Perubahan ekspektasi ini menunjukkan bahwa masa depan teknologi tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa canggih sebuah perangkat, tetapi juga oleh seberapa baik teknologi mampu memahami kebutuhan penggunanya. “Di Samsung, kami percaya AI seharusnya hadir bukan hanya sebagai inovasi teknologi, tetapi sebagai solusi yang mampu memberikan nilai nyata dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, AI perlu bekerja […]
Di era modern, menjalani gaya hidup sehat sudah merupakan kunci utama untuk tetap sehat. Dalam menjalani gaya hidup sehat, ada beberapa faktor penting yang menyertai dan perlu dijalani secara konsisten. Adalah, asupan gizi yang seimbang, cukup istirahat dan olahraga juga cukup.
Terlebih bila melihat data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, penyebab kematian tertinggi di Indonesia adalah penyakit tidak menular. Dan, menjalani gaya hidup sehat kiranya tidak hanya dapat mencegah faktor pencetus penyakit tidak menular (PTM), tetapi oleh beberapa jurnal ilmiah menyebutkan gaya hidup sehat dapat memperpanjang usia seseorang.
Adalah PTTEP Perusahaan eksplorasi dan produksi yang bergerak di bidang perminyakan, berpusat di Bangkok Thailand, bekerjasama dengan Dompet Dhuafa, — Lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF, CSR dan dana-dana kemanusiaan lainnya — mendirikan Gerai Sehat Rorotan pada tahun 2015.
Tahun 2018, ini berkaitan memperingati hari ulang tahun ke-3, Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Korps Marinir, yang juga memperingati HUT ke-73, melakukan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan Festival Hidup Sehat.
Keterangan Foto 1: Kiri ke kanan, Afiat Djajanegara General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Mr. Titi Thongjen, Vice President PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) Indonesia Asset, Herdiansah, Direktur CSR Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE)
Kegiatan yang merupakan puncak acara dari perayaan HUT Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa, bertempat di lapangan Nico Nender Kesatrian Yontaifib 1 Marinir Marunda, tercatat sebanyak 1.104 orang yang turut serta menjadi peserta karnaval jalan sehat.
Sambutan masyarakat sangat terasa, karena ragam kegiatan yang digelar, antara lain : lomba mewarnai untuk anak-anak TK dan SD, pasar sayur dan buah sehat terjangkau, bazar jajanan sehat, pemeriksaan kesehatan dan konsultasi kesehatan, juga ada talkshow kesehatan dan hiburan.
Sebagian besar peserta karnaval jalan sehat merupakan warga masyarakat dari tujuh Kelurahan di Kecamatan Cilincing. Hal ini mengingat salah satu tujuan dari kegiatan ini yakni memperkuat hubungan antar warga dan kader sehat Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa, khususnya warga Kecamatan Cilincing, Kelurahan Rorotan, lokasi di mana Gerai Sehat Rorotan berada.
Tujuan lain dari kegiatan ini yakni memperkenalkan Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa kepada masyarakat luas untuk lebih mengenal Gerai Sehat Rorotan, mengingat saat ini Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa telah menjadi provider BPJS Kesehatan. Dengan demikian, masyarakat bisa dapat berobat di Gerai Sehat Rorotan dengan menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan tersebut.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan Korps Marinir kepada masyarakat khususnya warga Marunda dan sekitarnya. Maka dalam acara ini warga masyarakat dapat melihat static show berbagai macam peralatan dan senjata (alutsista) yang dimiliki Yontaifib 1 Marinir. Anak-anak juga dapat menikmati fasilitas outbound yang disiapkan untuk acara ini.
“Festival hidup sehat Jakarta merupakan acara puncak perayaan HUT ke 3 Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa, sekaligus perayaan HUT ke-73 Korps Marinir. Selaku penyelenggara, kami sangat mengapresiasi tingginya animo masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini. Semoga ke depan Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa selalu di hati masyarakat.” ujar Afiat Djajanegara, General Affairs Manager PTTEP Indonesia.
Iwan Ridwan selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa Social Enterprise menjelaskan edukasi kesehatan,“Selaku penyedia layanan kesehatan kepada masyarakat kami tentunya berharap masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup mengenai BPJS Kesehatan. Alhamdulillah, saat ini Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa telah menjadi provider BPJS. Dengan semikian, warga masyarakat di sekitar kelurahan Rorotan dam sekitarmya dapat berobat ke kami ataupun berkonsultasi terkait BPJS Kesehatan. Kami tentunya akan melayani dengan senang hati”.
Pada kesempatan yang sama, Mayor Marinir Mahfud Dwi Hafinanto S.H.M.TR Hanla selaku komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Korps Marinir untuk menyelenggarakan aktivitas yang sangat bermanfaat untuk masyarakat. Kolaborasi yang baik antara Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa dengan Korps Marinir menjadikan dua lembaga ini semakin dikenal dan dicintai masyarakat.
“Tentunya kami berharap semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses mengingat ini merupakan kolaborasi yang sangat bagus untuk kegiatan yang sangat positif yakni perayaan HUT ke-3 Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa sekaligus perayaan HUT ke-73 Korps Marinir Indonesia. Semoga melalui kegiatan ini masyarakat menjadi semakin mengenal dan mencintai kami.” ujar Mayor Marinir Mahfud Dwi Hafinanto S.H.M.TR Hanla.
Acara yang membahana kemeriahannya, turut dihadiri Walikota Jakarta Utara dan stakeholder Pemerintah Jakarta Utara.
Anak tumbuh dan berkembang secara optimal tentu merupakan harapan dan keinginan setiap orangtua. Namun, untuk mewujudkan keinginan dapat menghadirkan putra putri yang sehat, tangguh dan cerdas, tentu perlu didukung dengan asupan gizi lengkap seimbang. Hanya saja, tak sedikit orangtua yang masih kurang mengantongi pengetahuan soal gizi anak. Dikatakan oleh Ahli gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat […]
Walaupun cerita tentang sakit gigi sudah banyak menjadi topik pembicaraan tapi ternyata terbilang banyak juga masyarakat yang masih termakan oleh mitos. Mana kah yang fakta dan mana yang mitos? Berikut keterangan menarik dari Kepala Departemen Konservasi Gigi, FKG Universitas Prof. Dr. Moestopo (UPDM) Jakarta, Dr. drg. Rina Permatasari, SpKG, mengenai : Kasus 1 : Menggunakan […]
Fakta bahwa Indonesia masih memiliki beban penyakit TBC tertinggi kedua di Dunia, dan diperkirakan 845.000 orang di Indonesia jatuh sakit akibat Mycobacterium tuberculosis, namun hanya 67% atau 568.987 kasus TBC yang ternotifikasi ke Kementerian Kesehatan pada tahun 2019. Dalam rangka menurunkan jumlah kasus dan menekan penularan penyakit TBC dan TBC RO di Indonesia, Kementerian Kesehatan […]