Selama puluhan tahun, perawatan kesehatan bersifat reaktif, yaitu menangani masalah setelah masalah tersebut muncul. Di satu sisi yang tentu betapa pentingnya, diperlukan pendamping yang memperhatikan keluarga. Berangkat dari sanalah kiranya, Samsung berupaya mengubah hal tersebut dengan mengintegrasikan AI ke dalam ekosistem produknya untuk mendukung keselamatan, kesehatan, dan keamanan. Tujuannya adalah untuk mengubah bentuk perawatan dari […]
McDonald’s Indonesia menutup sementara
layanan makan di tempat (dine-in) guna bantu upaya Pemerintah mencegah
penyebaran COVID-19.
Namun, sepanjang penutupan layanan makanan sementara,
yang dimulai Rabu, 01 April 2020 hingga
14 hari ke depan, bagi konsumen yang ingin menikmati menu McD tetap dapat
memesan lewat layanan Contactless Service Take Away, Contactless
Drive Thru, dan Contactless McDelivery.
Mengenai penutupan sementara layanan makan di
tempat ini, Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia Sutji Lantyka mengatakan bahwa sikap
Perusahaannya mencerminkan dukungan penuh terhadap himbauan Pemerintah kepada
seluruh pelaku bisnis di Indonesia untuk berperan aktif mencegah penyebaran
COVID-19.
“Kami sangat mendukung Pemerintah Indonesia yang berupaya mencegah penyebaran COVID-19 yang saat ini memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan kami lakukan dengan membatasi ruang berkumpul masyarakat di tengah pandemi ini. Dengan menutup sementara layanan dan area makan di tempat di seluruh restoran McDonald’s di Indonesia, dan mengarahkan konsumen untuk memanfaatkan layanan Drive Thru, Take Away, dan McDelivery untuk menikmati menu McD. Keselamatan dan keamanan konsumen dan karyawan adalah prioritas McDonald’s Indonesia,” lanjut kata Sutji Lantyka.
Selain penutupan sementara layanan makan di
tempat, Sutji Lantyka juga menyampaikan
bahwa McDonald’s Indonesia telah memperketat prosedur operasional standar dalam
meningkatkan kebersihan di restoran-restoran McDonald’s mulai dari area dapur
hingga ke semua titik kontak konsumen,
“Kami meningkatkan kebersihan dan menerapkan
layanan contactless, yakni
Contactless Serving Take Away, Contactless Drive Thru, dan Contactless
McDelivery. Pada layanan McDelivery, misalnya, kami mewajibkan
pengiriman makanan diantar dengan tidak melakukan kontak fisik sama sekali
antara konsumen dan rider McDelivery. Konsumen dapat mengambil sendiri
pesanan langsung di dalam boks McDelivery. Untuk pembayaran, rider McDelivery
akan menyiapkan dua kantong plastik, satu untuk pembayaran dan satu lainnya
untuk uang kembalian.”
Meskipun tidak dapat menikmati
makanan di dalam restoran, McDonald’s terus memastikan kebersihan restoran dan
kru sepanjang hari dan meningkatkan frekuensi pembersihan semua titik kontak
dengan konsumen meliputi; gagang pintu, area tunggu pesanan, area cuci tangan,
dan musholla. Selama menutup layanan layanan di tempat, McDonald’s untuk
sementara waktu juga meniadakan layanan self-ordering kiosk.
“Prinsip kebersihan di seluruh
titik kontak konsumen adalah standar operasional sehari-hari McDonald’s. Di
tengah darurat virus corona, kami memperketat operasional, meningkatkan
kebersihan kru dan restoran. Kami ingin konsumen dapat tetap menikmati menu
McDonald’s tanpa keraguan akan kebersihan dan kualitas makanan dan minuman yang
dipesan,” pungkas Sutji.
Jakarta, 22 Mei 2018 – Ramadan menjadi indah dengan momen berbagi, di ulang tahunnya ke 25 tahun Pisa Kafe Menteng mengadakan special charity event besama 50 anak yatim piatu dai Yayasan Amal Pendidikan dan Sosial Islam Indonesia (YAPSII) pada hari minggu, 20 May 2018 lalu. Acara di isi dengan berbuka besama anak yatim dan lebih dari 50 artis artis […]
Penyedia ruang kerja bersama (coworking space) terbesar di Indonesia, CoHive — sebelumnya bernama COCOWORK dan EV Hive –kembali memperlebar sayap. Setelah Jakarta dan Medan, CoHive segera hadir di Daerah Istimewa Yogyakarta. Direncanakan, coworking space yang merupakan lokasi ke 23 itu akan berlokasi di Hartono Mall tepatnya di Lantai 3, mulai beroperasi pada Februari 2019. Namun, […]
Tercatat, terjadi peningkatan signifikan pada kasus COVID 19 akibat munculnya varian omicron, begitu pun, pihak Dinas Kesehatan Prov DKI Jakarta meminta masyarakat untuk tidak panik. Apalagi Pemerintah pusat sudah memutuskan Provinsi DKI Jakarta termasuk salah satu daerah yang bisa menerima vaccine booster. Angka kasus Omicron di DKI Jakarta hingga Selasa malam, adalah 498 orang yang […]