Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
Beriring guna untuk meningkatkan hasil Klinis bagi pasien, adalah, RS Abdi Waluyo, berlokasi di Jakarta akan menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang memiliki NAEOTOM Alpha, photon-counting CT pertama di Dunia yang bisa mengoptimalkan diagnosis dan pengobatan pasien di Indonesia.
Sistem pencitraan medis yang revolusioner, ini dirancang untuk meningkatkan diagnosis, perawatan, dan outcome pasien. Dan, didesain untuk merevolusi praktik medis di Indonesia.
NAEOTOM Alpha adalah sistem pencitraan medis termutakhir, yang menawarkan pencitraan 3D yang canggih, agar para Dokter dapat melihat gambar detail organ, jaringan, dan tulang dengan kejernihan dan presisi yang belum pernah ada sebelumnya.
Pada 2021, Food and Drug and Food Administration (FDA) Amerika, dalam keterangan persnya, membuat pernyataan yang belum terdengar sebelumnya dan menyebut sistem NAEOTOM Alpha adalah “Sebuah kemajuan besar dalam perangkat pencitraan untuk Computed Tomography dalam hampir satu dekade”. Alat, ini dapat melakukan pencitraan secara real-time, supaya para Dokter bisa melihat pergerakan organ dan jaringan juga secara real-time, sehingga mereka mendapatkan pemahaman yang sangat bernilai untuk membantu melakukan diagnosis dan melakukan perawatan terhadap banyak kondisi medis yang terjadi.
150 DPI-CT NAEOTOM Alpha VA50 Feature Room
“Kami sangat antusias untuk memperkenalkan NAEOTOM Alpha ke Indonesia,” ujar dr. Prasetyo Andriono, Sp.JP, direktur RS Abdi Waluyo. “Ini adalah teknologi yang membuat perubahan signifikan, yang akan membantu kami tetap unggul dalam pencitraan medis di Indonesia. Sistem, ini akan membantu meningkatkan perawatan dan hasil untuk pasien, dan kami yakin bahwa teknologi ini akan digunakan oleh para profesional medis di seluruh Indonesia.”
Penggunaan NAEOTOM Alpha di Indonesia merupakan tonggak sejarah yang penting bagi sektor perawatan kesehatan di Indonesia, dan menyoroti komitmen Indonesia untuk menyediakan akses teknologi medis terbaru bagi masyarakat. Ini adalah bukti upaya berkelanjutan Indonesia untuk meningkatkan infrastruktur kesehatan, serta komitmennya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Misi perusahaan kami adalah meningkatkan perawatan dan hasil untuk pasien dengan menyediakan peralatan medis yang dibutuhkan oleh para profesional medis untuk mendiagnosis dan mengobati berbagai kondisi medis. Sistem ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi komunitas medis di Indonesia, membantu para dokter untuk membuat diagnosis yang lebih cepat dan lebih akurat, serta mengembangkan rencana perawatan yang lebih efektif bagi pasien mereka,” ujar Alfred Fahringer, Country Head Siemens Healthineers Indonesia.
Menyadari dan memahami bahwa bermain adalah salah satu cara terbaik bagi anak-anak untuk belajar, dan dengan beragam kegiatan bermain sudah terbukti dapat membangun ketahanan, mengurangi stres dan kecemasan serta memperkuat ikatan dan hubungan keluarga, Cussons Kids hadirkan CK Play. Merupakan aplikasi yang ditujukan untuk anak-anak usia 4 hingga 8 tahun, yang dirancang secara menyeluruh untuk […]
Raih Kebaikan dan kehangatan Ramadan Bersama keluarga dengan FRISIAN FLAG® Siapa pun. Pasangan terutama, menginjak bulan Ramadan, terlebih-lebih, dapat dimaksimalkan menjadi momen yang tidak hanya memperbaiki kualitas ibadah, tetapi juga kesehatan diri, serta menumbuhkan kembali kehangatan antar anggota keluarga hingga Hari Raya. Berangkat dari sanalah, agar hubungan pasangan dalam keluarga kian merekatkan, Frisian Flag Indonesia […]
Stunting dan malnutrisi lainnya masih jadi hal yang meresahkan bahkan mengkhawatirkan bagi banyak masyarakat. Hal, ini kiranya terkait disebabkan oleh gangguan gizi yang bisa dimulai dari dalam kandungan Ibu hingga anak berusia 2 tahun (1.000 hari pertama kehidupan anak). Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) yang diadakan pada 2021 oleh Kementerian Kesehatan, Badan Pusat […]