Tahun ajaran baru identik dengan daftar perlengkapan sekolah yang perlu dipersiapkan. Selain banyaknya kebutuhan sekolah anak, keluarga juga memiliki kebiasaan baru terkait penataan ulang rumah bagi kenyamanan anak dan keluarga. Misalnya, jam tidur mulai disesuaikan, pagi hari kembali lebih sibuk, sudut-sudut rumah diatur ulang untuk aktivitas belajar, dan kebiasaan baru perlahan dibangun untuk membantu anak […]
Selama puluhan tahun, perawatan kesehatan bersifat reaktif, yaitu menangani masalah setelah masalah tersebut muncul. Di satu sisi yang tentu betapa pentingnya, diperlukan pendamping yang memperhatikan keluarga.
Berangkat dari sanalah kiranya, Samsung berupaya mengubah hal tersebut dengan mengintegrasikan AI ke dalam ekosistem produknya untuk mendukung keselamatan, kesehatan, dan keamanan. Tujuannya adalah untuk mengubah bentuk perawatan dari responsif menjadi proaktif, merupakan pendekatan yang Samsung sebut sebagai Intelligent Care. Jadi bagaimana perangkat Galaxy berfungsi sebagai pusat kehidupan sehari-hari yang lebih sehat dan aman.
“Saya senang bisa menggunakan AI langsung dari saku saya,” ujar Tristen Menzies, seorang konten kreator digital asal Guam. “Yang saya suka dari Samsung adalah mereka menciptakan AI yang melengkapi kehidupan Anda, bukan malah mengganggu. Menurut saya, itulah tujuan yang harus kita capai.”
Perawatan Kesehatan Keluarga : Mendeteksi Sejak Dini serta Pencegahan Kesehatan Kognitif
Layanan kesehatan kini semakin berkembang melampaui manajemen individu sehingga mencakup seluruh anggota keluarga. Dari sana, Samsung memperkenalkan fitur–fitur yang dirancang untuk membantu mendeteksi demensia secara dini pada lansia di bagian Family Care – Brain Health. Dengan menganalisis pola gaya hidup melalui perangkat mobile dan wearables, sistem ini dapat mengidentifikasi tanda-tanda awal penurunan kognitif dan mengirimkan peringatan kepada petugas perawat, sehingga penanganan tepat waktu dapat dilakukan.
Akan tetapi, yang lebih penting adalah mencegah penurunan fungsi kognitif sebelum terjadi. Untuk itu, Samsung menganalisis berbagai indikator sehari-hari, termasuk bicara, mengetik, berjalan, tidur, dan cara bergerak, untuk mendeteksi perubahan sekecil apa pun dalam fungsi kognitif. Sistem ini juga merekomendasikan program latihan otak untuk membantu orang lanjut usia mengurangi kekhawatiran terhadap penurunan fungsi kognitif dan menjalani hidup yang lebih sehat serta mandiri.
Pemantauan Kesehatan Hewan Peliharaan Berbasis AI
Teknologi AI dari Samsung juga bisa digunakan untuk hewan peliharaan. Layanan SmartThings Pet Care membantu mengidentifikasi kondisi kesehatan yang umum, seperti penyakit gigi, dislokasi patela, dan katarak. Dengan menggunakan AI, SmartThings Pet Care menganalisis foto hewan peliharaan di rumah dengan petunjuk di layar untuk membantu mengidentifikasi potensi masalah kesehatan.
Pengawasan Rumah Berbasis AI : Deteksi Cerdas untuk Rumah yang Lebih Aman
Ketika pengguna sedang tidak berada di rumah, monitoring perawatan rumah berbasis AI memberikan rasa aman yang lebih besar. Vision AI menganalisis video dan audio yang dikumpulkan dari perangkat terhubung seperti lemari es yang dilengkapi kamera dan TV, kemudian mendeteksi situasi yang berpotensi membahayakan dan mengirimkan peringatan langsung ke smartphone pengguna.
Ketika tidak ada orang di rumah, TV dan lemari es dengan kamera yang terintegrasi dapat menampilkan rangkuman momen-momen yang ditandai berpotensi berisiko. Selain itu, pemantauan rumah berbasis AI dapat membandingkan wajah yang terdeteksi dengan gambar yang disimpan di galeri foto pengguna untuk menentukan apakah orang tersebut adalah orang yang dikenal atau orang asing.
Dengan pemantauan rumah berbasis AI, pengguna dapat merasa lebih tenang meski pun sedang tidak berada di rumah.
“Yang saya suka dari ekosistem AI Samsung adalah bagaimana semuanya saling terhubung,” kata Dr. Rob Longwell, salah satu anggota media dari Beverly Hills, California. Lanjutnya,“Keamanan dan keselamatan rumah sangat penting bagi saya, dan saya sangat terkesan dengan cara perangkat-perangkat tersebut bekerja sama untuk melindungi rumah.”
Layanan Keamanan yang Diperluas : Perlindungan Lebih Kuat Melalui Kerja Sama dengan Para Mitra
Area ini diakhiri dengan penjelasan tentang bagaimana teknologi AI dari Samsung bekerja secara mulus dengan berbagai produk mitra, termasuk sensor, kamera, dan kunci pintu pintar, untuk mendukung kehidupan yang lebih aman.
Dengan Care Companion yang dirancang untuk membantu semua orang hidup dengan lebih tenang, aman, dan sehat, Samsung mengakhiri perjalanan “Your Companion to AI Living” yang diselenggarakan di The First Look 2026.
Ke depan, Samsung berencana untuk terus memperluas ekosistem AI-nya untuk menciptakan pengalaman yang dapat dipercaya dan diandalkan pengguna dengan semakin yakin.
Pada kaum senior atau lanjut usia, kejadian sering beser, atau pipis untuk sebutan buang air kecil, membuat mereka tak nyaman beraktivitas. Kondisi sering beser tanpa sengaja, tidak terkontrol atau tak terkendali, tak sedikit orang yang menahannya akibat malas bolak balik ke kamar kecil. Sementara, menahan pipis akibat alami beser, perlu diwaspadai, karena kebiasaan ini malah […]
Jakarta, 23 April 2018 – Bukan hanya pria saja yang mengalami kerisauan yang teramat sangat akibat mengalami derita Disfungsi Ereksi, namun pasangan wanitanya pun mengalami hal yang sama. Bagaimana tidak, pasangan wanita tidak bisa menggapai puncak kepuasan akibat kehidupan seksual pria yang tidak prima. Dan hubungan intim antar pasangan yang terganggu secara berkelanjutan, bisa mungkin […]
Yayasan Kanker Indonesia (YKI) — organisasi nirlaba yang bersifat sosial dan kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya penanggulangan kanker — kembali menggiatkan pentingnya pelaksanaan pola hidup sehat agar terhindar dari bahaya kanker, kali ini kanker kepala dan leher.Kanker kepala dan leher merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sejumlah tumor ganas yang berkembang di dalam […]