Selama puluhan tahun, perawatan kesehatan bersifat reaktif, yaitu menangani masalah setelah masalah tersebut muncul. Di satu sisi yang tentu betapa pentingnya, diperlukan pendamping yang memperhatikan keluarga. Berangkat dari sanalah kiranya, Samsung berupaya mengubah hal tersebut dengan mengintegrasikan AI ke dalam ekosistem produknya untuk mendukung keselamatan, kesehatan, dan keamanan. Tujuannya adalah untuk mengubah bentuk perawatan dari […]
Menggandeng dunia usaha, mantan Wakil
Presiden Jusuf Kalla mengharapkan
sinergi ini bisa membantu penanggulangan pandemi
COVID 19 di Indonesia.
Dalam perannya sebagai Ketua Palang Merah
Indonesia (PMI), beliau menekankan bahwa bahwa virus COVID 19 ini tidak
pilih-pilih dalam menyerang manusia.
“Sudah banyak yang terkena. Di Indonesia
sendiri, naik rata-rata 30 persen. Ini adalah masalah besar yang harus
dihadapi,” kata Jusuf Kala usai melakukan pertemuan dengan KADIN di Menara
Kadin Jakarta, Selasa sore (17/3/2020).
Ia menyampaikan bahwa dalam kesempatan ini,
KADIN melalui Rosan P Roeslani
selaku Ketua KADIN, menyampaikan bantuan berupa 1 juta masker dan uang tunai
kepada para relawan PMI. Serta akan menyusul 1 juta masker lagi.
“PMI memiliki 1,5 juta relawan, 500
markas cabang, 250 unit mobil ambulans, 224 lab darah, 8 helikopter
dan 12 unit Hagglunds. Ini semua kita
upayakan bisa membantu upaya Pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID 19 ini,”
ujarnya.
Dengan bantuan ini, Jusuf Kala menyebutkan
untuk awal bantuan akan difokuskan untuk daerah Jawa dan Bali. “Masyarakat
harus paham bahwa COVID 19 ini tak lepas dari sisi preventif dan kuratif.
Preventif itu artinya masyarakat harus menjaga diri masing-masing dan
lingkungannya agar terhindar dari paparan COVID 19,” tandasnya.
Lanjutnya, sementara kuratif merupakan pengobatan adalah tugas Pemerintah.
“COVID 19 ini akan menyebar di tempat
keramaian, pasar, keluarga, rumah Iibadah dan acara yang melibatkan sejumlah
orang. Sehingga perlu dilakukan pembersihan secara mandiri pada tubuh dan
lingkungan. Pembersihan lingkungan dan penyediaan alat pembersih inilah yang
akan menjadi titik kerjasama dengan bidang usaha ,”
urainya.
“Dengan bantuan yang berasal dari
pengusaha dan asosiasi yang bernaung di bawah KADIN, harapannya kita mampu
untuk mencegah meluasnya penyebaran virus ini,” pungkasnya.
Data terbaru terkait COVID 19, yang
disampaikan oleh Jubir Pemerintah Achmad Yurianto menyatakan ada penambahan
kasus baru sebanyak 20 orang berdasarkan hasil pemeriksaan Balitbang
Kesehatan.
“Ada penambahan 6 orang dari spesimen
yang diperiksa oleh Universitas Airlangga. Dan yang meninggal tetap 5
orang,” kata Yuri saat konpers di akun YouTube
BNPB.
Penambahan terbanyak, menurutnya, adalah dari
DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Riau.
Sangat nyata, seni rupa dan gaya hidup para seniman sudah sejak lama mengilhami begiu banyak tren di Dunia. Didasari hal itu dan juga untuk tujuan berbagi pengalaman unik dengan khalayak lebih luas, serta memberi secercah masukan tentang pemikiran serta kehidupan sepanjang berkaya di bidang seni, sejumlah seniman hebat Indonesia menuangkannya dalam sebuah buku spesial Adalah […]
Bulan April 2020 terasa ada yang begitu indahnya. Yaitu, dalam semangat perayaan Hari Kartini, PT Unilever Indonesia, Tbk. melalui Hemant Bakshi selaku Presiden Direktur, menandatangani dokumen CEO Statement untuk ”Women Empowerment Principles” (WEP), yang digagas oleh UN Global Compact dan UN Women. Dengan menandatangani dokumen ini, Unilever Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus memajukan kesetaraan gender […]
Terbaik dan terindah dilakukan oleh Hansaplast. Salah satu merek dari Beiersdorf Indonesia, dalam membantu melindungi para tenaga medis yang berada di garis terdepan dalam melawan penyebaran COVID-19, ini berinisiatif menggelar program Hansaplast Berbagi, untuk membantu menyediakan Alat Pelindung Diri (APD). Pemberian bantuan melalui kemitraan dengan Palang Merah Indonesia (PMI), yang tercatat telah menjalin kemitraan dengan […]