FRAKTA, tas ikonik berwarna biru dari IKEA, tercatat sepanjang 30 tahun telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian jutaan pelanggan di seluruh Dunia. Dari sekadar solusi praktis membawa barang belanjaan, FRAKTA kini telah berkembang menjadi produk serbaguna, dan dengan penjualan tertinggi di IKEA, yaitu mencapai lebih dari 44 juta tas setiap tahunnya. Memasuki usia ke-30 tahun, […]
Walau pun status pandemi Covid-19 sudah berakhir, masyarakat perlu tetap waspada terhadap risiko bahayanya dan mengetahui langkah penanganan yang tepat dan tepat waktu jika terjadi infeksi.
Demikian benang merah dari webinar “Sadari Siaga Solusi terhadap Mutasi Virus di Masa Endemi Covid–19”.
Acara yang didukung oleh Pfizer Indonesia, dihadiri Prof. drh. Wiku Bakti Bawono Adisasmito, MSc. PhD., Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dan DR dr. Erlina Burhan, SpP(K), Anggota Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).
”Walau pun kasus infeksi Covid-19 secara Nasional terkendali, kesadaran dan kesigapan masyarakat untuk secara mandiri menghadapi potensi risiko terpapar virus COVID-19 masih diperlukan,” ujar Prof. Wiku dalam acara yang dipandu Pratiwi Astar.
Menurutnya, perubahan ke fase endemik tidak berarti ancaman Covid-19 sudah hilang. Sebagai virus RNA, Covid-19 akan terus bermutasi, sehingga akan terus memunculkan varian baru yang mungkin saja memiliki daya tular tinggi.
“Penting bagi kita semua untuk tetap waspada, terutama bagi kelompok masyarakat berisiko tinggi seperti lansia dan penderita penyakit penyerta seperti hipertensi, kardiovaskular, diabetes dan ginjal. Untuk masyarakat berisiko tinggi ini, Covid-19 gejala yang ringan pun dapat berubah menjadi Covid-19 berat,” kata Prof. Wiku.
“Pesan edukasi Sadari, Siaga Solusi diharapkan mendorong masyarakat di masa endemi ini untuk segera berkonsultasi dengan Dokter jika mengalami gejala-gejala infeksi Covid-19 terutama untuk masyarakat berisiko tinggi, agar segera mendapatkan terapi pengobatan COVID-19 yang tepat sedini mungkin,” jelas Nora T. Siagian, Presiden Direktur Pfizer Indonesia.
Cara Mengenali dan Mengatasi Covid–19
Sementara itu, DR dr. Erlina Burhan, SpP(K), mengingatkan masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan menjaga kebersihan dan menggunakan masker apabila merasa kurang sehat. Selain melaksanakan protokol kesehatan, penting pula untuk segera melaksanakan tes jika mengalami gejala utama Covid-19, seperti sakit tenggorokan, batuk, pilek, demam, dan kehilangan indra penciuman.
Namun jika positif terinfeksi Covid-19, kini telah tersedia obat antivirus yang digunakan sebagai pengobatan Covid-19.
“Jika seseorang terkonfirmasi positif Covid-19, segera periksa ke Dokter untuk mengetahui apakah pasien memenuhi syarat untuk mendapatkan obat antivirus,” lanjut dr. Erlina.
Ada pun cara kerja obat antivirus, yaitu dengan menargetkan bagian tertentu dari virus untuk menghentikan proses replikasi di dalam tubuh, sehingga membantu mencegah keparahan penyakit dan kematian. Agar mendapatkan pengobatan COVID-19 yang optimal, disarankan untuk segera periksa ke dokter untuk mengetahui penanganan lebih lanjut setelah gejala pertama Covid-19 muncul.
Dr. Erlina juga mengingatkan masyarakat untuk segera mengambil langkah sedini mungkin jika terinfeksi Covid-19.
“Apa pun langkah yang dipilih, pengobatan Covid-19 akan lebih efektif jika dimulai sesegera mungkin setelah dinyatakan positif. Tidak perlu menunggu sampai gejala memburuk. Selain itu, proses pengobatan sebaiknya dimulai saat gejala muncul. Semoga dengan “Sadari, Siaga, Solusi”, masyarakat dapat mengantisipasi ancaman Covid-19 di masa endemi dengan cepat dan tepat,” jelas dr. Erlina.
Situasi pandemi, beberapa waktu terakhir, ini masyarakat Indonesia dianjurkan untuk mengurangi mobilitas dan diajak stay at home. Maka perhatian pada lingkungan rumah yang lebih higienis dan udara lebih bersih pun makin meningkat. Salah satu cara efektif untuk memurnikan udara di dalam rumah dari berbagai polutan adalah memanfaatkan air purifier. Akan tetapi, ada sejumlah mitos yang […]
Keindahan komitmen dari Frisian Flag Indonesia (FFI), adalah upaya berkelanjutan dan terbilang tiada henti berkontribusi dalam pemenuhan gizi keluarga dan membantu mengatasi permasalahan gizi di Indonesia. Memperingati Hari Gizi Nasional 2023m FFI menandai Hari Gizi beriring diluncurkan #KalkulatorFrisianFlag. Merupakan fitur kesehatan baru di situs Frisianflag.com, yang ditujukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai gizi seimbang gizi dan […]
Gelar program #BukaJalanKebaikan di sepanjang bulan Ramadan 2025, yang dilaksanakan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usahanya, Kalbe Consumer Health, dan brand Promag, bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), bertujuan menawan tentunya. Yaitu memberikan rekomendasi makanan ramah lambung, seperti kurma, air kelapa, rebusan sayur, makanan manis rendah lemak, dan buah-buahan segar. “Promag berperan dalam mengedukasi […]