Terbilang banyak yang masih memandang golf sebagai olahraga eksklusif yang ribet dan mahal. Karena, di label “rich man’s sport” butuh tas, strik, sepatu khusus, serta antrean biaya untuk keanggotaan atau sewa lapangan. Padahal, layaknya olahraga santai populer lainnya seperti biliar atau bowling, yang di akhir pekan atau sore bisa dijadikan hiburan ringan dengan biaya relatif […]
Karakteristik konsumen — terutama milenial — makin kritis terhadap isu-isu lingkungan dan sosial. Juga berpijak pada riset yang memperlihatkan bahwa berbagai tantangan di tengah pandemi ternyata tidak menyurutkan kepedulian konsumen akan isu-isu lingkungan ataupun sosial, terlebih di kalangan milenial.
Fakta ini salah satunya terlihat dari pola mereka dalam berbelanja, di mana kini mereka justru semakin aktif mencari brand yang dapat membantu mewujudkan harapan mereka untuk Indonesia yang lebih hijau, sehat, sejahtera, adil dan inklusif.
Sejalan dengan kebutuhan, ini sebagai Perusahaan yang beroperasi berlandaskan purpose atau tujuan mulia, Unilever Indonesia ingin melibatkan konsumen secara langsung untuk turut berkontribusi dalam upaya-upaya berkelanjutan yang akan memberikan kebaikan kepada lingkungan dan masyarakat.
Lebih jauh lagi, Unilever Indonesia sadar bahwa konsumen, terutama milenial, tidak hanya ingin menggunakan brand dengan purpose jelas dan aksi nyata. Banyak dari mereka juga memiliki purpose kuat dan sudah memulai inisiatif mereka sendiri untuk menjadi forces for good atau pendorong kebaikan.
Dari sana, PT Unilever Indonesia, Tbk., Rabu, 1 Agustu 2021, meluncurkan kembali kampanye “Every U Does Good” (“Setiap U Beri Kebaikan”) untuk mengajak konsumen berbuat kebaikan melalui cara yang sederhana, yaitu dengan memilih produk atau brand yang mampu memberikan manfaat positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Kampanye menawan yang diluncurkan bertepatan dengan minggu perayaan Kemerdekaan Indonesia, ini juga digelar program “Every U Does Good Heroes” untuk menemukan sosok-sosok muda yang mampu mewujudkan purpose dan kontribusi mereka menuju Indonesia yang lebih baik.
Ira Noviarti, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. menyampaikan, “‘The Unilever Compass’ menempatkan purpose atau tujuan mulia sebagai ‘jantung’ dari segala yang kami lakukan, baik sebagai karyawan, brand, mau pun Perusahaan. Kamipercaya bahwa bisnis seharusnya mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi Dunia. Hal ini tertuang dalam tiga pilar kebaikan yang selalu kami ke depankan, yaitu Membangun planet yang lebih lestari, Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, dan Berkontribusi pada masyarakat yang lebih adil dan inklusif.”
Terlebih di masa sulit, ketiga fokus tersebut menjadi landasan kuat bagi Unilever Indonesia untuk terus memberikan dampak kebaikan pada lingkungan dan masyarakat. Tekad ini salah satunya dimanifestasikan melalui purpose yang dimiliki sederetan brand Unilever Indonesia, yang kini berperan semakin kuat sebagai force for good atau pendorong kebaikan.
Di acara yang dipandu Tommy Prabowo, menghadirkan pembicara Adisti Bramanti, Commercial Director Kantar Indonesia, Worldpanel Division, M. Bijaksana Junerosano – Pelestari Lingkungan yang menggagas berbagai gerakan bijak sampah – dan Nicky Clara – Womanpreneur penyandang disabilitas -, Ira Noviarti melanjutkan,”Melalui kampanye ‘Every U Does Good’, kami ingin kembali mengedukasi masyarakat untuk berbuat kebaikan dengan menjadi konsumen yang lebih bijak dalam memilih produk. Saat mereka memilih brand-brand yang memiliki purpose, maka mereka secara langsung juga turut berkontribusi dalam upaya-upaya berkelanjutan untuk memberikan kebaikan kepada lingkungan dan masyarakat,“ lanjut Ira.
Sebanyak 16 brand Unilever Indonesia yang sangat dekat dengan keseharian konsumen ikut terlibat di dalam kampanye, ini yaitu Rexona, Sariwangi, Sunsilk, Pepsodent, Sunlight, Rinso, Clear, Lifebuoy, Vaseline, Wall’s, Bango, Glow & Lovely, Love Beauty Planet, Buavita, Royco, dan Dove Hair. Masing-masingnya memiliki purpose yang beragam sesuai dengan tiga pilar kebaikan Unilever.
Adisti Bramanti, Commercial Director Kantar Indonesia, Worldpanel Division menerangkan, “Studi Kantar memperlihatkan bahwa meski pun masih berada di tengah pandemi, hal ini ternyata tidak menyurutkan kepedulian konsumen akan berbagai isu lingkungan mau pun sosial. Lebih dari 50% konsumen Indonesia mengaku telah terdorong untuk memberikan aksi nyata. Sebagai contoh, 20% konsumen Indonesia kini berupaya untuk mengurangi sampah. Angka ini menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya dan millennials menjadi kelompok yang lebih peduli terhadap upaya tersebut dibandingkan kelompok lainnya. Selain mengharapkan inisiatif pemerintah, konsumen juga mengandalkan pihak produsen atau brand untuk ikut memainkan peranan.”
Pada perayaan Hari Kartini, tanggal 21 April tahun ini, ada yang berbeda dilakukan oleh Saraswati Learning Center (SLC). Sarana pendidikan bagi individu berkebutuhan khusus — berlokasi di Jalan Cempaka Putih — Jakarta Pusat — bergandeng Indoindians menghadirkan acara spesial “Seni Memberi-Lelang untuk Kemanuasiaan”. Acara bertema “Terima Kasih”, berlangsung di Tower Royal, Apartment 1Park Avenue, selatan […]
Untuk tujuan ingin menciptakan kaitan antara informasi digital, teknologi, serta solusi terhadap masalah sosial dan hak asasi manusia yang muncul akibat pandemi COVID-19, Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, bekerja sama dengan Asosiasi IoT (Internet of Things) Indonesia (ASIOTI), menggagas kompetisi EU Social DigiThon. Tahun ini ada yang menarik dari kompetisi U Social DigiThon. Bila semula […]
KOHLER Bold Design Awards (KBDA) pertama di Indonesia akhirnya mencapai puncaknya saat para desainer top Indonesia dianugerahi dalam gala dinner yang diadakan pada Jumat, 8 Maret 2019 di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski – Jakarta. Peserta yang menerima penghargaan terbaik adalah mereka yang menunjukkan keberanian dan kreativitas, estetika ruang/bangunan, desain yang praktis dan aplikatif, serta […]