Kehadiran 20 kelompok Teater terpilih siap menggetarkan panggung Festival Teater Indonesia (FTI) di empat Kota. Tepatnya, kotak titik temu FTI — merupakan kolaborasi TITIMANGSA dengan PENASTRI (Perkumpulan Nasional Teater Indonesia) serta didukung oleh Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI — : Medan : Bali Eksperimental Teater (Jembrana, Bali), Luna Vidya/Storytelling Academy […]
Ada yang berbeda dan berdaya tarik tersendiri, dari gelar acara peresmian Pekan Imunisasi Dunia 2022 yang berlangsung di RS Mandaya, Banten, pada Selasa, 19 april 2022.
Tentu menawan. Dihadiri dan memberi sambutan sejumlah Pejabat terkait, di antaranya adalah dr. Anastina Tahjoo, MARS, CEO Mandaya Hospital Group, Tubagus Arie Rukmantara selaku Chief of Java Field Office, Bambang Chriswanto, Policy & Public Affairs Director PT Pfizer Indonesia dan H. Andika Hazrumy, S.Sos., M.A.P., Wakil Gubernur Provinsi Banten, yang secara simbolis turut memberikan vaksin OPV pada bayi/baduta.
Kian lengkap daya pesona acara yang berlangsung di Mandaya Hospital, Banten, adalah kehadiran puluhan anak bersama orangtua dan Guru. Bahkan, mengawali berlangsungnya acara, bertabur suara indah seorang siswi saat melantunkan lagu dan nada indah alat musik yang dimainkan oleh juga seorang siswi.
Inti acara, adalah kabar terindah yang disampaikan dr. Anastina Tahjoo, MARS, CEO Mandaya Hospital Group. Dikatakan, bahwa Provinsi Banten berhasil mencapai target vaksinasi COVID-19 tertinggi yaitu 94 persen. “Ini merupakan kabar yang sangat membahagiakan. Keberhasilan ini tentu berkat kerja keras dan kerja sama dari berbagai pihak. Kami pun siap menjadi sentra vaksinasi, terlebih, kami punya semua jenis vaksin yang lngkap,” ujar dr. Anastina Tahjoo.
Atas keberhasilan yang diraih Provinsi Banten, ini dan H. Andika Hazrumy, S.Sos., M.A.P., Wakil Gubernur Provinsi Banten, menyampaikan,“Saya sangat mengapresiasi kerja sama berbagai pihak karena bisa mencapai target vaksinasi yang telah ditetapkan Pemerintah pusat. Untuk selanjutnya, kita juga lakukan jemput bola ke daerah-daerah pelosok sehingga bisa mencapai target vaksinasi COVID-19 tertinggi.”
Terbilang, Pekan Imunisasi Dunia (PID), merupakan inisiatif global yang diselenggarakan oleh Organisasi Dunia (WHO) setiap minggu terakhir April (24-30 April), bertujuan untuk mempromosikan penggunaan vaksin guna melindungi masyarakat segala usia dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin seperti penyakit pneumonia dan penyakit-penyakit lainnya.
Tubagus Arie Rukmantara selaku Chief of Java Field Office, mengatakan,”Bertepatan dengan momentum Pekan Imunisasi Dunia 2022, mari lengkapi segera jadual imunisasi anak. UNICEF juga mendukung penuh inisiatif Pemerintah Indonesia dan Pemprov Banten untuk menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Agustus tahun ini di Pulau Jawa serta luar Jawa yang dimulai Mei 2022.”
Rangkaian kegiatan Gebyar Pekan Imunisasi Dunia di Indonesia tahun, ini melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialiasi, PT Pfizer Indonesia. sebagai salah satu produsen vaksin pun turut mendukung. “Kegiatan-kegiatan, ini untuk memberikan kontribusi nyata dan dorongan yang lebih kuat dalam upaya bersama menyehatkan dan memberikan perlindungan keluarga dengan imunisasi lengkap,” ujar Bambang Chriswanto, Policy & Public Affairs Director PT Pfizer Indonesia.
Pandemi, dua tahun telah membuat pos pelayanan imunisasi kurang maksimal berfungsi. Survei UNICEF di tahun 2020 menunjukkan lebih dari 80% tempat pelayanan imunisasi tidak berfungsi maksimal. Sebagai akibatnya, banyak orang tua serta anak mengurangi mobilitas. Maka terkait dengan momentum Pekan Imunisasi Dunia 2022, diharapkan lengkapi segera jadual imunisasi anak. Gerakan yang sama juga dilakukan oleh seluruh Negara di Dunia secara serentak di bulan April ini.
Selain Pekan Imunisasi Dunia (World Immunization Week), UNICEF juga akan mendukung penuh inisiatif Pemerintah Indonesia dan Pemprov Banten dalam menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Agustus tahun ini di Pulau Jawa serta di luar Jawa yang akan dimulai bulan Mei.
Tentu dengan persiapan yang cukup baik, BIAN dapat membantu untuk mempercepat cakupan imunisasi anak untuk melengkapi status imunisasi balita seperti; Imunisasi Polio (tetes/OPV dan suntik/IPV), DPT-HB-HIB, dan imunisasi lainnya yang ada dalam jadual.
Tubagus Arie mengatakan, “Kejar Imunisasi” merupakan dasar rutin agar lengkap dapat dilaksanakan bersamaan dengan imunisasi rutin, sehingga dapat diberikan secara ganda atau dengan metode Multiple Injection (Pemberian Imunisasi Ganda)”..
Di penghujung acara, Tubagus Arie menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari adik-adik, ibu bapak, kakak, nenek kakek, nakes, Pemimpin Daerah, dan media yang ikut memastikan anak Indonesia jauh lebih sehat dan siap menjadi Generasi Emas 2045.
Untuk kasus baru kanker, Indonesia, menurut data GLOBOCAN 2020, terdapat 65.858 kasus, dengan jumlah kematian akibat kanker payudara sebanyak 22.430 kasus, ditemukan 36.633 kasus baru kanker serviks dengan jumlah kematian sebanyak 21.003 kasus dan angka kejadian kanker kolorektal mencapai 34.189 kasus. Berpijak dari sana, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) didukung oleh MS Glow menggelar webinar edukasi. […]
Untuk mendukung Pemerintah dalam mendorong pencegahan stunting di Indonesia, PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) berkelanjutan memperkuat kolaborasi. Dan dalam momentum peringatan Hari Gizi Nasional 2025, Sarihusada — Perusahaan yang memproduksi berbagai produk nutrisi untuk ibu hamil & menyusui dan anak — berkolaborasi dengan Alodokter — platform kesehatan digital nomor satu di Indonesia — meluncurkan kampanye […]
Jakarta, 17 Maret 2018 – Tercatat, sebanyak 90 persen penderita diabetes di seluruh dunia disebabkan gaya hidup yang kurang sehat. Tingginya kadar gula dalam darah merupakan salah satu tanda penyakit Diabetes Melitus (DM). DM merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin atau karena penggunaan yang efektif dari produksi insulin. Diabetes […]