Hari Rabu, 20 Mei 2026 malam, ada tebar keindahan. Tepatnya, panggung di The Ballroom Djakarta Theatre menjadi ruang pertemuan antara seni, empati, dan aksi nyata melalui pergelaran amal GITA CITRA CITA, sebuah inisiatif fundraising yang diprakarsai Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung untuk mendukung program Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Acara spesial dan berpesona […]
Badan
Pengelola Keuangan Haji menggandeng Badan
AmilZakat Nasional (BAZNAS)
untuk memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada RS Haji Jakarta dan
RS UIN Syarif Hidayatullah.
Bantuan APD yang diserahkan berupa baju hazmat, kacamata safety, boot, dan cover shoes
ditujukan untuk para tenaga medis yang berjuang di garda depan menangani para
pasien Covid-19.
Kepala Program Rumah Sehat BAZNAS Dr. Reza
Ramdhoni, saat di RS Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (30/3/2020), mengatakan
penyaluran bantuan APD ini memang diprioritaskan mengingat beberapa rumah sakit
saat ini kesulitan mendapatkannya.
“Baju hazmat,
kacamata safety, dan boot adalah kebutuhan sangat mendesak
yang diperlukan oleh tenaga medis, karena mereka berada di garis depan
penanganan Covid-19 ini. Tim medis sangat bergantung pada alat pelindung tersebut
untuk menjaga diri mereka agar tidak tertular virus,” ujar Dr. Reza
menambahkan.
Lebih jauh disampaikan oleh Dr. Reza, bahwa beban yang dipikul tenaga medis sebagai ujung tombak penanganan pasien Covid-19 harus diimbangi dengan melindungi mereka dalam menjalankan tugas. Semoga bantuan alat pelindung diri ini mengawali pemberian bantuan kepada para tenaga medis lainnya dalam perjuangan melawan Covid-19.”
Sementara itu, Direktur BAZNAS, M. Arifin
Purwakananta menyampaikan apresiasinya kepada BPKH atas sinergi yang terjalin
untuk mendukung penangan Covid-19.
“Terima kasih kepada BPKH atas kerjasamanya,
ini semakin menunjukkan bahwa peran zakat, peran dana umat dalam situasi
genting, sangat dibutuhkan, sebagai salah satu pelengkap kekuatan dana yang ada
di negara kita. Kita berharap kejadian ini dapat meingkatkan kesadaran umat
untuk semakin bersemangat dalam berbagi dan bersedekah, demi menyelamatkan
sesama, dari pandemi,” tuturnya.
Selain pemberian alat pelindung diri, BPKH
dan BAZNAS tidak menutup kemungkinan memberikan bantuan barang kelengkapan
lainnya untuk menunjang pekerjaan tim kesehatan menangani pasien Covid-19,
seperti pembangunan ruang isolasi dan pemenuhan kebutuhan alat lab yang dibutuhkan oleh tim medis.
Krisis terkasit virus Covid-19, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Pengusaha Peduli NKRI dalam naungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan PT. Unilever Indonesia memberikan bantuan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk penanggulangan pandemi virus corona (COVID-19), bertempat di Pendopo Balai Kota Jakarta, pada hari Jumat, 3 April 2920. “Sebelumnya […]
Setelah mengikuti rangkaian program Unilever Entrepreneurship Bootcamp #MudaMaslahat (Makmur, Sejahtera, Adil, dan Sehat) yang digelar selama Juni – Agustus 2021, dari terpilih 3 (tiga) peserta terbaik, dan beroleh penghargaan dari PT Unilever Indonesia, Tbk. melalui Unilever Muslim Centre of Excellence (Unilever MCOE). Menawan atau daya pikat dari Program kerja sama antara Unilever MCOE dengan Asosiasi […]
14 Agustus 2018 @Qubicle Center – Jl. Senopati, Jakarta Selatan Wajah film Nasional kian menebar magnit. Salah satunya, melalui film karya Sutradara Teddy Soeriaatmadja, berjudul “Menunggu Pagi”. Yang dari sisi cerita saja, — mengangkat konflik anak muda Metroplitan bernuansa drama cinta, dengan berlatar belakang event musik Internasional terbesar di Indonesia dan Asia. Tambah berpesona saja […]