Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Layak dicermati dari acara bertajuk “ASEAN Cybersecurity Skilling Programme”, yang digelar BINUS International bekerja sama dengan ASEAN Youth Organization.
Acara menawan yang berlangsung di kampus JWC @ Senayan BINUS International, Jalan Hang Lekir, Jakarta, merupakan acara pelatihan keamanan siber (cybersecurity), bertujuan untuk menangkal banyaknya hoax atau kabar bohong yang beredar di internet.
Kian menawan dengan keberadaan ASEAN Youth Organization, merupakan organisasi non-Pemerintah (NGO) Internasional yang memiliki misi untuk meningkatkan pemahaman para pemuda dan pemudi di wilayah Asia Tenggara tentang isu terkini. Hal tersebut bertujuan untuk menjunjung motto organisasi ASEAN, yaitu satu visi, satu identitas, dan satu komunitas, sebab mereka percaya bahwa upaya peningkatan Dunia dimulai dari generasi muda.
“Tentu, kami senang sekali bisa bekerja sama dengan AYO (ASEAN Youth Organization),” ucap Ardimas Andi Purwita, S.T., M.T., Ph.D., selaku Subject Content Coordinator dari BINUS International. Lanjutnya, “Karena jangkauan organisasi, ini sangat luas dan misinya sangat mulia, terlebih dengan kemajuan teknologi sekarang.”
Ardimas Andy Purwita pun mengungkapkan bahwa ajang kerja sama dengan AYO semakin mengukuhkan status BINUS International sebagai Perguruan Tinggi yang memiliki global experience. Dengan kurikulum teknologi terkini dan track record yang sudah terbukti, tidak mengherankan apabila kampus BINUS dipilih sebagai ajang pelatihan Cybersecurity Skilling Programme.
Pada acara bertajuk Cybersecurity Skilling Programme, terbilang merupakan pelatihan yang berlangsung selama satu hari mulai dari pukul 9.00 hingga 12.00 WIB, bertajuk “Cybersecurity Skilling Programme dalam Menangkal Hoax di Dunia Maya”, ini berisi sejumlah sesi pemaparan materi tentang keamanan siber dan literasi digital dari para ahli teknologi.
Menghadirkan pembicara, Ardimas Andi Purwita dari BINUS International serta Saur Parulian, seorang Master Trainer dari ASEAN Youth Organization. Di setiap sesi diisi penjelasan tentang apa itu cybersecurity, perannya dalam kehidupan sehari-hari, metode serangan yang paling umum, serta cara mencegahnya.
Senjaya Mulia, pendiri dari ASEAN Youth Organization, memaparkan bahwa tema yang berkaitan dengan hoax di internet sengaja dipilih karena banyaknya kabar bohong yang beredar di kalangan masyarakat. Hal ini tentunya selaras dengan urgensi keadaan darurat keamanan digital di Asia Tenggara mau pun Indonesia.
“Saat puncak pandemi [COVID-19] kemarin, kita melihat ada ribuan berita bohong yang tersebar setiap harinya sehingga meresahkan masyarakat. Dalam konteks itu, [berita bohong] seperti itu dari oknum tidak bertanggung jawab bisa membahayakan nyawa,” ujar Senjaya Mulia
Saatnya Menyikapi Hoax Di Dunia Maya
Baik Senjaya Mulia mau pun Ardimas Andi Purwita percaya bahwa kunci dari mencegah dampak buruk hoax di internet dimulai dari pengetahuan mendasar. Selain itu, kehidupan sehari-hari generasi muda saat, ini sudah tidak terpisahkan dari teknologi serta Dunia maya. Maka dari itu, mereka harus mampu meningkatkan keterampilan dalam menelusuri Dunia online, terutama dari segi literasi keamanan siber.
Maka ada pun harapannya, acara pelatihan ASEAN Cybersecurity Skilling Programme mampu membekali generasi muda dengan skill serta ilmu yang mumpuni untuk menjadi Master Trainer. Kemudian, sebagai Master Trainer, mereka bisa menyebarkan informasi tentang pentingnya mengetahui cara memilah dan mencerna informasi yang beredar di internet secara kritis. Pada akhirnya, inisiatif ini akan meningkatkan literasi digital Indonesia dalam kancah Dunia.
“Tidak bisa dimungkiri bila internet itu memang sangat kuat. Teknologi, ini seperti pisau bermata dua. Kalau sampai salah digunakan, yang ada merugikan diri sendiri dan masyarakat. Jadi, kita harus pandai-pandai menggunakannya, dimulai dengan berpikir kritis dulu saat berinternet,” ujar Ardimas Andy Purwita.
Sebagai perguruan tinggi dengan global experience dalam bidang teknologi, BINUS International memandang event,ini sebagai kehormatan dan kesempatan untuk menciptakan generasi muda yang mampu menggunakan teknologi secara kritis demi memajukan bangsa.
Jumlah warga Indonesia yang divaksinasi baru mencapai 12,8 persen dari target 181 juta penduduk hingga hari Senin (21/6/2021). Demikian catatan Kementerian Kesehatan RI. Berdasarkan hal itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta agar proses vaksinasi Covid-19 bisa dipercepat guna mengantisipasi lonjakan kasus positif virus Corona. Dengan cara meningkatkan kecepatan penyuntikan menjadi 700.000 suntikan per hari […]
Layanan Drive Thru McDonald’s tentu sudah begitu lekat dengan konsumen yang merupakan penikmat penganan restoran McDonald’s yang tersebar sebanyak 245 di seluruh Indonesia. Layanan Drive Thru yang merupakan salah satu fasilitas di restoran McDonald’s, ini memungkinkan konsumen untuk membeli produk McDonald’s tanpa perlu meninggalkan kendaraannya. Meski hingga hari, ini tak sedikit datang pertanyaan dari konsumen […]
14 Agustus 2018 @Qubicle Center – Jl. Senopati, Jakarta Selatan Wajah film Nasional kian menebar magnit. Salah satunya, melalui film karya Sutradara Teddy Soeriaatmadja, berjudul “Menunggu Pagi”. Yang dari sisi cerita saja, — mengangkat konflik anak muda Metroplitan bernuansa drama cinta, dengan berlatar belakang event musik Internasional terbesar di Indonesia dan Asia. Tambah berpesona saja […]