Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Menyambut dan menandai Hari Kanker Dunia 2025, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), — organisasi nirlaba yang bersifat sosial dan kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya penanggulangan kanker — .menggandeng 20 Organisasi Pasien dengan menyampaikan pernyataan bersama, berkolaborasi melaksanakan misi melawan kanker dengan keragaman masing-masing.
Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP
Di acara Hari Kanker 2025, Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP, mengatakan, “Tema Hari Kanker Dunia 2025 adalah UNITED by UNIQUE yang menggambarkan spirit kebersamaan dalam merayakan keberagaman pengalaman sambil bersatu dalam perjuangan melawan kanker, yang ditunjukkan dalam pernyataan bersama organisasi-organisasi pasien dalam ikrar untuk menanggulangi kanker bersama.”
Menteri Kesehatan RI, Bapak Budi Gunawan Sadikin dalam pidatonya yang disampaikan oleh Ira Octa, Ketua Tim Kerja Partisipasi Masyarakat Kemenkes RI, menyampaikan, “Upaya melawan kanker perlu mendapat perhatian dari kita semua dan ini menjadi prioritas Nasional yang perlu kita lakukan secara bersama-sama. Dalam pengendalian kanker di Indonesia, saat ini kanker telah ditetapkan sebagai salah satu dari 9 prioritas dalam rangka menurunkan angka pesakitan dan kematian sesuai dengan kebijakan yang dimiliki Pemerintah saat ini.”
Ira Octa
“Selain itu, saat ini Indonesia sudah memiliki Rencana Kanker Nasional tahun 2024-2034 sebagai acuan dalam arah serta rencana aksi penanggulangan kanker di Indonesia. Melalui rencana aksi kanker Nasional ini, diharapkan kita semua dapat mengharmonisasi derap langkah seluruh pemangku kepentingan untuk mengurangi insiden kanker, meningkatkan kesintasan, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup dari mereka yang terdampak kanker. Tentunya ini sejalan dengan tema hari ini, “Bersatu dalam Keberagaman,” demikian disampaikan dalam pidato Menteri Kesehatan RI.
Sebanyak 20 organisasi pasien kanker yang melakukan penandatanganan pernyataan misi melawan kanker dengan keragaman masing-masing adalah : Yayasan Kanker Indonesia (YKI). Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), Indonesian Cancer Information & Support Center Association (CISC), Indonesia Cancer Care Community (ICCC), Love Pink Indonesia, Pita Tosca, Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI), Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Pita Kuning, Samudera Kasih, Geng MACAN RS Mandaya, Think Survive, Priangan Cancer Care, Makassar Cancer Care Community, Penyintas KAMPIUN YKI, Yayasan Anyo Indonesia (YAI), Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI), WeCare.id, Komunitas Pink Shimmerinc, Bali Pink Ribbon.
Lima pilar dalam pernyataan bersama meliputi : 1. Berkomitmen sesuai dengan visi misi masing-masing organisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan peduli kanker dan mengajak berperilaku hidup sehat. 2. Membangun kebersamaan dalam bertukar informasi, teknis dan pengalaman pada program-program preventif, promotif, deteksi dini dan suportif paliatif. 3, Sepakat untuk senantiasa bekerjasama secara kolegial/mitra dalam melaksanakan program-program yang terkait 4. Sepakat untuk memelihara kerja sama dalam semua upaya melawan penyakit kanker sesuai dengan kapasitas masing-masing. 5. Bersama mendukung dan mendorong program-program Pemerintah tentang Rencana Kanker Nasional 2024-2034 sesuai dengan kemampuan program rencana kerja masing-masing.
Tentu bernilainya Perayaan Hari Kanker Dunia 2025 ini, dilaksanakan dengan menggelar skrining kanker prostat, skrining kanker pada anak, pengecekan kesehatan, edukasi kanker usus besar, skrining risiko luka, cek kesehatan, skrining postur, talkshow seputar kanker, senam, Seni Budaya kolintang, bazaar kuliner dan bazaar karya penyintas kanker.
“Kami mendorong masyarakat agar tergerak untuk melakukan deteksi dini kanker, sebab kanker dapat disembuhkan jika ditemukan pada dan dirawat sejak stadium awal, mendorong penerapan pola hidup sehat, dan dukungan lingkungan terhadap pasien kanker melaluil kegiatan suportif,” jelas Prof. Aru Wisaksono Sudoyo.
Kanker paru menjadi penyebab sekitar 11 persen atau 2.206.771 kasus baru kanker dan kematian akibat kanker nomor satu di dunia dan di Indonesia penyebab 8,8 persen atau 34.783 kasus baru (GLOBOCAN 2020)[i]. Dari kejadian kanker paru tersebut, lebih dari 80% merupakan tipe kanker paru Sel Bukan Kecil (non small cell lung cancer atau NSCLC)[ii]dan sekitar […]
Miris, dan tentunya harus menjadi kepedulian masyarakat dari ragam lapiasan masyarakat, untuk untuk lebih memberi perhatian dan jalan terbaik dalam mengatasi, kelahiran bayi dengan Bibir dan Lelangit Sumbing. Catatan ini tak lepas melihat apa yang disampaikan World Health Organization, yang menunjukkan 1 dari 500-700 dari bayi baru lahir, terlahir dengan adanya Bibir dan Lelangit Sumbing, […]
Terasa, Anda dan banyak dari kita kesulitan membendung dan menghindari godaan kuliner. Terlebih tradisi Lebaran yang diwarnai dengan hidangan lezat. Faktanya, selama perayaan, mayoritas masyarakat bahkan sering mengonsumsi makanan lebih dari tiga kali dalam sehari. Dan, penganan yang dikonsumsi yang kaya akan lemak yang dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi. Berujung, dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan jangka panjang. […]