Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
Generasi LIVE merupakan sosok yang kreatif, passionate dan lekat
dengan kehidupan digital. Mulai dari berkarya, menjalani passion, hingga mencari hiburan, kesemua
dilakukan dengan cara LIVE dan Awesome.
Adalah
Stephanie Poetri, seorang musisi muda Indonesia
berbakat yang karyanya sudah diakui di Dunia musik Internasional, aktif menjalani hari-harinya, yang tentu lekat dengan dukungan perangkat yang sangat
menunjang gaya hidupnya. Yang adalah smartphone.
“Sebagai seorang musisi hari-hari saya dipenuhi dengan
jadwal yang padat, dan disaat yang bersamaan saya harus tetap
kreatif. Menurut saya, dengan dukungan smartphone yang Awesome seperti Samsung Galaxy A71, fitur-fiturnya seperti Single Take dan baterai yang long
lastingngebantu banget untuk
bikin saya tetap LIVE seharian,” kata Stephanie Poetri.
“Generasi LIVE menjalani harinya yang padat dengan berbagai aktivitas baik offline mau pun online, maka kehadiran Samsung Galaxy A71 sebagai daily driver yang mampu meng-empower mereka untuk membuat konten yang otentik. Dan mendukung passion yang mereka miliki dengan dukungan inovasi dari Samsung yang penuh makna. Kami sangat senang mendukung Stephanie Poetri sebagai generasi LIVE yang mampu membawa passionnya ke kancah Internasional dengan dukungan perangkat #Galaxy,” ucap Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager, Samsung Electronics Indonesia.
Yuk ikuti
keseharian Stephanie Poetri dari jam 8 pagi hingga jam 8 malam (8 to 8) #WithGalaxy !
Stephanie terbangun dari tidurnya
pukul 8 pagi dan langsung mengambil perangkat daily driver-nya, Samsung
Galaxy A71, untuk mengecek jadwal hariannya yang tersinkronisasi dengan
aplikasi Calendar.
Pada pukul 9 hingga 10 pagi, memulai menjalankan rutinitas paginya seperti memakai skin
care dan sarapan. Sebagai generasi LIVE, Stephanie memanfaatkan kamera
utama dari smartphone untuk mengambil video pada saat
ia menyiapkan sarapan. Pada pukul 11
pagi, bersiap untuk menuju studio
menggunakan mobil.
Pukul 12 siang, Stephanie bersiap
untuk menjalani photoshoot di studio.
Ketika tengah berdiskusi dengan koreografernya. Dan jam 2 siang, tiba di studio rekaman dan menunjukan hasil
rekaman voice memo Galaxy A71 kepada
produser musiknya untuk berdiskusi tentang lagu baru yang akan ia garap. Lanjut, pukul 3 sore,
Stephanie memanfaatkan fitur video selfie
pada kamera depan, untuk membuat footageBehind
The Scene saat ia rekaman untuk dishare ke sosial media.
Pada pukul 4 sore, Stephanie tiba
di lokasi shooting dan berdiskusi dengan movie director tentang
konsep video yang akan diambil. Pada pukul 6 petang,
Stephanie menyempatkan diri bermain game Mobile Legends dengan lancar. Pada
pukul 7 malam, di lokasi shooting video
klip single terbarunya “Selfish”.
Berujung,
akhir harinya, pukul 8 malam,
Stephanie tiba di penghujung aktivitas hariannya dengan tetap bersemangat dan feelingAwesome berkat dukungan Galaxy A71 yang memiliki performa terbaik dan
baterai yang awet untuk menunjang gaya hidupnya yang aktif dan LIVE.
Musik adalah sesuatu yang ajaib. Dan bagi Yeni Purnama, wanita kelahiran Bandung, 24 Januari 1978 yang membekali diri dan mengantungi pengetahuan musik, Master Music Therapy dari DAYA Indonesia Performing Arts Academy, — Sekolah Seni Pertunjukkan Tari, Musik dan Drama yang didirikan oleh Prof. DR. Tjut Nyak Deviana Daudsjah, D.TH, musik adalah sesuatu yang tidak pernah […]
Bertabur Bintang Terbaik Indonesia Happy Salma, melalui Titimangsa, kembali hadirkan karya seni teater, terbaru, “Ariyah Dari Jembatan Ancol”. Mengangkat kisah urban legend “Si Manis Jembatan Ancol” dari abad 18, dengan membawakan tema horor. Maka pertunjukan teater yang dihadirkan Happy Salma, Aktris juga Produser kelahiran 1980, ini siap membuat penimat pertunjukan seni teater, terpana. […]
Walau terbilang karier langka, Dian Natalina sangat menikmati pekerjaannya sebagai seorang Terapis Musik. Untuk bidang yang ia geluti, wanita kelahiran Jakarta, 28 Desember 1973, yang menyandang S1 Arsitektur dari Universitas AtmaJaya, Yogyakarta, dan menyelesaikan pendidikan Bachelor Music Pedagogy berlanjut Master Degree Music Therapy dari DAYA Indonesia, ini menyebut, bahwa ketika klien mengalami perubahan kemajuan dalam proses terapinya, itulah […]