Tentu gerakan menawan dilakukan IKEA Indonesia. Enam bulan setelah banjir besar melanda Aceh Tamiang, IKEA Indonesia melalui program “Matching Donations” menyalurkan bantuan kepada 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka atau seluruh jumlah keluarga di desa tersebut. Jumlah penerima manfaat ini meningkat dari rencana awal 100 keluarga setelah IKEA Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah desa dan memahami […]
Dalam beberapa
dasawarsa terakhir sejumlah penyakit infeksi baru atau emerging infectious diseases (EIDs) mulai merebak, dan menjadi momok sehingga menjadi masalah kesehatan
utama di seluruh Dunia. Termasuk
Indonesia. Contohnya virus Corona
(COVID-19).
Melihat data dari di Coronavirus COVID-19 Global Cases by
Johan Hopkins CSSE, per 13 Maret 2020, menunjukkan jumlah orang yang terinfeksi virus COVID-19 secara global mencapai 128.343
jiwa, dan angka kematiannya telah mencapai 4.720 jiwa.
Di Indonesia, jumlah warga Negara Indonesia yang dites positif terkena virus
COVID-19, sudah pada angka serius.
Dari melihat hal itu,
Kementerian Kesehatan Repiublik Indonesa menyatakan telah menyiapkan 132 Rumah
Sakit rujukan yang tersebar di 32 Provinsi,
Untuk lebih
memasyrakatkan mengenai kesiapan Rumah Sakit rujukan ini, Perhimpunan
Rumah Sakita Seluruh Indonesia (PERSI) bekerjasama dengan PT Unilever Indonesia, Tbk., — melalui merek sabun cuci
tangannya yaitu Lifebuoy — , menggelar acara spesial dan bermanfaat yang
membahas mengenai kewaspadaan Industri Rumah Sakit
dalam menghadapi potensi penyebaran virus COVID-19 yang mulai merebak di
Indonesia.
Tidak kalah
pentingnya tujuan dari acara yang berlangsung pada medio Maret 2020, bertempat di
Restoran Amertha, Kebayoran Baru – Jakarta Selatan, yang menghadirkan Pembicara
Ahli : dr. Kuntjoro Adi
Purjanto, M.Kes. selaku Ketua
PERSI, dr. Mohammad Syahril
Mansyur, Sp.P, MPH selaku Direktur
Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, dr. Koesmedi Priharto, SpOT, selaku Ketua PERSI DKI Jakarta dan Maulani Affandi selaku Head of Skin Cleansing and Baby PT
Unilever Indonesia, Tbk., adalah mengingkatkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya hand hygiene atau
kebersihan tangan guna melindung diri, keluarga dan lingkungan dari virus
COVID-19.
Mengenai
keberadaan dan tugas Rumah Sakit
sendiri, dikatakan oleh dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes., Ketua
PERSI, “Tidak
hanya bertugas menangani potensi wabah virus COVID-19, namun seluruh Rumah
Sakit rujukan juga diandalkan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat,
misalnya tentang makna dan tata cara isolasi.”
Dr. Kuncoro
menambahkan,”Sesungguhnya, Rumah Sakit di Indonesia sudah mengantisipasi sebelum virus COVID-19 beredar. Hanya
saja, perlu refresh sarana untuk mengantisipasi dan mengatasinya.”
Kewaspadaan ini dibenarkan oleh dr. Mohammad Syahril Mansyur, Sp.P, MPH selaku Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso. Dan dkatakannya,“Sebanyak delapan kasus positif virus COVID-19 kini dirawat di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, dan berada dalam kondisi yang stabil.”
Pentingnya Hand Hygiene
Untuk mengantisipasi, di dalam PPI, kebersihan tangan menggunakan sabun dan
desinfektan adalah sarana efektif
untuk mencegah dan mengendalikan infeksi. Rumah Sakit menetapkan regulasi hand
hygiene yang mencakup kapan, di mana, dan bagaimana melakukan cuci tangan
mempergunakan sabun dan atau dengan disinfektan (hand sanitizer) serta
tersedianya fasilitas hand hygiene.
“Sangatlah penting,
dan sangat terbantu pencegahan virus
COVID-19 bila kita bersama saling mengingatkan, menegur dan memberi perhatian. Bukan
menjauhi,” kata dr. Mohammad Syahril,
yang memberi aspirasi pada Unilever, melalui prooduknya melawan Corona.
Di acara yang dipandu presenter Nadia Mulia, Maulani Affandi, Head of
Skin Cleansing and Baby PT Unilever Indonesia, Tbk. menyampaikan, “PT
Unilever Indonesia, Tbk. memiliki komitmen untuk terus mengedukasi masyarakat
akan pentingnya cuci tangan dengan sabun di waktu-waktu yang tepat. Edukasi ini
menyasar ke berbagai lapisan masyarakat, dari mulai Sekolah, Ibu-Ibu PKK, pasar
tradisional, dan lainnya dalam skala Nasional.
“Tentu, Rumah Sakit juga merupakan salah satu pilar penting bagi kami dalam
menyebarluaskan edukasi kebiasaan cuci tangan. Maka, dalam kesempatan ini,
melalui brand Lifebuoy, kami secara simbolis menyerahkan dukungan berupa
produk sabun cuci tangan ke 8 (delapan) Rumah Sakit rujukan yang tersebar di
wilayah Jakarta, termasuk RSPI Sulianti Saroso. Diharapkan dukungan ini akan
semakin menyokong kewaspadaan Rumah Sakit dalam melindungi masyarakat dan juga
petugas kesehatan dari penyebaran virus COVID-19.”
[]Andriza hamzah
Photo : Dok. Unilever
Keterangan Photo Utama (Ki-Ka) :
dr. Koesmedi
Priharto, SpOT, selaku Ketua PERSI DKI Jakarta, dr.
Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes. – Ketua PERSI, dr. Mohammad Syahril
Mansyur, Sp.P, MPH selaku Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI)
Prof. Dr. Sulianti Saroso, dan Maulani Affandi
selaku Head of Skin Cleansing and Baby PT Unilever Indonesia, Tbk.
Penyakit autoimun, merupakan suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh atau sistem imun menyerang tubuh sendiri, ada ratusan jenisnya. Salah satu yang sering diperbincangkan adalah Inflammatory Bowel Disease (IBD) atau Radang Usus. IBD merupakan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan kelainan yang berhubungan dengan peradangan pada saluran pencernaan atau gastrointestinal. Guna mewaspadai penyakit autoimun IBD, MCF (Marisza Cardoba Foundation), organisasi nirlaba yang […]
Diselenggarakannya webinar awam mengenai kanker prostas bertajuk “Apa Yang Perlu Diketahui Awam Mengenai Penyakit Kanker Prostat?”, diinisiasi oleh Departemen Urologi RSCM-FKUI didukung Johnson & Johnson Indonesia serta sejumlah mitra dan para pemangku kepentingan, tak lepas dari untuk tujuan mendukung gerakan edukasi awam, agar semakin paham dan mau memeriksakan kesehatan prostat. Catatan yang layak diketahui, kanker […]
Primaya Hospital Group, yang merupakan jaringan Rumah Sakit swasta di Indonesia dengan Perusahaan holding, PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk., (Perseroan) menawarkan saham ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana (Initial public offering). Ada pun kode saham PRAY yang ditawarkan sebanyak-banyaknya 302.222.300 saham biasa, atas nama yang seluruhnya adalah Saham Baru dan dikeluarkan dari portepel […]