Raih Kebaikan dan kehangatan Ramadan Bersama keluarga dengan FRISIAN FLAG® Siapa pun. Pasangan terutama, menginjak bulan Ramadan, terlebih-lebih, dapat dimaksimalkan menjadi momen yang tidak hanya memperbaiki kualitas ibadah, tetapi juga kesehatan diri, serta menumbuhkan kembali kehangatan antar anggota keluarga hingga Hari Raya. Berangkat dari sanalah, agar hubungan pasangan dalam keluarga kian merekatkan, Frisian Flag Indonesia […]
Waktunya mewaspadai penyakit Autoimun. Merupakan suatu kondisi di mana
sistem kekebalan tubuh atau sistem imun menyerang tubuh sendiri. Terbilang, ada
ratusan jenis penyakit Autoimun, yang
salah satunya sering diperbincangkan adalah Inflammatory Bowel Disease
(IBD) atau Radang Usus.
IBD merupakan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan kelainan yang berhubungan dengan peradangan pada saluran pencernaan atau gastrointestinal.
Prof. DR. dr. Aru W. Sudoyo
Bertujuan agar masyarakat lebih mengenal dan mewaspadai penyakit Autoimun IBD, MCF (Marisza Cardoba Foundation), organisasi nirlaba — didirikan pada tahun 2012 oleh Marisza Cardoba (ODAI) dan Prof. DR. dr. Aru W. Sudoyo SpPD, KHOM, dan diketuai Dr Lilik Sudarwati A. S.Psi, MH — yang menjadi mitra Pemerintah, mengedukasi pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan Autoimun.
Dr Lilik Sudarwati A.
Dewan Pembina MCF, dr. Prasna
Pramita Sp.PD,K-AI,FINASIM,MARS, yang juga narasumber medis pada kegiatan webinar edukasi Autoimun, mengatakan bahwa IBD terdiri dari dua jenis penyakit
yaitu Penyakit Crohn (PC) dan Kolitis Ulseratif (KU). KU adalah
peradangan kronis pada lapisan terdalam usus besar atau kolon, sedangkan PC yang juga dikenal sebagai Crohn’s Disease, merupakan
peradangan yang terjadi di seluruh sistem pencernaan, mulai dari mulut hingga
ke dubur.
“Selain di usus, peradangan juga dapat timbul di luar sistem pencernaan, seperti di mata, kulit, atau sendi (artritis). Khusus pada penderita PC, sariawan atau luka bahkan dapat muncul di area kelamin,” jelas dr. Prasna Pramita.
dr. Prasna Pramita
Menurut Dokter berparas cantik yang juga aktif membina belasan ribu
orang dengan Autoimun (ODAI) di MCF, penyebab pasti terjadinya peradangan gastrointestinal tersebut belum
diketahui, namun diduga terkait dengan gangguan sistem kekebalan tubuh.
Lebih lanjut dr. Prasna Pramita menjelaskan bahwa PC lebih banyak dialami wanita, sedangkan KU lebih banyak diderita pria. Radang usus dapat terjadi pada semua
usia, namun lebih sering ditemukan pada usia 15-30 tahun.
Selain penyintas Autoimun, seseorang dapat lebihberesiko mengalami radang usus dikarenakan beberapa
hal yaitu merokok, memiliki riwayat infeksi, sering mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS),
tinggal di dekat kawasan industri, berusia di bawah 35 tahun, dan memiliki
faktor genetik atau keturunan.
Ada serangkaian langkah untuk menegakkan diagnosa IBD, mulai dari pemeriksaan tinja hingga menggunakan alat khusus yang dilengkapi kamera untuk
melihat lapisan rongga usus. “Pengobatan diberikan dengan target remisi yakni gejala yang muncul mereda
dan kekambuhan dapat dicegah. Karena seperti penyakit Autoimun lainnya IBD
tidak bisa benar-benar disembuhkan,” lanjut dr. Prasna.
“Namun pada kasus dengan gejala berat yang tidak kunjung membaik,
dibutuhkan tindakan operasi sesuai dengan jenis radang yang dialami pasien,
seperti proktokolektomi yaitu pengangkatan
seluruh usus besar pada kasus KU berat, atau pengangkatan sebagian saluran
pencernaan yang rusak pada kasus PC,”
jelas dr. Prasna.
Untuk mencegah terjadinya IBD,
dr. Prasna menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat, di antaranya :
Memperhatikan jenis
makanan dan minuman yang dikonsumsi. Pilih sumber makanan sehat, bernutrisi
utuh (minim proses), dan alami (bebas zat artifisial
seperti pengawet, pewarna, penyedap, dan sebagainya). Hindari susu, alkohol,
kafein, dan makanan pedas karena dapat menimbulkan keluhan diare. Selain itu,
batasi konsumsi gluten dan makanan
berlemak, serta perbanyak makanan berserat.
Hentikan kebiasaan
merokok karena dapat memperparah peradangan usus, khususnya pada PC.
Olah raga rutin dapat mengembalikan fungsi normal usus dan juga
mengurangi stres
Diperkirakan terdapat 2,1 juta kasus kanker paru-paru, dan 1,8 juta kematian pada 2018 di seluruh dunia. Maka, tingkat kematian karena kanker paru-paru merupakan yang paling tinggi untuk kanker. Di Indonesia tercatat, 14% dari total kematian karena kanker disebabkan oleh kanker paru yang menjadikan penyakit fatal ini sebagai kanker pembunuh nomor . Sementara sebenarnya, di sisi […]
Anjuran Pemerintah pada masyarakat dalam melindungi diri dan keluarga terhadap COVID-19 melalui tindakan 3M — Mencuci tangan dengan sabun – Menjaga jarak fisik – Menggunakan masker — PT Unilever Indonesia Tbk., melengkapi dengan Menjaga kesehatan rongga mulut. Beriring menghadirkan Pepsodent Active Defense Mouthwash ke tengah masyarakat luas. Mouthwash dengan teknologi cetylpyridinium chloride (CPC), dari hasil […]
Catatan, Penang telah menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan medis Indonesia. Menurut Penang Centre for Medical Tourism (PMED), ada 178.000 wisatawan medis yang mengunjungi Penang pada 2022. Sementara Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) melaporkan bahwa dari 166.000 pengunjung medis, sekitar 90% merupakan warga Indonesia. Sementara Penang Global Tourism menyebutkan, wisatawan Indonesia yang terbang ke Penang pada […]