Tentu gerakan menawan dilakukan IKEA Indonesia. Enam bulan setelah banjir besar melanda Aceh Tamiang, IKEA Indonesia melalui program “Matching Donations” menyalurkan bantuan kepada 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka atau seluruh jumlah keluarga di desa tersebut. Jumlah penerima manfaat ini meningkat dari rencana awal 100 keluarga setelah IKEA Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah desa dan memahami […]
Mendorong anak-anak untuk mencintai tanaman
sejak kecil, merupakan salah satu tujuan Taman
Buah Mekarsari saat mengusung program
Balita Berkebun yang diselenggarakan pada bulan Maret 2020. Selain itu, diharapkan Anak juga menjadi lebih
sehat dan membangun sisi pengetahuan mereka sejak kecil.
Program “Balita Berkebun”, dikatakan oleh Firman Setiawan, Marketing Communication Taman Buah Mekarsari, ditujukan untuk pengunjung regular, dan Jadi
tidak perlu dalam grup. Dan, program ini tidak sebatas untuk Balita,
tetapi orangtua juga bisa ikut
menyertai.
“Setelah Balita beserta orangtua sudah membeli tiket, langsung masuk ke area sayuran tomat dan cabe, di Pertanian Terpadu, untuk berkegiatan. Di sini, Balita melakukan penanaman tanaman dan hasilnya bisa dibawa pulang,” kata Firman Setiawan saat ditemui di Area d’Farm Taman Buah Mekarsari, Bogor, Selasa (17/3/2020).
Firman Setiawan menambahkan penjelasannya,
bahwa pemilihan sayuran sebagai tanaman
untuk program “Balita Berkebun” adalah karena tanaman ini termasuk gampang
untuk ditanam dan tidak cepat layu. Proses penanaman dan edukasi, juga hanya sekitar 20 menit. Untuk selanjutnya, tanaman bisa dibawa pulang dan perawatan bisa
dilanjutkan di rumah.
“Dengan program “Balita Berkebun” ini,
kita mencoba mengajak anak-anak untuk terbiasa bersentuhan langsung dengan
alam. Kita mau mengajak anak-anak, untuk merasakan bahwa bermain di alam juga
menyenangkan. Jadi mereka tidak hanya terpaku pada gadget,” urainya.
Selain itu, dengan memberikan edukasi dalam bahasa yang dimengerti oleh anak seusai tersebut, sama saja dengan mendorong sisi pengetahuan mereka untuk berkembang sejak dini.
“Beberapa literatur juga menyebutkan
bahwa bermain di ruang terbuka hijau, bersentuhan dengan tanah, bisa membantu
sistem kekebalan tubuh anak. Sehingga bisa dapat keuntungan berlipat, bisa fun, sehat dan dapat edukasi. Jadi dengan
cara sederhana, bisa mendapatkan banyak manfaat. Bisa saya sampaikan, mengikuti program ini bisa mendatangkan banyak
manfaat,” ujarnya lebih lanjut.
Tambahnya,”Berkebun juga sebagai salah satu
cara untuk menurunkan tingkat stres.”.
Jakarta, 9 Maret 2018 – Terus melangkah, taking action, belajar tanpa henti, membangun kecantikan di wajah-wajah yang siap untuk bertransformasi dengan sentuhan tangan seorang make-up artist. Maka percayalah pada the power of make-up. Demikian ditutur oleh Bennu Sorumba, Make Up Artist papan atas para Diva Indonesia, seperti Rossa, Krisdayanti, Syahrini, dan deretan selebriti lainnya, termasuk […]
Setelah berlangsung di tingkat dunia dan Asia Tenggara, untuk pertama kalinya ajang penghargaan bergengsi di bidang desain dan arsitektur menyapa dan Indonesia menjadi tuan rumah atas penyelenggaraan KOHLER Bold Design Award (KBDA), tentu sebuah gempita berpesona tersendiri Bagaimana tidak ? KBDA, oleh KOHLER® — brand besar KOHLER Kitchen & Bath, yang bermarkas di Amerika Serikat, […]
Di setiap era, mencetak dan menghantar sejumlah besar langkah siswanya ke jenjang prestasi memukau, menjadi identik dari sarana pendidikan SMA Negeri 6. Tidak terhitung berapa banyak jumlah siswa yang dalam perjalanannya kemudian menjadi sosok yang berhasil di berbagai bidang, hingga mengharumkan nama Sekolah SMA Negeri 6, Bulungan -Jakarta Selatan, yang berdiri sejak 67 tahun lalu. […]