World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Mendorong anak-anak untuk mencintai tanaman
sejak kecil, merupakan salah satu tujuan Taman
Buah Mekarsari saat mengusung program
Balita Berkebun yang diselenggarakan pada bulan Maret 2020. Selain itu, diharapkan Anak juga menjadi lebih
sehat dan membangun sisi pengetahuan mereka sejak kecil.
Program “Balita Berkebun”, dikatakan oleh Firman Setiawan, Marketing Communication Taman Buah Mekarsari, ditujukan untuk pengunjung regular, dan Jadi
tidak perlu dalam grup. Dan, program ini tidak sebatas untuk Balita,
tetapi orangtua juga bisa ikut
menyertai.
“Setelah Balita beserta orangtua sudah membeli tiket, langsung masuk ke area sayuran tomat dan cabe, di Pertanian Terpadu, untuk berkegiatan. Di sini, Balita melakukan penanaman tanaman dan hasilnya bisa dibawa pulang,” kata Firman Setiawan saat ditemui di Area d’Farm Taman Buah Mekarsari, Bogor, Selasa (17/3/2020).
Firman Setiawan menambahkan penjelasannya,
bahwa pemilihan sayuran sebagai tanaman
untuk program “Balita Berkebun” adalah karena tanaman ini termasuk gampang
untuk ditanam dan tidak cepat layu. Proses penanaman dan edukasi, juga hanya sekitar 20 menit. Untuk selanjutnya, tanaman bisa dibawa pulang dan perawatan bisa
dilanjutkan di rumah.
“Dengan program “Balita Berkebun” ini,
kita mencoba mengajak anak-anak untuk terbiasa bersentuhan langsung dengan
alam. Kita mau mengajak anak-anak, untuk merasakan bahwa bermain di alam juga
menyenangkan. Jadi mereka tidak hanya terpaku pada gadget,” urainya.
Selain itu, dengan memberikan edukasi dalam bahasa yang dimengerti oleh anak seusai tersebut, sama saja dengan mendorong sisi pengetahuan mereka untuk berkembang sejak dini.
“Beberapa literatur juga menyebutkan
bahwa bermain di ruang terbuka hijau, bersentuhan dengan tanah, bisa membantu
sistem kekebalan tubuh anak. Sehingga bisa dapat keuntungan berlipat, bisa fun, sehat dan dapat edukasi. Jadi dengan
cara sederhana, bisa mendapatkan banyak manfaat. Bisa saya sampaikan, mengikuti program ini bisa mendatangkan banyak
manfaat,” ujarnya lebih lanjut.
Tambahnya,”Berkebun juga sebagai salah satu
cara untuk menurunkan tingkat stres.”.
Melepas bulan Oktober 2022, acara menawan penuh pesona, bertajuk Ngopi Bareng Alumni Seri V “Kebaya Goes to UNESCO”, kembali hadir dan memukau. Acara yang berlangsung di Avenue of the Stars, Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan pada pk 16.00 – 19.30 WIB, diselenggarakan oleh Alumni Untuk Indonesia(AUI), bertebar penampilan pelaku seni hiburan. Diawali nyanyi bersama […]
01 Oktober 2018 @Galeri Indonesia Kaya, Mall Grand Indonesia, Jakarta Ringkasan film pendek berdurasi 8 menit yang dapat disaksikan melalui di kanal Youtube Indonesia Kaya mulai 2 Oktober 2018, dibuat dari hasil kerjasama Titimangsa Foundation dengan Fourcolours Films dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, dipersembahkan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada […]
“Risiko Pneumonia di Era New Normal: Siapa Saja, Di mana Saja, Bisa Kena”, tajuk dari diskusi yang menarik sangat, diselenggrakan oleh Pfizer dan Lippo General Insurance, didukung Siloam Hospitals, bertepatan dan terkait Hari Pneumonia Sedunia 2022, yang jatuh pada tanggal 12 November 2022. Acara yang berlangsung di Aryaduta Lippo Village, Karawaci, Tangerang, ini bertujuan untuk […]