Terlebih mendekati momen Idul Fitri. tunjangan Hari Raya atau THR sering menjadi kesempatan untuk memberikan sentuhan baru pada rumah. Namun bila tanpa pengelolaan yang tepat, dana tambahan ini mudah terserap untuk kebutuhan musiman dan berakhir dengan meninggalkan tekanan finansial setelah perayaan. Menurut artikel di Media Keuangan, Kementerian Keuangan menekankan terbilang pentingnya mengalokasikan THR sejak awal […]
Pada perayaan Hari Kartini, tanggal 21 April tahun ini, ada yang berbeda dilakukan oleh Saraswati Learning Center (SLC). Sarana pendidikan bagi individu berkebutuhan khusus — berlokasi di Jalan Cempaka Putih — Jakarta Pusat — bergandeng Indoindians menghadirkan acara spesial “Seni Memberi-Lelang untuk Kemanuasiaan”.
Acara bertema “Terima Kasih”, berlangsung di Tower Royal, Apartment 1Park Avenue, selatan Jakarta, bila melibatkan atau didukung 18 pelaku seni yang mendedikasikan waktu dan sejumlah bakat mereka bagi anak kanak SLC yang berkarya lewat lukisan, kerajinan tangan dan fotografi, ini memanglah sesuai tujuannya.
Yaitu, mengumpulkan dana bagi individu berkebutuhan khusus dan keluarga tidak mampu agar dapat mengenyam pendidikan di SLC, melalui lelang karya seni hasil karya pelaku dan individu berkebutuhan khusus.
Pada kesempatan ini, SLC berterimakasih kepada komunitas yang bersama-sama mau memberikan perubahan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Jakarta.
Saraswati (kedua dari kiri)
Maka jika Anda melihat hasil karya yang telah disajikan, maka Anda akan melihat ide-ide inspirasional mereka, termasuk kerja keras dan kegigihan mereka untuk disajikan dalam “Seni Memberi-Lelang untuk Kemanusiaan.”
Kian memukau saja, seluruh karya seni ini diharapkan bisa menghasilkan dana untuk keberlangsungan pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di SLC. Kini jadilah agen perubahan dan ikut serta dalam acara ini.
Jadi dukungan Anda bisa dilakukan dengan mengunjungi stan SLC “Melampaui Keterbatasan”, yang produk-produknya dibuat oleh kaum dewasa SLC. Mampirlah, berinteraksilah dengan para siswa, berilah mereka semangat, dan jadikan mereka bagian dari komunitas kita !
Demikian disampaikan oleh Saraswati.
Saraswati menambahkan,”Melalui acara yang diselenggarakan sejak tahun 2017, ini diharapkan komunitas bisa berbagi. Dengan membeli pelelangan karya seni yang kami hadirkan, hasilnya lagsung dapat dirasakan manfaatnya oleh individu berkebutuhan khusus dari keluarga tidak mampu. Kami sampaikan terima kasih.”
Menarik dari gelar acara SLC dan Indoindians, yang merupakan kegiatan, tidak sampai di acara lelang. Tapi, di acara yang dihadiri sejumlah tamu spesial, di antaranya nampak Ibu dewi Motik, terasa kian membahana menariknya melihat kehadiran anak kanak hingga usia remaja, yang tampil mengisi acara. Menyanyi dan menari bersama.
Dari penyelenggaraan penganugerahan “L’Oréal–UNESCO For Women in Science (FWIS)” National fellowships ke-16 L’Oréal, hasil kerjasama L’Oréal, perusahaan berbasis sains dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), terpilih 4 perempuan Peneliti Indonesia. Keempat perempuan yang berhak menerima Penghargaan “L’Oréal-UNESCO For Women in Science (FWIS) 2019, sesuai keputusan Dewan Juri yang diketuai oleh Prof. Dr. Endang Sukara […]
Pandemi Covid-19 yang melanda Tanah Air, memberi ragam dampak yang sangat dirasakan oleh lapisan masyarakat luas. Melihat dan turut merasakan apa yang dirasakan oleh banyak lapisan masyarakat akibat pandemi, berbagai pihak memberi perhatian khusus, dan dukungan terbaik. Di antaranya adalah McDonald’s Indonesia, yang berkomitmen untuk berkelanjutan memberi dukungan program Pemerintah, dan berbagi guna meringankan kebutuhan […]
Gerakan #Mulaitanpasedotan, inisiasi McDonald’s Indonesia, yang dimulai pada penghujung tahun 2018, beroleh sambutan baik — paling utama – dari Instansi Pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Sampah dan Bahan Berbahaya dan Beracun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Melalui Gerakan #Mulaitanpasedotan yang dilaksanakan secara serentak di 189 gerai McDonald’s di seluruh […]