Demam dapat menjadi tanda awal terjadinya infeksi atau kondisi medis lainnya. Dan menurut U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC, 2024), — sebagai otoritas kesehatan masyarakat terkemuka — demam merupakan salah satu indikator klinis awal yang umum digunakan tenaga kesehatan untuk mendeteksi infeksi dan mengidentifikasi perubahan kondisi tubuh. Karenanya, keakuratan hasil pengukuran sangat diperlukan […]
Pada perayaan Hari Kartini, tanggal 21 April tahun ini, ada yang berbeda dilakukan oleh Saraswati Learning Center (SLC). Sarana pendidikan bagi individu berkebutuhan khusus — berlokasi di Jalan Cempaka Putih — Jakarta Pusat — bergandeng Indoindians menghadirkan acara spesial “Seni Memberi-Lelang untuk Kemanuasiaan”.
Acara bertema “Terima Kasih”, berlangsung di Tower Royal, Apartment 1Park Avenue, selatan Jakarta, bila melibatkan atau didukung 18 pelaku seni yang mendedikasikan waktu dan sejumlah bakat mereka bagi anak kanak SLC yang berkarya lewat lukisan, kerajinan tangan dan fotografi, ini memanglah sesuai tujuannya.
Yaitu, mengumpulkan dana bagi individu berkebutuhan khusus dan keluarga tidak mampu agar dapat mengenyam pendidikan di SLC, melalui lelang karya seni hasil karya pelaku dan individu berkebutuhan khusus.
Pada kesempatan ini, SLC berterimakasih kepada komunitas yang bersama-sama mau memberikan perubahan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Jakarta.
Saraswati (kedua dari kiri)
Maka jika Anda melihat hasil karya yang telah disajikan, maka Anda akan melihat ide-ide inspirasional mereka, termasuk kerja keras dan kegigihan mereka untuk disajikan dalam “Seni Memberi-Lelang untuk Kemanusiaan.”
Kian memukau saja, seluruh karya seni ini diharapkan bisa menghasilkan dana untuk keberlangsungan pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di SLC. Kini jadilah agen perubahan dan ikut serta dalam acara ini.
Jadi dukungan Anda bisa dilakukan dengan mengunjungi stan SLC “Melampaui Keterbatasan”, yang produk-produknya dibuat oleh kaum dewasa SLC. Mampirlah, berinteraksilah dengan para siswa, berilah mereka semangat, dan jadikan mereka bagian dari komunitas kita !
Demikian disampaikan oleh Saraswati.
Saraswati menambahkan,”Melalui acara yang diselenggarakan sejak tahun 2017, ini diharapkan komunitas bisa berbagi. Dengan membeli pelelangan karya seni yang kami hadirkan, hasilnya lagsung dapat dirasakan manfaatnya oleh individu berkebutuhan khusus dari keluarga tidak mampu. Kami sampaikan terima kasih.”
Menarik dari gelar acara SLC dan Indoindians, yang merupakan kegiatan, tidak sampai di acara lelang. Tapi, di acara yang dihadiri sejumlah tamu spesial, di antaranya nampak Ibu dewi Motik, terasa kian membahana menariknya melihat kehadiran anak kanak hingga usia remaja, yang tampil mengisi acara. Menyanyi dan menari bersama.
Secara global dampak COVID-19 berakibat krisis yang mengguncang Ekonomi dan masalah Kesehatan masyarakat secara global serta Dunia Pendidikan. Menanggapi dampak pandemi beriring untuk membantu Negara-Negara mitra mengatasi masalah kesehatan dan dampak sosial ekonomi akibat pandemi, Uni Eropa, beserta Negara-Negara Anggotanya dan lembaga keuangan Eropa atau disebut juga dengan “Tim Eropa” memberikan paket bantuan sebesar €46 […]
Jakarta, 4 Juni 2018 – Menyambut perayaan ulang tahun ke-10 pada Desember mendatang, IMBEX Series kembali hadirkan Festival kebutuhan Ibu dan anak. Festival bertajuk ‘Mommy N Me’ yang diselenggarakan untuk ke-2 kalinya, berlangsung pada tanggal 1 – 3 Juni 2018, di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, dimeriahkan dengan kehadiran lebih dari 200 brand ternama dunia. […]
Sangat terlihat dan sungguh nyata, Generasi Z atau Gen–Z, mendominasi populasi Indonesia dengan jumlah 27,94% adalah penggerak inovasi, kreativitas dan ide. Namun, di balik fakta, ini ternyata mereka juga generasi yang cenderung lebih gampang alami stress. Tergerak di sanalah kiranya, CLEAR, sampo anti ketombe nomor 1 di Indonesia mengajak para Gen–Z bebaskan diri dari stress dan ketombe, dengan menjalani […]