World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik
memberdayakan Komunitas Tungarungu dalam
Program Cash for Work. dengan menggandeng komunitas tunarungu fingertalk.
‘Cash For Work BAZNAS’, merupakan salah satu bentuk kegiatan padat
karya dengan memberikan upah langsung kepada tenaga kerja atau relawan yang
terlibat dalam aktivitas sosial BAZNAS, diikuti peserta dengan antusias.
Pelaksanaan ‘Cash For Work BAZNAS’ yang
melibatkan komunitas tunarungu ini dalam rangka untuk memberdayakan mereka di
tengah krisis Covid-19. Demikian disampaikan oleh Plt. Kepala
Program melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik, Deden Kuswanda
mengatakan
“Saat ini mereka tidak bisa bekerja karena kafe tempat mereka bekerja tutup sementara selama pandemi COVID-19. Akibatnya mereka kini tidak memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Deden Kuswanda, Kamis (14/5/2020).
Para pekerja tunarungu ini semangat mengikuti
kegiatan pembagian masker, sarung
tangan, penutup kepala kepada mustahik
pelaku usaha, hingga hidangan buka puasa. Menariknya mereka membagikan bantuan
tersebut dengan cara yang unik, yaitu menggunakan bahasa isyarat sebagai media
komunikasi. Antusias serta semangat yang mereka tunjukkan memberikan optimisme
tersendiri terhadap masyarakat untuk selalu bersyukur dengan kondisi
apapun.
“Cash For Work BAZNAS ini diharapkan dapat
membantu mustahik secara ekonomi,” ujarnya lebih lanjut.
Kegiatan Cash For Work BAZNAS ini merupakan
aktivitas yang mengikutsertakan pendamping wilayah dan mustahik pengusaha warung Zmart
sebagai pemandu kegiatan. Pemberian masker, sarung tangan dan penutup
kepala kepada mustahik pelaku usaha
dilakukan untuk mendukung ke-higienis-an usaha mereka. Adapun aksi Cash For
Work lainnya dilakukan dititik terdampak yakni, Bekasi, Kota Bogor, Jakarta
Timur, Jakarta Pusat dan Depok, dengan total penerima manfaat sekitar 500
mustahik.
Pada kesempatan itu selain membagikan 300
paket masker lengkap dengan penutup
kepala dan sarung tangan, relawan peserta Cash For Work BAZNAS membagikan 100
boks nasi sebagai hidangan berbuka puasa. Peserta juga mengedukasi masyarakat
dan memasang poster edukasi di tiap titik terdampak. Kegiatan diakhiri dengan
membagikan voucher belanja Zmart
senilai 300ribu rupiah kepada para relawan yang terlibat, yang dapat dapat ditukar dengan paket sembako di warung
Zmart terdekat.
Seiring himbauan Pemerintah untuk bekerja dan belajar di rumah sebagai langkah untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) saat ini, Smartfren merilis kartu perdana Kartu Perdana 1ON+ (baca : ion plus) sebagai antisipasi dari lonjakan kerja dan belajar. Dipastikan menarik, karena beragam keuntungan dari Kartu Perdana seharga Rp 20 Ribu. Antara lain, dengan membeli dan mengaktifkan […]
Lensa kamera seukuran kuku yang terpasang pada perangkat mobile telah mengalami perkembangan luar biasa sejak era awal penggunaannya. Setelah menjadi Perusahaan pertama di Industri yang menghadirkan CMOS image sensor (CIS) dengan masing-masing 108 dan 200 megapiksel pada tahun 2019 dan 2021, Samsung Electronics baru-baru ini kembali mengejutkan pasar dengan image sensor ISOCELL HP3, sensor gambar […]
Gerakan #Mulaitanpasedotan, inisiasi McDonald’s Indonesia, yang dimulai pada penghujung tahun 2018, beroleh sambutan baik — paling utama – dari Instansi Pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Sampah dan Bahan Berbahaya dan Beracun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Melalui Gerakan #Mulaitanpasedotan yang dilaksanakan secara serentak di 189 gerai McDonald’s di seluruh […]