Terbilang banyak yang masih memandang golf sebagai olahraga eksklusif yang ribet dan mahal. Karena, di label “rich man’s sport” butuh tas, strik, sepatu khusus, serta antrean biaya untuk keanggotaan atau sewa lapangan. Padahal, layaknya olahraga santai populer lainnya seperti biliar atau bowling, yang di akhir pekan atau sore bisa dijadikan hiburan ringan dengan biaya relatif […]
Sebagai kontribusi sosial terhadap dampak
virus corona (Covid-19) kepada
pekerja lapangan, khususnya driver online, perusahaan periklanan global, Dentsu Aegis
Network (DAN) Indonesia meluncurkan kampanye di media sosial #DonasikanOngkosmu.
Dentsu terbilang terus-menerus melakukan pemantauan
terhadap perkembangan isu Covid-19,
sekaligus memberikan respons yang berdampak positif bagi masyarakat.
Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah menggerakkan sebuah kampanye di
akun Instagram untuk mengajak
para pekerja kantoran yang kesehariannya menggunakan jasa layanan ride-hailing (seperti ojek ataupun taksi online) agar dapat tetap menyisihkan ongkos
transportasinya kepada driver online
yang sedang sulit mendapatkan orderan.
Terlebih lagi, driver online tidak beraktivitas seperti pekerja kantoran yang bisa
menerapkan sistem work from home
(WFH) atau bekerja dari rumah. Sejatinya, mereka harus tetap bekerja di
lapangan demi memenuhi kebutuhan sehari-harinya, meski penyebaran virus corona terus terjadi.
Menurut Igun Wicaksono, Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda), “Pendapatan para pengemudi ojek online menurun sebesar 50% dan dianggap akan terus menurun hingga 80% karena adanya kebijakan WFH untuk mengurangi penyebaran virus corona.”
“Inilah yang menjadi salah satu concern kami di situasi pandemi seperti ini. Sekarang waktunya
kita merefleksikan diri dan memberi perhatian lebih kepada orang-orang
yang berperan penting di kegiatan kita sehari-hari.” Ujar Maya Watono, Country CEO di DAN Indonesia.
Executive
Creative Director
dari Dentsu One and Isobar, Andreas menambahkan “Gotong-royong sudah menjadi
ciri khas Bangsa Indonesia. Dalam keadaan pandemi
seperti ini, kami yakin bahwa masih banyak orang yang ingin tulus
membantu, sehingga kami berusaha sebisa mungkin untuk memberikan wadah
sederhana dengan memanfaatkan kebiasaan orang pada umumnya dan mengubahnya
menjadi konsep donasi.”
Selain kepedulian terhadap masyarakat
lingkungan sekitar, Dentsu juga melakukan segala upaya secara internal
untuk mengantisipasi penyebaran virus corona
dalam lingkungan kerja, seperti fasilitas pengecekan suhu tubuh dan
sanitasi kantor, komunikasi peringatan kritis secara digital via DAN Alerts, serta sistem WFH yang sudah sejak tanggal 23 Maret 2020.
Dengan digitalisasi sistem kerja yang telah diterapkan setahun lalu, Dentsu yakin dengan bekerja dari rumah pun seluruh karyawannya bisa tetap memberikan solusi periklanan yang berkualitas terhadap para kliennya.
Biasanya remaja masjid itu dibentuk di masjid desa, kampung, atau perumahan tetapi tidak demikian dengan Remaja Masjid Nurul Iman. Remaja masjid ini dibentuk di sebuah sekolah menengah pertama yang menjadi ikon Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, tepatnya SMP Negeri 1 Babat. Sekolah yang dikepalai oleh Sujarno S. Pd., M. Pd. bertekad mendidik siswa-siswanya untuk terus mendalami […]
Karakteristik konsumen — terutama milenial — makin kritis terhadap isu-isu lingkungan dan sosial. Juga berpijak pada riset yang memperlihatkan bahwa berbagai tantangan di tengah pandemi ternyata tidak menyurutkan kepedulian konsumen akan isu-isu lingkungan ataupun sosial, terlebih di kalangan milenial. Fakta ini salah satunya terlihat dari pola mereka dalam berbelanja, di mana kini mereka justru semakin […]
Menyambut dan bertepatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, PT Unilever Indonesia, Tbk. (Perusahaan) mengumumkan penunjukkan Hernie Raharja, Director of Foods and Refreshments, menjadi Chairman dari Dewan Kesetaraan, Keberagaman, dan Inklusi (Equality, Diversity, and Inclusion Board—ED & I Board) Perusahaan. Melalui ED & I Board Unilever Indonesia, di bawah kepemimpinan Hernie Raharja, […]