FRAKTA, tas ikonik berwarna biru dari IKEA, tercatat sepanjang 30 tahun telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian jutaan pelanggan di seluruh Dunia. Dari sekadar solusi praktis membawa barang belanjaan, FRAKTA kini telah berkembang menjadi produk serbaguna, dan dengan penjualan tertinggi di IKEA, yaitu mencapai lebih dari 44 juta tas setiap tahunnya. Memasuki usia ke-30 tahun, […]
Gigi yang kuat akan berujung pada hidup yang lebih sehat. Meyakini gigi yang kuat akan berujung pada hidup yang lebih sehat, PT Unilever Indonesia, Tbk. melalui brandPepsodent kembali berkolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI), untuk menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2021.
Melalui BKGN 2021, Pepsodent mengawali kampanye “Yuk #SikatGigiSekarang untuk #SenyumIndonesia” yang menginspirasi dan mengedukasi masyarakat untuk segera membebaskan diri dari gigi berlubang.
Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Head of Sustainable Living Beauty and Personal Care and Home Care, Unilever Indonesia Foundation menuturkan, “Sebagai brand perawatan kesehatan gigi dan mulut yang telah hadir lebih dari 75 tahun di Indonesia, Pepsodent terus mewujudkan purpose-nya untuk mendukung edukasi dan perawatan gigi. Hal itu karena permasalahan gigi dan mulut masih menjadi salah satu isu kesehatan utama yang dialami setengah populasi Dunia dari berbagai lapisan usia, termasuk di Indonesia. Terbilang. 7 dari 10 masyarakat Indonesia menderita gigi berlubang. Purpose, ini sejalan dengan tema BKGN 2021 yaitu ‘Gigi Kuat, Hidup Sehat untuk #SenyumIndonesia.”
“Tantangan permasalahan gigi dan mulut bahkan makin terasa ketika pandemi. Survei global Pepsodent menunjukkan bahwa 30% responden di Indonesia mengaku pernah melewati sehari penuh tanpa menyikat gigi, umumnya disebabkan rasa malas (46%), yang salah satunya karena berkurangnya interaksi tatap muka. Akibatnya, permasalahan gigi dan mulut kian meningkat, seperti kemunculan gigi berlubang baru pada 25% responden Indonesia[1],” sambung drg. Mirah di acara diskusi virtual dalam peluncuran Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2021.
Acara dengan moderator Nadya Mulya, menghadirkan pembicara Ahli dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP (K) FIHA, FAsCC, pakar kardiologi dari RSJPD Harapan Kita/Heartology CV Center Brawijaya Hospital Saharjo, Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM, Ketua Umum Pengurus Besar PDGI dan drg. R. Rahardyan Parnaadji, M.Kes., Sp. Pros, Ketua AFDOKGI.
Permasalahan gigi dan mulut juga menjadi perhatian pihak Pemerintah. Dalam sambutannya, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia menyatakan, “Pandemi COVID-19 berdampak pada menurunnya pemanfaatan layanan kesehatan gigi dan mulut oleh masyarakat. Hal ini tentunya dapat menjadi tantangan bagi kita dalam mewujudkan Indonesia bebas karies tahun 2030.
Budi Gunadi Sadikin menambahkan,”Di tengah belum meratanya SDM kesehatan gigi dan mulut di Indonesia, saya ucapkan terima kasih kepada Unilever Indonesia bersama Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi, Rumah Sakit Gigi dan Mulut, Persatuan Dokter Gigi Indonesia, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara (BKGN) ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua, baik untuk tenaga kesehatan gigi dan mulut maupun masyarakat Indonesia.”
Tentu, harusnya perawatan gigi dan mulut perlu diperhatikan agar terhindar dari permasalahan kesehatan yang lebih serius, termasuk kesehatan jantung. Studi menyebutkan bahwa orang yang memiliki permasalahan gigi berlubang parah beresiko terkena penyakit jantung hingga 3 kali lebih tinggi.
Bagi keluarga, Ayah dan Ibu mendedikasikan hidupnya dengan cinta tanpa syarat. Tanpa syarat, memberi untuk keluarga selama bertahun-tahun. Maka, Anda — buah hatinya — betapa indahnya selain untuk Ibu, juga memberikan ucapan untuk Ayah sebaris kalimat : “Ayah terbaik di Dunia”, beriring melakukan aktivitas baru yang mengasyikkan, dan quality time bersama pun diperoleh. Untuk menginspirasi […]
Pernah membayangkan bagaimana kondisi udara 20 atau 30 tahun mendatang? Saat generasi penerus Anda tumbuh besar dan menjalani hidupnya? Tidak bisa dipungkiri, berbicara mengenai masalah polusi udara tentu saja bukan sekadar mengenai paparan zat kimia yang kita hirup, sesak napas atau batuk, tetapi terkait dengan tentang masa depan anak. Di mana anak sebagai generasi penerus […]
Catatan menarik Pocari Sweat. Menyambut usia ke-10, Pocari Sweat Run Indonesia 2023 mengusung edukasi #saferunning, yang akan tetap dilakukan secara hybrid, baik secara offline di Bandung mau pun virtual. Menawan tentunya, acara menggelitik rasa penkmat olahraga lari, sebanyak 11.000 tiket offline habis terjual dalam waktu 56 menit pada Desember 2022, sementara untuk tiket virtual masih […]