Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Di Indonesia, survey memperlihatkan bahwa anak berpotensi melewatkan waktu
menyikat gigi ketika orang tua mereka melewatkannya. Akibatnya, secara global
kebiasaan anak menyikat gigi dua kali sehari menurun hingga 11% jika
dibandingkan survei 2018.
Merespons urgensi ini, di Hari Kesehatan Gigi
dan Mulut Sedunia 2021, Pepsodent dan PDGI meluncurkan sebuah kampanye Senyum Sehat untuk Hidup yang Lebih Sehat
melalui ajakan “Yuk,
#SikatGigiSekarang!”.
Kampanye ini diharapkan dapat membuka wawasan keluarga Indonesia, terutama
orang tua sebagai agen perubahan untuk memahami eratnya kaitan kesehatan gigi
dan mulut terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Sebagai langkah awal, kebiasaan merawat
kesehatan gigi dan mulut sepatutnya dimulai dari rumah. Hal ini dipertegas oleh
survei global Pepsodent yang mengungkap bahwa rutinitas anak menyikat gigi
sangat dipengaruhi oleh orang tua sebagai role
model mereka sehari-hari.
Adalah Duma Riris, selebritas dan ibu dua anak buah perkawinannya dengan pelantun Judika, pun berbagi. Ungkapnya, “Selama pandemi, saya dan Judika menghabiskan lebih banyak waktu di rumah bersama anak-anak, artinya mereka dapat dengan mudah meniru apa yang kami lakukan sehingga penting sekali memastikan mereka mendapatkan contoh yang baik secara konsisten yang juga kelak dapat diterapkan hingga dewasa, termasuk menyikat gigi dua kali sehari. Saya berusaha menciptakan ritual menyikat gigi dengan cara-cara yang menyenangkan. Oleh karena itu, saya sangat mendukung ajakan ‘Yuk, #SikatGigiSekarang!’ dan berharap makin banyak orang tua menemukan cara-cara kreatif untuk melindungi kesehatan gigi dan mulut keluarga mereka.”
Wanita asal Sumatera Utara kelahiran bulan September 1983, tercatat mewakili
Indonesia di ajang Miss
Intenational 2008 di Jepang dan Makau, ini
pun berbagi. “Kebiasaan orang tua akan
ditiru anak, karena anak mudah meniru dengan apa yang mereka lihat. Contoh yang
saya alami, saya sering yoga, anak saya lantas ikut yoga.
Dan ketika malam hari saya sikat gigi, dia pun ikut sikat gigi,” ujar Duma Riris
diiringi senyum.
Bila Sarjana Ekonomi Pembangunan lulusan
Universitas Sumatera Utara dan
penyandang D3 dari Politeknik Negeri Medan, sangat memerhatikan kesehatan gigi
dan mulut karena juga sudah tertanam sejak kanak dari orang tua. Dari sana,
Duma Riris mengungkap, jauh sebelum menikah, maka dirinya cenderung menyukai
pria pemilik gigi bersih.
“Maka ketika menikah, membangun partnership dengan pasangan, terlebih, untuk kebersihan gigi atau
rongga mulut, itu memang tidaklah mudah. Untuk itu, saya selalu janjian dengan suami
untuk sikat gigi bersama. Dan ketika adanya anak, kami mengajak untuk bersama
sikat gigi. Menariknya, anak-anak menjelang tidur malam, akan mengetahui Mama atau Papanya yang sudah atau belum sikat gigi, dari mencium
nafasnya. Kalau Mama nafasnya lebih wangi,
langsung memilih Mamanya. Artinya, Papanya lupa belum sikat gigi,”
cerita Duma Riris, diiringi tawa.
“Saat pandemi,
untuk periksa gigi anak, memang
terganggu. Tapi ketika belakangan, ini sudah berani periksa gigi karena karena kenal dengan Dokter giginya,” kata Duma Riris.
Untuk kasus baru kanker, Indonesia, menurut data GLOBOCAN 2020, terdapat 65.858 kasus, dengan jumlah kematian akibat kanker payudara sebanyak 22.430 kasus, ditemukan 36.633 kasus baru kanker serviks dengan jumlah kematian sebanyak 21.003 kasus dan angka kejadian kanker kolorektal mencapai 34.189 kasus. Berpijak dari sana, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) didukung oleh MS Glow menggelar webinar edukasi. […]
Terlebih bulan Ramadhan. Waktunya lebih menjaga kesehatan, tentu menjalaninya dengan cara yang sehat. Salah satunya, mengonsumsi makanan sehat, tapi tetap bercita-rasa lezat. Di dapat dengan menggunakan bahan olahan makanan berupa minyak goreng alami. Sepanjang Ramadhan, menjalani ibadah Puasa di bulan yang penuh berkah bersama orang terkasih dan menikmati makanan yang lezat, tentu merupakan pilihan terbaik. […]
Salah satu penyakit invasive yang menyerang paru-paru, Pneumonia, memiliki konsekuensi jangka panjang bagi penderitanya, termasuk menurunnya fungsi kognitif, komplikasi atau kerusakan organ dalam lainnya, dan kerusakan paru. Pneumonia bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Bakteri Streptococcus pneumoniae adalah bakteri yang menyerang saluran nafas dan menyebabkan Pneumonia. Penyakit ini terbentuk dari infeksi akut dari daerah saluran pernapasan bagian […]