FRAKTA, tas ikonik berwarna biru dari IKEA, tercatat sepanjang 30 tahun telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian jutaan pelanggan di seluruh Dunia. Dari sekadar solusi praktis membawa barang belanjaan, FRAKTA kini telah berkembang menjadi produk serbaguna, dan dengan penjualan tertinggi di IKEA, yaitu mencapai lebih dari 44 juta tas setiap tahunnya. Memasuki usia ke-30 tahun, […]
Berkomitmen membantu meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat, Nestlé, produsen makanan dan minuman terbesar di dunia, menghadirkan Nestum.
Merupakan bubur sereal sarapan yang dibuat sesuai dengan golden standing breakfast — berkandungan Grainsmarta dan multigrain –, Nestum bisa sebagai pilihan sarapan yang lebih sehat, bercita rasa lezat, serta menghasilkan rasa kenyang yang lebih lama.
Kehadiran bubur Nestum dalam berbagai varian rasa ini — Nestlé Nestum Porridge (rasa manis dan original), serta Nestlé Nestum 3-in-1 (rasa susu, susu & pisang, dan susu & cokelat), kiranya untuk memenuhi kebutuhan sejumlah orang yang akan memulai aktivitas pagi hari hari yang terkadang membuat sarapan pagi tersisihkan. Seringkali yang terjadi, di pagi hari sebelum melakukan aktivitas rutin, hanya mengonsumsi minuman.
Keterangan Photo 2 : Chef Steby Rafael
“Gizi yang terkandung dalam satu mangkuk Nestlé Nestum setara dengan protein dari satu gelar yoghurt, kalsium dari satu gelas susu, dan serat makanan dari satu lembar roti gandung,” jelas Eka Hardiana, Corporate Nutritionist Nestlé Nestum.
Dari sanalah kemudian membuat Nestum berinisitif meluncurkan gerakan “101 Nestum Healthy Bowls”, untuk tujuan mengajak masyarakat Indonesia berkreasi membuat aneka topping bubur Nestum yang praktis namun tetap sehat dan lezat.
Diluncurkannya “101 Nestum Healthy Bowls”, seperti dikatakan oleh Business Executive Officer Dairy Nestlé Indonesia Windy Cahyaning Wulan, di peluncuran “101 Nestum Healthy Bowls”, bertempat di hotel Ritz Carlton, SCBD – Jakarta, pada akhir bulan Januari 2019 lalu, tak lepas dari melihat fakta sebanyak 51% orang Indonesia menyadari bahwa sarapan adalah waktu makan terpenting dalam sehari.
Namun, 76% orang yang mengonsumsi sarapan di pagi hari belum memilih menu yang sesuai dengan golden standard breakfast, yaitu harus terdiri dari makanan dan minuman, bukan salah satunya.
Betapa pentingnya sarapan pagi, juga tercatat dari banyaknya penelitian yang membuktikan bahwa aktivitas mengonsumsi makanan saat sarapan memiliki banyak manfaat.
Ahli Gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, di acara yang sama menyampaikan,”Dengan mengonsumsi makanan saat sarapan, maka kita bisa merasakan manfaat yang lebih, baik dari sisi fisiologis maupun psikologis, dibandikangkan jika hanya mengonsumsi minuman saja.”
Dokter Rita Ramayulis melanjutkan keterangannya,”Proses pengolahan makanan berkaitan dengan keterampilan dan kemampuan koordinasi pergerakan motorik kasar di sekitar mulut, yang menstimulasi organ pencernaan, organ-organ lain termasuk jantung yang memompa darah. Dengan begitu, kerja otak dan otot akan lebih baik. Karenanya, dengan mengonsumsi makanan, kita tidak hanya bisa mengurangi rasa lapar , tapi juga juga meningkatkan kemampuan kognitif seperti daya ingat dan fokus”.
Untuk menyebarluaskan pesan mengonsumsi makanan di pagi hari, Nestlé Nestum mengajak masyarakat Indonesia untuk berbagi berbagai menu sarapan praktis yang mengangkat cita rasa Nusantara. Di antaranya dengan menggandeng Chef Steby Rafael, “Nestum 101 Healthy Bowls” memperkenalkan 5 menu kreasi sarapan Nestlé Nestum yang lezat, sehat dan praktis dibuatnya : Bubur Ayam Kari, Nasi Uduk, Ayam Jamur, Lapis (Parfaits) dan Panekuk.
Bagi kaum Hawa, kosmetik merupakan bagian dan kebutuhan dari lifestyle. Beriring kian waktu, ragam produk kosmetik dengan masing-masing faedah hadir di hadapan. Tinggal lagi, Stylishion memilih produk kosmetik yang sudah tentu — selain — mempertimbangkan segi kecantikan juga sekaligus kesehatan. Menarik untuk ditengok dan menjadikan pilihan Marcks’ dan Venus, 2 produk dari label kosmetik PT […]
Tidak terkesampaingkan, dan bahkan sangat terasakan masa pandemi Covid-19 memberi pengaruh kepada seluruh aspek kehidupan. Termasuk pelaksanaan program imunisasi Nasional. Tentu menjadi catatan, cakupan imunisasi di Indonesia sejak pandemi COVID-19 menurun drastis. Yang bila hal ini terus berlangsung, memungkinkan terjadinya wabah penyakit, yang seharusnya dapat dicegah dengan imunisasi. Maka bertepatan dengan Pekan Imunisasi Dunia, Pengurus […]
Mengenai penyakit kanker tak lepas dari kian waktu sudah semakin menjadi perhatian kita semua. Terlebih, penyakit ini tak terelakan menyentuh dan dapat dialami oleh berbagai kalangan, dari mulai usia kanak hingga usia lanjut. Maka betapa pentingnya mengenal lebih dekat dan lebih jauh mengenai penyakit kanker dan mendeteksi sejak dini. Maka sebaiknya disimak data GLOBOCAN 2022 […]