Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap pemudik Idul Fitri 2025, Kalbe — PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu Perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara — melalui Entrostop dan Promag menggelar Emergency STOOOOOP! dengan membagikan produk kesehatan pencernaan senilai lebih dari Rp 1 miliar di jalur […]
Isu stunting menjadi perhatian khusus Frisian Flag Indonesia dan induk Perusahaannya FrieslandCampina. Tahun 2010, FrieslandCampina telah memulai survei untuk mengetahui status gizi anak-anak di beberapa Negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Dari juga melihat, Riskesdas 2018 mencatat, angka stunting di tahun tersebut mencapai 30,8 persen, dan kemudian sedikit menurun menjadi 27,7 persen pada tahun 2019. Data 2019 diambil dari Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI).
Untuk mengoptimalkan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak, Frisian FIag Indonesia hadir dengan produk susu bubuk pertumbuhan FRISIAN FLAG® PRIMAGRO® 1+ dan 3+ dengan kandungan 9 Asam AminoEsensial (AAE).
Merupakan produk lengkap, dengan DHA 4X Lebih Tinggi*, yang diformulasikan khusus dengan mempertimbangkan nutrisi lengkap yang dibutuhkan anak, utamanya pada 1.000 hari pertama kehidupan untuk membantu anak tumbuh lebih kuat dan tinggi. Serta meningkatkan perkembangan otak anak, agar mampu berpikir kreatif dan memecahkan masalah.
Andrew F. Saputro
“Frisian Flag Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif membantu Pemerintah Indonesia mengatasi stunting, dan kami didukung oleh FrieslandCampina selaku induk Perusahaan kami untuk mendalami isu ini melalui South-East Asia Nutrition Surveys (SEANUTS), yakni studi lapangan yang mempelajari status gizi dan kesehatan anak-anak di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam,” ujar Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, di acara bertajuk “Cegah Stunting dan Dampak Negatifnya Terhadap Perkembangan Otak dan Pertumbuhan Fisik Anak Prima dengan SAAE dan DHA 4”, pada 17 Februari 2022.
Pada acara dengan MCWiwied Salman, dan menghadirkan tentu begitu menariknya dengan apa yang disampaikan Dokter Spesialis Anak Pakar Tumbuh Kembang Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A (K). Dikatakan, untuk mengurangi stunting, hal ini sangat berkaitan dengan gizi. Gizi yang baik diperoleh dari kualitas dan kuantitas makanan.
“Status gizi anak dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi. Pola makan bergizi seimbang perlu diterapkan agar dapat memengaruhi status gizi anak secara positif. Gizi seimbang dapat dicapai apabila makanan yang dikonsumsi dalam jumlah cukup, berkualitas baik, dan beragam jenisnya untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan tubuh,” ujar Dr. dr. Rini Sekartini.
Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K)
Lanjut Dr. dr. Rini Sekartini, “Bicara stunting, kadang sering judge anak jerdil dan pendek. Sementara, tubuh pendek tidak bisa dikaitkan dengan stunting. Stunting, ini gangguan pertumbuhan, karena gangguan gizi secara kronis. Perlu diketahui juga, setelah anak usia 2 tahun, gangguan bisa diperbaiki dengan, selain asupan gizi yang baik, juga harus diperhatikan kebutuhan tidurnya.”
Sangat berkaitan dan juga demi tujuan pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak Indonesia, Frisian Flag Indonesia terus berinovasi dengan menghadirkan produk susu pertumbuhan FRISIAN FLAG® PRIMAGRO®, yang mengandung formula yang lebih lengkap dan jumlah yang lebih banyak. Yaitu 9AAE, yang memiliki kandungan tertinggi dibandingkan dengan produk sejenis di kelasnya, DHA 4X Lebih Tinggi*, serta Omega 3, Omega 6, Minyak Ikan, Tinggi Protein, lebih dari 14 vitamin, dan 9 mineral.
“Kombinasi kandungan prima ini mampu memaksimalkan perkembangan otak dan tumbuh kembang yang dibutuhkan anak di 1000 hari pertama kehidupannya,” ujar Category Marketing Manager PT Frisian Flag Indonesia, Pratiwi Rosani.
Berdasarkan studi yang dilakukan National Center for Biotechnology Information, anak-anak yang kekurangan satu jenis 9AAE akan menurunkan potensi tinggi badan, bahkan hingga 50% apabila keseluruhan 9AAE tidak terpenuhi. Tanpa 9AAE yang lengkap, penyerapan nutrisi prima lainnya tidak akan maksimal. Hal ini berarti bahwa kekurangan 9AAE sangat berpengaruh bagi pertumbuhan fisik, dan perkembangan otak dan dapat meningkatkan resiko stunting.
“Frisian Flag Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif membantu Pemerintah Indonesia mengatasi stunting dan kami didukung oleh FrieslandCampina selaku induk Perusahaan kami untuk mendalami isu ini melalui South-East Asia Nutrition Surveys (SEANUTS), yakni studi lapangan yang mempelajari status gizi dan kesehatan anak-anak di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam,” tambah Andrew.
Tambahnya,“Hasil temuan SEANUTS, kami manfaatkan untuk membuat program-program kerja yang mendukung perbaikan gizi dan mencegah stunting pada anak-anak Indonesia, termasuk menyediakan produk-produk susu yang berkualitas tinggi.”
Literasi adalah tentang upaya memperoleh dan mengolah informasi. Di era digital saat ini memperoleh informasi tidaklah sekadar kemampuan membaca dan menulis tetapi juga melibatkan pemahaman dan komunikasi yang kompleks melalui berbagai media. Meski pun demikian membaca buku tetaplah upaya memperoleh dan mengolah informasi yang paling utuh. Maka mendorong minat anak untuk membaca buku dirasakan semakin […]
Untuk memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia 2022, yang jatuh setiap 15 Oktober, Lifebuoy menggandeng pelatih Tim Nasional U-17 Bima Sakti dan atlet sepak bola Nasional, Kim Kurniawan, untuk bersama menggelar kegiatan coaching clinic sepak bola bagi 60 siswa Sekolah Dasar di Jabodetabek. Acara yang masih dalam rangkaian kampanye #JuaraCuciTangan ini, dilakukan di Lapangan Rugby, Senayan, […]
Upaya mengedukasi masyarakat dalam penerapan pola makan sehat alami bebas gluten untuk meminimalisir risiko terkena berbagai penyakit, termasuk autoimun, dan selaras dengan kampanye Pemerintah Republik Indonesia “Indonesia Spice Up The World”, Marisza Cardoba Foundation (MCF) bekerjasama dengan Gudeg Mbah Putri (GMP), pada MInggu pertama bulan Juli 2023, meluncurkan video edukatif bertajuk ‘Cita Rasa Jawa Dari Bumi Sumatera’. Dalam video edukatif […]