Hadir dengan chipset Exynos 1680 dan sistem pendingin Vapor Chamber yang ditingkatkan untuk menghadirkan performa stabil saat gaming, scrolling social media, hingga multitasking banyak aplikasi, Samsung Galaxy A57 5G bisa menjadi pilihan dan dalam genggaman. Sudah berapa kali smartphone lag di momen krusial saat gaming, atau scrolling sosial media mendadak patah-patah padahal baru dipakai sebentar […]
Ada yang berbeda dan berdaya tarik tersendiri, dari gelar acara peresmian Pekan Imunisasi Dunia 2022 yang berlangsung di RS Mandaya, Banten, pada Selasa, 19 april 2022.
Tentu menawan. Dihadiri dan memberi sambutan sejumlah Pejabat terkait, di antaranya adalah dr. Anastina Tahjoo, MARS, CEO Mandaya Hospital Group, Tubagus Arie Rukmantara selaku Chief of Java Field Office, Bambang Chriswanto, Policy & Public Affairs Director PT Pfizer Indonesia dan H. Andika Hazrumy, S.Sos., M.A.P., Wakil Gubernur Provinsi Banten, yang secara simbolis turut memberikan vaksin OPV pada bayi/baduta.
Kian lengkap daya pesona acara yang berlangsung di Mandaya Hospital, Banten, adalah kehadiran puluhan anak bersama orangtua dan Guru. Bahkan, mengawali berlangsungnya acara, bertabur suara indah seorang siswi saat melantunkan lagu dan nada indah alat musik yang dimainkan oleh juga seorang siswi.
Inti acara, adalah kabar terindah yang disampaikan dr. Anastina Tahjoo, MARS, CEO Mandaya Hospital Group. Dikatakan, bahwa Provinsi Banten berhasil mencapai target vaksinasi COVID-19 tertinggi yaitu 94 persen. “Ini merupakan kabar yang sangat membahagiakan. Keberhasilan ini tentu berkat kerja keras dan kerja sama dari berbagai pihak. Kami pun siap menjadi sentra vaksinasi, terlebih, kami punya semua jenis vaksin yang lngkap,” ujar dr. Anastina Tahjoo.
Atas keberhasilan yang diraih Provinsi Banten, ini dan H. Andika Hazrumy, S.Sos., M.A.P., Wakil Gubernur Provinsi Banten, menyampaikan,“Saya sangat mengapresiasi kerja sama berbagai pihak karena bisa mencapai target vaksinasi yang telah ditetapkan Pemerintah pusat. Untuk selanjutnya, kita juga lakukan jemput bola ke daerah-daerah pelosok sehingga bisa mencapai target vaksinasi COVID-19 tertinggi.”
Terbilang, Pekan Imunisasi Dunia (PID), merupakan inisiatif global yang diselenggarakan oleh Organisasi Dunia (WHO) setiap minggu terakhir April (24-30 April), bertujuan untuk mempromosikan penggunaan vaksin guna melindungi masyarakat segala usia dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin seperti penyakit pneumonia dan penyakit-penyakit lainnya.
Tubagus Arie Rukmantara selaku Chief of Java Field Office, mengatakan,”Bertepatan dengan momentum Pekan Imunisasi Dunia 2022, mari lengkapi segera jadual imunisasi anak. UNICEF juga mendukung penuh inisiatif Pemerintah Indonesia dan Pemprov Banten untuk menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Agustus tahun ini di Pulau Jawa serta luar Jawa yang dimulai Mei 2022.”
Rangkaian kegiatan Gebyar Pekan Imunisasi Dunia di Indonesia tahun, ini melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialiasi, PT Pfizer Indonesia. sebagai salah satu produsen vaksin pun turut mendukung. “Kegiatan-kegiatan, ini untuk memberikan kontribusi nyata dan dorongan yang lebih kuat dalam upaya bersama menyehatkan dan memberikan perlindungan keluarga dengan imunisasi lengkap,” ujar Bambang Chriswanto, Policy & Public Affairs Director PT Pfizer Indonesia.
Pandemi, dua tahun telah membuat pos pelayanan imunisasi kurang maksimal berfungsi. Survei UNICEF di tahun 2020 menunjukkan lebih dari 80% tempat pelayanan imunisasi tidak berfungsi maksimal. Sebagai akibatnya, banyak orang tua serta anak mengurangi mobilitas. Maka terkait dengan momentum Pekan Imunisasi Dunia 2022, diharapkan lengkapi segera jadual imunisasi anak. Gerakan yang sama juga dilakukan oleh seluruh Negara di Dunia secara serentak di bulan April ini.
Selain Pekan Imunisasi Dunia (World Immunization Week), UNICEF juga akan mendukung penuh inisiatif Pemerintah Indonesia dan Pemprov Banten dalam menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Agustus tahun ini di Pulau Jawa serta di luar Jawa yang akan dimulai bulan Mei.
Tentu dengan persiapan yang cukup baik, BIAN dapat membantu untuk mempercepat cakupan imunisasi anak untuk melengkapi status imunisasi balita seperti; Imunisasi Polio (tetes/OPV dan suntik/IPV), DPT-HB-HIB, dan imunisasi lainnya yang ada dalam jadual.
Tubagus Arie mengatakan, “Kejar Imunisasi” merupakan dasar rutin agar lengkap dapat dilaksanakan bersamaan dengan imunisasi rutin, sehingga dapat diberikan secara ganda atau dengan metode Multiple Injection (Pemberian Imunisasi Ganda)”..
Di penghujung acara, Tubagus Arie menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari adik-adik, ibu bapak, kakak, nenek kakek, nakes, Pemimpin Daerah, dan media yang ikut memastikan anak Indonesia jauh lebih sehat dan siap menjadi Generasi Emas 2045.
Untuk membantu masyarakat mengelola nyeri otot dan sendi secara praktis di tengah tren gaya hidup aktif, OMRON Healthcare Indonesia memperkenalkan perangkat terbaru berbasis TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation). Inovasi kesehatan berbasis teknologi ini mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Aktivitas tanpa pemanasan memadai mau pun manajemen pemulihan seperti pendinginan dapat meningkatkan risiko nyeri […]
Tiada henti hadirkan keindahan ke tengah masyarakat dan untuk masyarakat Indonesia. Berkaitan dalam rangkaian program Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2024, Pepsodent berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan 30 Rumah Sakit Gigi dan Mulut di berbagai wilayah Indonesia memberikan edukasi serta pemeriksaan dan perawatan gigi gratis dengan target menjangkau 5.000 anak yatim piatu. […]
Berkomitmen membantu meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat, Nestlé, produsen makanan dan minuman terbesar di dunia, menghadirkan Nestum. Merupakan bubur sereal sarapan yang dibuat sesuai dengan golden standing breakfast — berkandungan Grainsmarta dan multigrain –, Nestum bisa sebagai pilihan sarapan yang lebih sehat, bercita rasa lezat, serta menghasilkan rasa kenyang […]