Hadir dengan chipset Exynos 1680 dan sistem pendingin Vapor Chamber yang ditingkatkan untuk menghadirkan performa stabil saat gaming, scrolling social media, hingga multitasking banyak aplikasi, Samsung Galaxy A57 5G bisa menjadi pilihan dan dalam genggaman. Sudah berapa kali smartphone lag di momen krusial saat gaming, atau scrolling sosial media mendadak patah-patah padahal baru dipakai sebentar […]
Yayasan Kanker Indonesia (YKI), anggota stoma penyandang atau Ostomate, yang tergabung dalam The Indonesian Ostomy Associations – YKI (InOA – YKI) dan Yayasan Wocare Indonesia menghadirkan diskusi “Peningkatan Pengetahuan dan Pemberdayaan Ostomate”.
Diskusi yang diadakan dalam rangka hari “Norma N. Gill”, ini sekaligus meluncurkan Stomacare Link, yang merupakan layanan perawatan stoma berbasis online. Kedua acara tersebut dilaksanakan di Sasana Marsudi Husada YKI di Lebak Bulus, Jakarta.
Diskusi yang dihadiri oleh para ostomate, pendamping ostomate, perawat stoma, dan tenaga kesehatan, ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup para ostomate.
Catatan yang perlu diketahui, Norma N Gill merupakan tokoh enterestomal therapist pertama di Dunia, yang memiliki jasa dalam meningkatkan kualitas hidup para ostomate (penyandang stoma).
“Para Ostomate memiliki keadaan khusus dalam kehidupan kesehariannya, yang harus menggunakan kantong stoma. Hal ini memberi dampak beban besar bagi pasien, bahkan keluarga dan orang-orang di sekelilingnya,” ujar Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo SpPD, KHOM, FINASIM, FACP.
Ia menyebut, seseorang akan membutuhkan kantong stoma, jika menderita kanker usus, kanker kandung kemih, penyakit radang usus, divertikulitis atau sumbatan pada kandung kemih atau usus.
Dan penggunaan stoma bagi seseorang dapat bersifat sementara atau permanen, tergantung penyebabnya. Mayoritas Ostomate mengalami kesulitan dengan kebocoran kantong, iritasi kulit, bau, depresi atau kecemasan, dan permukaan kantong yang tidak rata.
Para Ostomate menginginkan bantuan dengan masalah, ini untuk bisa mendapatkan manfaat tindak lanjut jangka panjang oleh perawat ostomi. Beserta ketersediaan lebih banyak kantong stoma dengan harga yang efisien agar kebutuhan sehari-hari selama jangka panjang dapat tercukupi.
“Stomacare Link akan memudahkan para Ostomate, namun kerjasama antara tenaga kesehatan, pasien dan berbagai unsur masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung para Ostomate dan sekaligus meningkatkan kualitas hidupnya, sebagaimana hari ini ditunjukkan dengan perpaduan sinergi antara YKI, WOCARE, dan para Ostomate,” ujar Aru Sudoyo.
Sementara itu, Ketua Yayasan Wocare Indonesia, Widasari Sri Gitarja, S. Kp. MARS., MBA., WOC(ET)N menyampaikan, Yayasan Wocare Indonesia yang merupakan pusat sarana kesehatan di bidang perawatan luka, stoma dan inkontinensia sangat mengutamakan peningkatan kualitas hidup dari pasien Ostomate dan keluarganya dengan prinsip layanan berbasis evidence base practice dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan kini didukung Stomacare Link.
“Link tersebut menyediakan wadah untuk masyarakat yang ingin berdonasi kepada para ostomate. Dana yang terkumpul ini akan digunakan untuk membeli kantong kolostomi, pelindung kulit, dan produk-produk lainnya yang dapat membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan para ostomate, Stomacare Link juga terhubung dengan marketplace bagi kebutuhan para ostomate,” jelas Widasari Gitarja.
Stomacare Link yang dapat diakses melalui https://linktr.ee/stomacare. Link ini merupakan layanan konsultasi gratis yang terhubung dengan dokter dan perawat spesialis Enterostomal Therapist di seluruh Indonesia.
Para Ibu kekinian, kian waktu semakin memiliki dan menaruh perhatian khusus pada bekal penganan bagi sang buah hati saat berangkat ke sekolah. Maka hal itu telah menjadi salah satu rutinitas para Ibu, mempersiapkan bekal makan anak dan degan memerhatikan gizi dalam bekal yang akan anak santap. Dengan bekal yang bergizi, akan membuat keseharian anak di […]
Tetap segar, sehat dan menawan penuh pesona di tengah pandemi Covid-19 saat menginjak New Normal. Yang merupakan sebuah tatanan baru untuk beradaptasi dengan pandemi COVID-19, di mana masyarakat Indonesia harus menjaga produktivitas dengan kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Adalah paling utama menaati himbauan Pemerintah untuk […]
Untuk menggapai tujuan dalam meningkatkan kesadaran sekaligus memfasilitasi masyarakat agar rutin melakukan pemeriksaan gigi dan mulut, bertepatan dengan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2022, Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent, bekerja sama dengan FDI World Dental Federation (FDI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menginisiasi kampanye “Jangan Tunggu Sampai Sakit Gigi, #KonsultasiGigiSekarang”. Pada kesempatan, ini […]