Ringan, mini dan Secure–Fit di telinga, kiranya itulah freebuds yang didambakan oleh banyak penikmat lantunan suara musik, terutama, yang dipancarkan melalui telepon genggam. Maka tak terelakkan, kini, TWS tak hanya menjadi teman mendengarkan musik, tetapi juga bagian dari rutinitas sehari-hari. Mulai dari meeting hingga berolahraga, pengguna membutuhkan earbuds yang jernih, nyaman, dan tetap menempel kokoh […]
Tentu menjadi perhatian bersama. Tingginya angka kejadian kanker serviks di Indonesia, hingga menempati urutan kedua kejadian kanker pada wanita di Indonesia dengan kejadian 36.964 kasus baru dan mengakibatkan 20.708 kematian, demikian menurut data GLOBOCAN 2022 yang dirilis oleh The International Agency for Research on Cancer (IARC).
Berpijak dari sana, Yayasan Kanker Indonesia, organisasi nirlaba yang bersifat sosial dan kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya penanggulangan kanker, didukung program “Dedikasi Untuk Negeri” dari Bank Indonesia, menyelenggarakan diskusi bertajuk “Pelajari, Cegah dan Lakukan Skrining Kanker Serviks”.
Mengenai kanker serviks, yang disampaikan Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP, di acara talk show edukatif, berlangsung pada 27 November 2024, bertempat di Thamrin Nine Ballroom Jakarta, sangat layak disimak dan dijalani banyak wanita di Tanah Air.
Ujarnya,“Jangan lengah, sebab kejadian kanker serviks di Indonesia masih tinggi, sementara itu, kanker serviks merupakan jenis kanker yang dapat dicegah. Oleh sebab itu, YKI terus melakukan edukasi guna meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks. Kami mendorong wanita untuk tidak perlu takut atau pun malu melakukan vaksinasi HPV (human papilloma virus) dan melakukan deteksi dini kanker serviks. Sebab kanker dapat disembuhkan jika ditemukan pada stadium awal.”
Pada acara dengan MC Azahra, yang menghadirkan dua dokter ahli dan dipenuhi penyitas dan komunitas peduli kanker, Dr. Kartiwa Hadi Nuryanto, Sp.OG(K)Onk. dalam paparannya menjelaskan, “Sebanyak 95% kanker serviks pada wanita disebabkan oleh virus HPV, dan biasa terjadi pada wanita di usia reproduksi. Hampir semua orang yang aktif secara seksual akan tertular pada suatu saat dalam hidupnya, dan biasanya tanpa gejala. Karena itu, penting sekali melakukan pencegahan dengan vaksinasi, kontrol rutin dan menerapkan pola hidup sehat.”
Lebih jauh Dr. Kartiwa Hadi Nuryanto mengutarakan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker serviks, di antaranya riwayat seksual secara aktif pada usia muda di bawah 18 tahun, berganti-ganti pasangan seksual, dapat berkontribusi mempengaruhi meningkatnya kemungkinan terpapar HPV. Perlu diketahui, kontak apa saja bukan berarti melalui seksual.
Selain itu, penyebab wanita yang lebih mungkin terkena kanker serviks adalah merokok dua kali, berbanding dari mereka yang tidak merokok. Para peneliti percaya bahwa tembakau dapat merusak DNA sel serviks dan dapat pada perkembangan kanker serviks. Merokok juga membuat sistem kekebalan tubuh kurang efektif dalam melawan infeksi HPV.
Berartinya Pendampingan Keluarga Bagi Penyintas Kanker
Sistem imun tubuh yang lemah, seperti yang diakibatkan oleh virus HIV (virus penyebab AIDS), juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga berakibat pada risiko lebih tinggi terkena infeksi HPV.
Dr. Kartiwa Hadi Nuryanto pun menekankan, “Pencegahan terhadap kanker serviks sangatlah penting dilakukan, utamanya dengan vaksinasi HPV, deteksi dini dengan tes Pap Smear atau IVA secara rutin satu hingga dua tahun sekali, menerapkan pola hidup sehat, melakukan seks yang aman, olahraga yang baik, dan tidak merokok.”
Pencegahan perlu dilakukan, mempertimbangkan penderitaan yang dialami sebagai pasien kanker serviks. Penderitaan yang dialami oleh pasien kanker serviks berpotensi lebih parah dan kompleks dibandingkan penderita kanker lainnya.
Di acara menawan, dr. Siti Annisa Nuhonni, Sp.KFR, pakar paliatif YKI, dalam paparan bertajuk “Memelihara Hidup Berkualitas pada Pasien Kanker Serviks,” menyebutkan bahwa tantangan yang dihadapi pasien kanker serviks meliputi dimensi kualitas hidup.
“Penderitaan yang dialami mencakup kekhawatiran fisik seperti gejala dan rasa sakit, kemampuan fungsional, kesejahteraan keluarga, kesejahteraan emosional, spiritualitas, fungsi sosial, kepuasan terhadap pengobatan, orientasi masa depan, seksualitas, intimasi dan citra tubuh, serta fungsi pekerjaan,” ulas dr. Siti Annisa Nuhonni.
Dengan penderitaan multi dimensi yang dilalui pasien kanker serviks, perlu mendapatkan dukungan untuk memelihara hidup yang berkualitas. “Hal ini perlu didukung dengan pelayanan paliatif yang meliputi kegiatan penatalaksanaan nyeri, penatalaksanaan keluhan fisik, dukungan psikologis, dukungan sosial, dukungan kultural dan spiritual, perencanaan perawatan yang baik, perawatan akhir kehidupan, hingga dukungan dan persiapan selama masa duka,” jelas dr. Siti Annisa Nuhonni.
Lebih lanjut, dan dr, Siti Annisa Nuhonni menyimpulkan bahwa “Pelayanan paliatif adalah upaya menata kehidupan berkualitas dan kematian yang bermartabat.”
Berpijak dari sinilah juga, Yayasan Kanker Indonesia mengajak masyarakat untuk bekerjasama dalam memerangi kanker serviks. “Penanggulangan kanker serviks harus dilakukan bersama-sama, tidak hanya kaum wanita, tetapi juga harus didukung kaum pria, sehingga pencegahan kanker serviks tidak lagi menjadi hal yang tabu. Dukungan fasilitas, layanan dan akses terhadap vaksinasi HPV dan deteksi dini kanker serviks kini sudah semakin maju di Indonesia, dan perlu dimanfaatkan sebagai tekad kita bersama untuk mengurangi kejadian kanker serviks,” tutup Prof. Aru Wisaksono Sudoyo.
[]Andriza Hamzah Photo : Dok. YKI/AMERSON Asia Pacific
Keterangan Photo Utama (ki-ka) Dr. Kartiwa Hadi Nuryanto – Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo – dr. Siti Annisa Nuhonni
Bagi kamu dan kamu pemilik kendaraan roda empat mau pun roda dua, tentu perlu merawat kendaraan, bukan hanya untuk digunakan dikeseharian sepanjang menjalani aktivitas di luar rumah. Tetapi bahkan terlebih perlunya merawat kendaraan sebelum meninggalkan kendaraan kesayangan terkait pergi liburan. Ini penting agar kendaraan tetap prima dan siap dikendarai setelah kamu pulang nanti. Ada pun […]
Mengedepankan kualitas dan manfaat kesehatannya, Etawalin, merek susu kambing, di tahun ini menjadi bagian dari acara yang mempromosikan gaya hidup sehat dan aktif, Borobudur Marathon 2024. Dukungan Etawalin terhadap ajang lari Internasional, sejalan dengan visi dan misinya guna mendorong kebugaran masyarakat melalui nutrisi berkualitas, agar lari lebih kuat dengan Etawalin. Tentu juga, menilai Borobudur Marathon […]
Tak terhindarkan. Maka seiring dengan antusiasme jutaan penggemar atas Pembukaan musim pertandingan Premier League 2024/25, Guinness — masuk pasar ke Indonesia sejak 1973 — meluncurkan kampanye global terbesarnya saat ini dan menandai debutnya sebagai Official Beer of the Premier League. Peluncuran kampanye ini semakin memperkuat kesuksesan bir hitam ikonik yang mencapai pertumbuhan dua digit selama […]