Liburan ketika tiba, rangkaian rencana pun bermunculan. Mulai dari menata waktu duduk santai di sarana hiburan bersama teman-teman dekat juga pasangan, dan perjalanan ke luar kota menikmai keindahan baru. Kekinian, bagi Generasi Z, perjalanan bukan lagi sekadar liburan, tetapi bagian dari cara mereka mencari pengalaman baru, menjaga keseimbangan hidup, dan mengenal budaya yang berbeda. Dorongan […]
Berpijak pada jumlah sebanyak 90% Siswa dan 72% pekerja di Asia Tenggara telah memanfaatkan dan merasakan manfaat AI, Samsung Solve for Tomorrow, yang diminati oleh ribuan Siswa SMA sederajat dan Mahasiswa Indonesia, Samsung memfasilitasi 273 peserta semi final mengikuti kelas AI agar dapat berinovasi dan menggunakan AI yang beretika.
Bila Samsung memfasilitasi generasi muda Indonesia melalui pembekalan pentingnya kemampuan AI bagi kalangan Pelajar dan Mahasiswa, akan adopsi inovasi dan penggunaan AI yang bermanfaat. Potensi manfaat ekonomi dari teknologi AI cukup menjanjikan, namun itu bergantung pada keberhasilan mengatasi hambatan terbesar, yaitu kurangnya talenta yang memiliki keterampilan AI.
World Economic Forum dalam laporannya menyatakan, untuk mempersiapkan talenta AI dan mengatasi kekurangan tenaga kerja AI, maka pengajaran tentang AI harus ditekankan dalam pendidikan sejak dini. Sistem pendidikan harus beradaptasi untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi ekonomi yang digerakkan oleh teknologi di masa depan dan untuk membantu siswa belajar bersama dengan teknologi AI yang sedang berkembang ini.
Fikri Arif Wicaksana, Lead Mentor Extra Class AI program SFT 2024 mengatakan, “AI menjadi teknologi yang membuat hidup kita menjadi lebih mudah, dan ini bisa mengubah cara kita beraktivitas sehari-hari. Dengan melatih anak-anak muda Indonesia, AI bisa menjadi alat yang memberikan solusi setiap tantangan, memperbaiki kualitas hidup manusia, dan hal-hal yang bermanfaat lainnya.”
Lanjutnya,”Di sinilah peran Samsung Solve for Tomorrow sebagai platform yang memberikan pembelajaran sekaligus kompetisi STEM yang menyeluruh. Menurut saya, SFT adalah peluang bagus yang dapat dimaksimalkan bagi anak muda Indonesia untuk mempelajari AI dan meraih kompetensi yang tidak hanya berguna sekarang, tapi juga untuk masa depan yang lebih baik.”
Melalui program ini, Samsung berupaya untuk membina generasi pemikir inovatif yang dapat berkontribusi secara positif bagi masyarakat dan pembangunan bangsa. Tujuan utamanya adalah untuk menginspirasi dan memberdayakan generasi muda untuk menjadi pemecah masalah dan inovator dengan menggunakan teknologi dan pemikiran kreatif.
Catatan menawan, jumlah peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti SFT tahun ini, sebanyak 537 tim (2.148 peserta) memenuhi syarat untuk melanjutkan keikutsertaan mereka di SFT 2024 di babak penyisihan dan dapat mengikuti Workshop Design Thinking. Sebanyak 40 tim dari masing-masing kategori peserta di semifinal akan dipilih sebanyak 15 tim dari masing-masing kategori oleh tim juri untuk masuk ke babak final.
Program SFT yang kedua ini sudah memasuki babak semi-final setelah penilaian dari sejumlah kriteria dan concept paper yang disempurnakan berdasarkan pembelajaran Design Thinking. SFT mengumumkan total 80 tim dengan 273 peserta, yang terdiri dari 40 tim dari kategori SMA, SMK, MA, dan 40 tim dari kategori Mahasiswa D3, D4, dan S1, lolos ke babak semifinal, yang akan berlangsung pada 18 Agustus sampai 2 Oktober 2024. Jumlah tim dan peserta semifinal tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan SFT pertama tahun lalu.
Tahun ini, 53% tim yang lolos ke semi final mengambil tema Lingkungan dan Keberlanjutan menjadi tema yang paling banyak diminati. Sementara 28% peserta memilih tema Kesehatan dan Kesejahteraan, dan 20% lainnya memilih Pendidikan dan Pembelajaran.
Delapan puluh tim dengan ide-ide kreatif dan inovatif yang mengusung ketiga tema tersebut akan dipertajam bersama mentor-mentor dari Samsung Electronics Indonesia, Samsung R&D Institute Indonesia dan partner operasional SFT 2024.
Untuk kemudian dilanjutkan dengan kelas AI di mana mereka akan diberikan materi AI for Designer sebagai tambahan pembelajaran. AI for Designer berfokus pada bagaimana mengoptimalkan desain prototipe untuk produk hardware dan software, untuk membantu Siswa dalam menerapkan proyek berbasis AI. Tujuan dari kelas ini adalah untuk memperkaya pengetahuan mereka mengenai penerapan AI dalam pengembangan solusi inovatif, khususnya dalam desain prototype.
Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, mengatakan kegunaan AI sudah dirasakan oleh banyak kalangan, termasuk di kalangan Pelajar SMA setara dan Mahasiswa, untuk memaksimalkan aktivitas dan pembelajaran mereka.
“Program Samsung for Tomorrow tahun ini kami rancang untuk menjadi platform yang akan membekali para peserta tidak hanya keterampilan dalam mengimplementasikan AI dengan pendampingan dari pakar dan mentor, tapi juga membekali mereka dengan penggunaan AI yang baik dan beretika. Sehingga, mereka dapat memaksimalkan keterampilan ini untuk berinovasi, sekaligus mempersiapkan karier mereka di masa depan,” ujar Ennita Pramono.
Jakarta, 2 April 2018 – Diperkenalkannya Voice Biometrics, layanan inovatif Voice ID yang mengadopsi teknologi pemindai suara, dan merupakan yang pertama di Indonesia, oleh PermataBank, tak lepas dari meningkatnya kebutuhan nasabah akan layanan yang sederhana, cepat dan andal. Voice Biometrics sendiri merupakan teknologi baru yang menggunakan pola suara untuk menghasilkan identifikasi unik bagi setiap individu […]
Walau listrik Sekolah didera gangguan, mati nyala, terbilang kondisi sesulit apa pun kiranya bagi Siswa MAN tidak menjadi hambatan untuk berkarya dengan hasil menawan. Tercatat Siswa MAN berhasil ciptakan solusi IoT yang diperuntukkan juga untuk melindungi lansia. Dengan begitu, ciptaan Siswa MAN ini layak berada di sebuah kompetisi dan bersiap meraih Juara SIC (Samsung Innovation Campus) 2023. […]
Resmi meluncurkan Neo QLED 8K TV, produk terbaru Samsung Electronics Indonesia, menghadirkan pengalaman menonton yang tak tertandingi dan kualitas sound yang imersif dipadu desain mutakhir untuk konsumen Indonesia. Beriring, Samsung juga memperkuat jajaran Lifestyle TV agar semakin mendukung bermacam gaya hidup dan passion, mulai dari The Sero pendukung mobile entertainment, The Frame, The Serif, dan […]