampu memahami kebutuhan penggunanya. “Di Samsung, kami percaya AI seharusnya hadir bukan hanya sebagai inovasi teknologi, tetapi sebagai solusi yang mampu memberikan nilai nyata dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, AI perlu bekerja […]
IDF yang didirikan tahun 1992 oleh para dosen Fakultas Seni Pertunjukan : Sal Murgiyanto, Nungki Kusumastuti, Maria Darmaningsih, Melina Surjadewi, Dedy Luthan, Tom Ibnur, didukung oleh Farida Oetojo, Sardono W. Kusumo, berawal dari melihat sepinya kegiatan seni tari bertaraf Internasional.
Hingga kini, dan dalam penyelenggaran festival ke-14 di tahun 2018, sekaligus menandai tahun ke-26 keberadaan IDF, digelar dengan tema “Demo/cratic Body: How Soon Is Now?”. Melibatkan delapan negara dalam rangkaian acara Pre IDF, Main IDF dan Post IDF : Indonesia, Meksiko, Prancis, India, Jerman, Australia, Korea Selatan, dan Singapura.
(ki-ka) Melina Surjadewi – Maria Darmaningsih – Jean-Charles Berthonnet, Duta Besar Perancis – Nungki Kusumastuti
Maka rangkaian acara Indonesian Dance Festival (IDF) 2018, sebuah pergelaran tari kelas dunia yang diadakan dari tanggal 6 – 10 November 2018, begitu memukau. Telah disaksikan dan dinikmati pecinta seni tari di Indonesia, khususnya Jakarta.
Malam Penutupan Indonesian Dance Festival, bertempat di Serambi Teater Salihara, Jakarta, pada tanggal 11 November 2018, dimulai dengan penyematan penghargaan Chevalier dans l’Ordre des Arts et des Lettres (Knight of Order of Arts and Letters) dari Kementerian Kebudayaan Perancis yang akan diberikan oleh Yang Mulia Bapak Duta Besar Jean-Charles Berthonnet kepada Ibu Maria Darmaningsih, salah satu Direktur dan Pendiri IDF.
Maria Darmaningsih, Direktur Keuangan IDF dan Jean-Charles Berthonnet, Duta Besar Perancis
Acara dilanjutkan dengan pertunjukan “Wonder Women” oleh Melanie Lane (Australia) di Black Box Salihara.
Di acara berpesona, ini IDF mengajak publik Jakarta dan Indonesia untuk merayakan kreativitas yang berasal dari latar belakang budaya yang beragam dengan segala perbedaan identitasnya. Dengan demikian bisa diharapkan terjadi dialog guna maembangun toleransi dan apresiasi terhadap keberagaman.
Sekaranglah saatnya untuk menikmati pengalaman TV terbaik dan do more dalam keseharian. Berkeinginan mewujudkan visi “Screens Everywhere, Screens for All”, yang memberikan berbagai manfaat untuk hidup yang lebih lengkap, secara resmi, Samsung Electronics Indonesia meluncurkan jajaran smart TV 2022 di Indonesia, yang menawarkan kecanggihan inovasi, serbaguna, dan nilai estetik untuk segala tempat dan kebutuhan, juga […]
Indonesia tercatat menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara untuk tingkat literasi dan minat membaca. Posisi Indonesia berada di bawah Thailand (59) dan di atas Botswana (61). Demikian hasil studi “Most Litterated Nation In the World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada Maret 2016. Tentunya, hal ini dinilai cukup memprihatinkan. Bagaimana tidak, di era […]
Meningkatkan literasi dasar, termasuk literasi keuangan anak di Papua, adalah bentuk kelanjutan komitmen PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dalam meningkatkan literasi dasar, termasuk literasi keuangan anak di Papua. Sejalan dengan komitmen ‘We DO Good’, Prudential Indonesia bersama UNICEF meluncurkan lima buku ‘Gemar Membaca Masa Depan Cemerlang (Gemilang)’ edisi Literasi Keuangan. Merupakan buku yang disusun […]