Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap pemudik Idul Fitri 2025, Kalbe — PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu Perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara — melalui Entrostop dan Promag menggelar Emergency STOOOOOP! dengan membagikan produk kesehatan pencernaan senilai lebih dari Rp 1 miliar di jalur […]
Irama nan indah mendayu diiringi musik yang tak kalah memukau, dilantunkan oleh penyanyi 25 tahun, Nabilla Jasmine. Dan bersiap menggoda telinga pendengarnya.
Jasmine, panggilan akrab puteri sulung dari 4 bersaudara yang disetiap tanggal 24 Juni merayakan ulangtahun, mempersembahkan karyanya melalui lagu “Y.M.E”, yang dirilis dalam bentuk digital. Lagu, ini lahir demikian Jasmine mengungkap, terinspirasi pada perjalanannya menuju kehidupan bermusik yang ia alami. Dan liriknya merupakan hasil karya Jasmin sendiri.
Jasmine menyampaikan, lirik lagu diadaptasi dari Alquran (Surat Al Baqarah ayat 164 dan Surat Ar Rahman). Ini dirasa sebagai berkah Tuhan yang diterima setiap hari dalam hidup, dari hal yang sangat sederhana hingga akhirnya semua menjadi baik.
Kehadiran lagu “Y.M.E” dalam genre Pop dengan sentuhan Motown, untuk musik oleh Arini Kumara, berkolaborasi dengan teman-teman musisi lulusan Institut Musik DAYA (sekarang DAYA Indonesia Performing Arts Academy), — Institut musik Pimpinan Profesor musik lulusan Jerman, Tjut Nyak Deviana Daudsjah — yaitu Metta Legita (Piano Elektrik), Andreas Nandiwardhana (Gitar Listrik), Arini Kumara (Bass Elektrik) dan Raditya Samudra (Drum). Dan dapat dikatakan, Arini Kumara sebagai dalang di balik project “Jasmine and the Yellow Fellows”.
Setelah single dirilis, “Jasmine and the Yellow Fellows”, Jasmine akan fokus pada pementasan secara online atau offline untuk menyebarkan pesan positif kepada Dunia. “Saya berharap bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang generasi muda di Indonesia,” katanya.
Kelekatan Nabilla Jasmine dengan musik, berlatar ia dibesarkan dari keluarga yang menyukai musik, “Dan sesungguhnya sayaa terinspirasi dari Ayah. Ditambah saya memang memiliki ambisi untuk menjadi penyanyi dan sudah sejak di bangku SD,” katanya.
Dari sanalah Jasmine mengasah diri dalam bermusik. Ia pun membekali diri dengan belajar vokal dan alat musik piano di beberapa sekolah musik di Jakarta dan ikut tampil dalam berbagai acara formal mau pun informal. Selain menyanyi, Jasmine, yang meraih S1 dari DAYA Indonesia Performing Arts Academy, kini memiliki kegiatan sebagai dosen, guru vokal, musik teori yang mengajar secara online mau pun offline. Sesekali, ia juga tampil untuk acara pernikahan dan di restoran.
Sajian pentas teater terkini“Di Tepi Sejarah” seri monolog yang diprakarsai oleh Happy Salma dan Yulia Evina Bhara selaku Produser dari Titimangsa Foundation dan KawanKawan Media, merupakan kerja bersama dengan Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, tak hanya layak dinikmati. Lebih dari itu, goresan Sejarah sangat lekat. Menceritakan […]
Mereguk minuman segar dengan cita rasa yang menggelitik lidah, beriring melumat penganan dengan cita rasa aduhai sehingga terasa kian menggelitik cita rasa, di suatu malam hari dan terlebih bersama pasangan, terasa kian memukau. Terlebih beriring musik yang menggoda jiwa. Lantas apa yang Anda bayangkan ? Sangat mungkin, apa yang Anda bayangkan segera terwujud dan Anda […]