World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Menginjak era Kemerdekaan Republik Indonesia, Merah Putih yang telah menyatukan Bangsa, ini dan seterusnya hingga kini dan sampai kapan pun, menjadi simbol yang mendorong semangat masyarakat Indonesia untuk terus bersatu.
Merah Putih mencerminkan kekuatan kita sebagai Bangsa yang satu.
Berdasarkan itu juga, Wall’s, brand es krim dari PT Unilever Indonesia Tbk., mengajak masyarakat untuk lebih memaknai dan mempererat persatuan melalui kampanye “Merah Putih Menyatukan Kita”.
Acara peluncuran kampanye “Merah Putih Menyatukan Kita”, bertempat Nusa Indonesian Gastroonomy, Kemang – Jakarta Selatan, pada 19 Agustus 2019, Arya Bahupringga selaku Head of Marketing Ice Cream PT Unilever Indonesia Tbk. menuturkan, “Sejak tahun 1992, Wall’s es krim yang dikenal memiliki logo berwarna merah dan putih. Sejalan dengan purpose atau tujuan mulia dari Wall’s, yaitu #SemuaJadiHappy, menghadirkan produk-produknya yang membahagiakan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Jadi inilah yang menginspirasi Wall’s mempersembahkan kampanye “Merah Putih Menyatukan Kita’.”
Di acara yang dipandu aktris Ersa Mayori, dan menghadirkan Hanifan Yudani Kusumah, Atlet Pencak Silat kebanggaan Indonesia, Peraih Medali Emas di Asian Games 2018 lalu, dan Farida Ratna Djuita, S.H. M.Hum., Ketua Yayasan Pembinaan Anak Cacat Nasional, ketiganya menyampaikan menyambut baik tujuan acara dari kampanye yang diluncurkan Wall’s.
Arya Bahupringga, Head of Marketing Ice Cream PT Unilever Indonesia Tbk., – Farida Ratna Djuita, S.H. M.Hum., Ketua Yayasan Pembinaan Anak Cacat Nasional – Hanifan Yudani Kusumah, Atlet pencak silat peraih medali emas Asian Games 2018
Dituturkan oleh Farida Ratna Djuita,”Sebagai anggota masyarakat yang kurang beruntung, penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses/fasilitas umum, pendidikan, hak untuk bekerja, dan beberapa lainnya. Sekalipun penyandang disabilitas memiliki keterbatasan, namun mereka punya hak, semangat dan cita-cita yang sama seperti kita untuk mencapai kebahagiaan. Mereka menginginkan kenyamanan, kemudahan dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi di tengah kehidupan masyarakat sehingga dapat hidup mandiri sesuai batas kemampuan mereka. Pemahaman tentang kesetaraan terhadap penyandang disabilitas ini harus ditanamkan sejak dini pada anak-anak, agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang saling berempati.”
Tentu sangat berartinya. Wall’s memanglah sangat percaya bahwa kebahagiaan adalah hak semua orang tanpa terkecuali. Untuk itu, sebagai bagian dari kampanye “Merah Putih Menyatukan Kita”, pada tanggal 15 Agustus 2109 lalu Wall’s menggelar acara “Wall’s Happy Day” di kota Bandung bersama dengan 74 anak penyandang disabilitas asuhan Yayasan Pembinaan Anak Cacat dan 74 anak non-disabilitas.
Lebih dari itu, sepanjang Agustus 2019, Wall’s berbagi kebahagiaan kepada anak-anak dengan menghadirkan 74 ribu es krim di 124 kota yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Terinspirasi dari indahnya persatuan di tengah keberagaman, Wall’s meluncurkan 2 varian es krim limited edition : Brownie Alpukat dan Kelapa Jeruk.
Jakarta, 15 Agustus 2018 – Mendukung program Kementerian Pendidikan daan Kebudayaan RI, untuk meningkatkan kompetensi siswa/i Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kompetensi Keahlian Pemasaran, perusahaan biskuit yang telah berdiri sejak tahun 1970, Khong Guan, kembali menggelar program tahunannya, bertajuk ‘Khong Guan SMK Jago Jualan 2018’. Program milik Khong Guan yang terbuka untuk diikuti oleh para pelajar […]
Melihat fakta bahwa di banyak Negara di berbagai belahan Dunia, termasuk Indonesia, masih menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi ketahanan pangan, Unilever, hingga tahun 2050, memiliki komitmen global untuk menjadi katalisator bagi upaya peningkatan ketahanan pangan dengan menciptakan sistem pangan yang lebih baik. Terlebih lagi, kondisi pandemi COVID-19 turut menghadirkan tantangan lain, yaitu menurunnya kesejahteraan […]
Belanja, bagi siapa pun – dari ragam tingkat usia dan profesi — bakal setuju kalau di bilang merupakan aktivitas yang menyenangkan, bahkan menggairahkan. Pastinya bukan lagi dimonopoli kaum wanita, pria pun kini kian banyak yang tercatat sebagai pembelanja terbaik. Meski umumnya orang berbelanja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tetapi tidak juga sedikit orang berbelanja sekadar memenuhi […]