Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap pemudik Idul Fitri 2025, Kalbe — PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu Perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara — melalui Entrostop dan Promag menggelar Emergency STOOOOOP! dengan membagikan produk kesehatan pencernaan senilai lebih dari Rp 1 miliar di jalur […]
Glow & Lovely, produk perawatan kulit wajah wanita dari PT Unilever Indonesia Tbk. yang memiliki semangat untuk membantu #CerahkanPendidikanIndonesia untuk terus melaksanakan inisiatif berkelanjutan melalui ”Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021”, menyampaikan pengumuman 60 wanita muda Indonesia penerima ”Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021”, Kamis, 28 Agustus 2021.
Di acara pengumuman 60 wanita muda Indonesia penerima ”Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021”, Kamis, 28 Agustus 2021, Imelda Scherers, Senior Brand Manager Glow & Lovely menyampaikan, ”Sudah seharusnya wanita mendapatkan dukungan akses pendidikan yang lebih tinggi agar mereka menjadi lebih berdaya, serta memaksimalkan peranannya di dalam keluarga dan masyarakat. Sejalan dengan misi Glow & Lovely untuk mencerahkan kulit wajah dan masa depan wanita Indonesia, selama lima tahun ini kami terus berkomitmen #CerahkanPendidikanIndonesia sebagai perwujudan dari purpose atau tujuan mulia kami, yaitu dengan memberikan beasiswa kepada wanita melalui program Glow & Lovely Bintang Beasiswa.”
Di acara webinar, mewakili 60 wanita muda Indonesia penerima ”Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021”, menampilkan 3 Adik Bintang “Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021” :
1. Andina Fitriyah Salsabilah
Universitas Airlangga
Jurusan: Kimia
Asal daerah: Kab. Gresik – Jawa Timur
Lahir di keluarga yang terbilang sederhana, Ayah pekerja kuli bangunan, dan Ibu rumah tangga, tidak membuat Andina malu atau putus harapan. Ia bahkan terus menorehkan prestasi yang membanggakan.
Memiliki ketertarikan yang dapat dikatakan cukup berbeda dengan kebanyakan wanita muda lainnya, yaitu Kimia merupakan bidang yang sangat ia sukai. Seperti dikatakan Andina, di pelajaran Kimia, ia dapat lebih mempelajari konsep yang membuatnya memahami gejala-gejala alam dan Dunia sekitar, sifat-sifat, susunan dan perubahan suatu materi. Terlebih dengan adanya praktikum yang menyenangkan untuk melihat secara langsung perubahan struktur kimia.
Kecintaannya pada Kimia membawa Andina mendapatkan Medali Perak Olimpiade Kimia tingkat Nasional, padahal kompetisi tersebut berlangsung ketika ia menjabat sebagai Ketua OSIS yang memiliki jadual padat.
Menariknya, ternyata capaian tersebutlah yang mengantarkannya mendapatkan golden ticket ke Universitas Airlangga, program studi Kimia.
Sejumlah prestasi lainnya juga pernah ia torehkan ketika duduk di bangku sekolah menengah, seperti menjadi Juara 1 Speech tingkat Nasional di UNISMA. Ia pun membuktikan kemampuannya dengan menjadi lulusan terbaik MAN 2 Gresik pada 2021 bidang akademik.
Andina mendaftarkan diri untuk mendapatkan Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021 karena ia percaya dukungan menyeluruh yang kelak ia dapatkan dari Glow & Lovely dapat membantu mewujudkan cita-citanya serta dapat tumbuh dan berkembang menjadi sosok wanita yang tangguh.
Tahun, ini Andina akan memulai perjalanannya bersama Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021 untuk menggapai impiannya menjadi seorang Dosen Kimia.
2. Lestari
Institut Agama Islam Negeri Salatiga
Jurusan: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Asal daerah: Purworejo – Jawa Tengah
Lestari merupakan salah satu alumni Pondok Pesantren Madania,Yogyakarta. Sebagai seorang santri, Lestari memiliki jadual yang sangat padat sedari pagi hingga petang. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk terus mengembangkan diri. Sebagai contoh, Lestari tetap mengikuti berbagai ajang lomba seperti essay, puisi, cerpen, kisah inspirasi, dan pidato Bahasa Inggris.
Tak hanya itu, Lestari pun juga tetap mengagendakan waktu untuk mengikuti ekstrakurikuler desain grafis dan kewirausahaan di bidang kuliner.
Lestari merupakan sosok wanita muda yang pantang menyerah dan memiliki tekad kuat. Terbukti dari besarnya upaya dalam mengejar kesempatan demi dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, seperti perjuangannya mendapatkan “Glow and Lovely Bintang Beasiswa 2021”.
Tinggal di pondok membuat ia harus melepaskan diri dari handphone sehingga ia terhalang untuk mendapatkan informasi terkini dengan cepat. Internet juga hanya dapat diakses pada siang hari menggunakan laptop yang dipakai secara bersama-sama, dan harus mengantri dengan santri lainnya. Namun kesulitan tersebut justru tidak mematahkan semangatnya, karena ia percaya doa dan usaha tidak akan mengkhianati hasil.
Kini ia akan melanjutkan pendidikan tinggi untuk mendalami ilmu agama Islam, khususnya di bidang Komunikasi dan Penyiaran, di Institut Agama Islam Negeri Salatiga.
Lestari yakin “Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021” akan menerangi langkahnya untuk menggapai mimpi menjadi presenter dan turut memajukan lingkungan sekitar dengan mendirikan rumah pendidikan terutama bagi anak-anak.
3. Laras Ayuningtyas
Universitas Brawijaya
Jurusan: Biologi
Asal daerah: Kota Malang – Jawa Timur
Bagi Laras, mewujudkan mimpi untuk melanjutkan pendidikan tinggi merupakan tantangan yang cukup besar, mengingat latar belakang keluarganya yang sederhana dengan sumber pendapatan keluarga yang didapatkan dari berjualan mie ayam di daerah Malang.
Namun, keterbatasan ekonomi yang dimilikinya tersebut tidak membuat Laras putus harapan untuk melangkah maju mengejar mimpi. Ia yakin dengan terus bertekad kuat, pasti ada jalan untuk menemukan peluang dan akhirnya mewujudkan cita-citanya.
Meski pun dengan keterbatasan ekonomi, Laras membuktikannya dengan sejumlah prestasi di bidang akademik. Kemampuan belajarnya terbilang cemerlang, bahkan hal tersebut membuatnya berhasil menempuh jenjang SMA hanya dalam tempo dua tahun. Selain itu, ada juga prestasi yang tersalurkan melalui ketertarikannya pada penelitian, hingga membawa Laras memenangkan berbagai lomba karya tulis ilmiah tingkat Internasional mau pun Nasional.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Laras menjadi ketua dalam tim dan berhasil mendapatkan medali emas dan gelar ‘Best Innovation’ dalam International Young Inventors Award (IYIA) 2019.
Laras bertekad untuk terus mengejar pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi, mengembangkan potensi dirinya dan mewujudkan cita-cita untuk menjadi peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Laras juga berkeinginan menggunakan ilmu yang didapat dengan menjadi pengusaha di bidang pangan untuk membuat perubahan ekonomi keluarganya dan membahagiakan orang tuanya di masa depan.
[]Andriza Hamzah
Photo : Dok. Unilever Indonesia/Alchemy Communication
Kompetisi EU Social DigiThon 2021, yang diselenggarakan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, bekerjasama dengan Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI), Indonesian Cybercrime Combat Center (IC4), Yayasan Semai Jiwa Amini (SEJIWA), dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia), sangat diminati anak muda Indonesia. Tercatat, jumlah proposal yang diterima, 105 tim terdaftar dan 29 proposal yang dipelajari […]
Miwon Indonesia bersinergi dengan Dompet Dhuafa sebagai mitra pelaksana program menyelenggarakan launching Program Pedagang Tangguh Miwon 7 di kantor Miwon Pulo Gadung (Jakarta Timur) dan Driyorejo (Jawa Timur). Momen ini juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Miwon ke -45. Pedagang tangguh sudah digagas sejak tahun 2011, program ini merupakan pemberdayaan masyarakat yang difokuskan terhadap pedagang […]
Cukup menarik. Jumlah kalangan muda (15-24 tahun) pengguna Koyo Salonpas® (15-24 tahun) terus meningkat dari 22% menjadi 27%. Dari peningkatan pengguna Koyo Salonpas®, selama 3 tahun berturut-turut meraih penjualan tertinggi. Dan tahun 2019, ini mencapai penjualan terbaik, dari menembus angka menakjubkan. Demikian disampaikan oleh President Director PT Hisamitsu Pharma Indonesia, Kato Hirafumi, di Jakarta. Telah […]