Terbilang banyak rumah di Indonesia yang tidak selalu memiliki ruang bermain khusus. Melainkan, ruang keluarga, kamar tidur, bahkan teras sering kali menjadi tempat anak bermain dan bereksplorasi serta keluarga berkumpul. Berangkat dari pengamatan itulah kiranya, dan tak terbantahkan bila IKEA Indonesia lantas menghadirkan berbagai pilihan produk dari koleksi GREJSIMOJS yang dirancang untuk menghadirkan lebih banyak momen bermain […]
Menginjak era Kemerdekaan Republik Indonesia, Merah Putih yang telah menyatukan Bangsa, ini dan seterusnya hingga kini dan sampai kapan pun, menjadi simbol yang mendorong semangat masyarakat Indonesia untuk terus bersatu.
Merah Putih mencerminkan kekuatan kita sebagai Bangsa yang satu.
Berdasarkan itu juga, Wall’s, brand es krim dari PT Unilever Indonesia Tbk., mengajak masyarakat untuk lebih memaknai dan mempererat persatuan melalui kampanye “Merah Putih Menyatukan Kita”.
Acara peluncuran kampanye “Merah Putih Menyatukan Kita”, bertempat Nusa Indonesian Gastroonomy, Kemang – Jakarta Selatan, pada 19 Agustus 2019, Arya Bahupringga selaku Head of Marketing Ice Cream PT Unilever Indonesia Tbk. menuturkan, “Sejak tahun 1992, Wall’s es krim yang dikenal memiliki logo berwarna merah dan putih. Sejalan dengan purpose atau tujuan mulia dari Wall’s, yaitu #SemuaJadiHappy, menghadirkan produk-produknya yang membahagiakan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Jadi inilah yang menginspirasi Wall’s mempersembahkan kampanye “Merah Putih Menyatukan Kita’.”
Di acara yang dipandu aktris Ersa Mayori, dan menghadirkan Hanifan Yudani Kusumah, Atlet Pencak Silat kebanggaan Indonesia, Peraih Medali Emas di Asian Games 2018 lalu, dan Farida Ratna Djuita, S.H. M.Hum., Ketua Yayasan Pembinaan Anak Cacat Nasional, ketiganya menyampaikan menyambut baik tujuan acara dari kampanye yang diluncurkan Wall’s.
Arya Bahupringga, Head of Marketing Ice Cream PT Unilever Indonesia Tbk., – Farida Ratna Djuita, S.H. M.Hum., Ketua Yayasan Pembinaan Anak Cacat Nasional – Hanifan Yudani Kusumah, Atlet pencak silat peraih medali emas Asian Games 2018
Dituturkan oleh Farida Ratna Djuita,”Sebagai anggota masyarakat yang kurang beruntung, penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses/fasilitas umum, pendidikan, hak untuk bekerja, dan beberapa lainnya. Sekalipun penyandang disabilitas memiliki keterbatasan, namun mereka punya hak, semangat dan cita-cita yang sama seperti kita untuk mencapai kebahagiaan. Mereka menginginkan kenyamanan, kemudahan dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi di tengah kehidupan masyarakat sehingga dapat hidup mandiri sesuai batas kemampuan mereka. Pemahaman tentang kesetaraan terhadap penyandang disabilitas ini harus ditanamkan sejak dini pada anak-anak, agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang saling berempati.”
Tentu sangat berartinya. Wall’s memanglah sangat percaya bahwa kebahagiaan adalah hak semua orang tanpa terkecuali. Untuk itu, sebagai bagian dari kampanye “Merah Putih Menyatukan Kita”, pada tanggal 15 Agustus 2109 lalu Wall’s menggelar acara “Wall’s Happy Day” di kota Bandung bersama dengan 74 anak penyandang disabilitas asuhan Yayasan Pembinaan Anak Cacat dan 74 anak non-disabilitas.
Lebih dari itu, sepanjang Agustus 2019, Wall’s berbagi kebahagiaan kepada anak-anak dengan menghadirkan 74 ribu es krim di 124 kota yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Terinspirasi dari indahnya persatuan di tengah keberagaman, Wall’s meluncurkan 2 varian es krim limited edition : Brownie Alpukat dan Kelapa Jeruk.
Di tengah krisis akibat pandemi Covid-19 yang memberi ragam akibat, di antaranya goyah di perekonnomian, namun ada pesona tersendiri. Kaum wanita perempuan membuktikan perannya secara signifikan, salah satunya dalam aspek ekonomi. Di Rorotan, Jakarta Utara contohnya, banyak tumbuh Ibu Tangguh yang menjadi penggerak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Berkaitan hal itu juga kiranya, PTTEP, […]
01 Oktober 2018 @Galeri Indonesia Kaya, Mall Grand Indonesia, Jakarta Ringkasan film pendek berdurasi 8 menit yang dapat disaksikan melalui di kanal Youtube Indonesia Kaya mulai 2 Oktober 2018, dibuat dari hasil kerjasama Titimangsa Foundation dengan Fourcolours Films dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, dipersembahkan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada […]
Diana Rikasari, penulis, berkolaborasi dengan Dinda Puspitasari, ilustrator, setelah berhasil menembus kesuksesan dengan meraih banyak pembaca — terutama — kaum millenials, melalui #88LOVELIFE yang terdiri dari 3 buku — masing-masing bicara tentang tema berbeda, mimpi, passion, dan prioritas — segera kembali menyapa pembaca setianya dengan menghadirkan buku yang semakin berpesona. Dipastikan buku karya Diana […]