Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
Anjuran Pemerintah
pada masyarakat dalam melindungi diri dan keluarga terhadap COVID-19 melalui
tindakan 3M — Mencuci tangan dengan sabun – Menjaga jarak fisik –
Menggunakan masker — PT Unilever
Indonesia Tbk., melengkapi dengan Menjaga kesehatan rongga mulut. Beriring menghadirkan Pepsodent Active Defense Mouthwash ke tengah masyarakat luas.
Mouthwash dengan teknologi cetylpyridinium chloride (CPC), dari hasil studi secara in vitro
(studi dalam lingkungan terkendali di luar organisme hidup)
terbuktikan efektif mengurangi jumlah virus SARS-CoV-2 hingga 99,9% dengan
waktu kontak 30 detik. CPC juga dikenal efektif mengatasi berbagai penyakit dan
masalah mulut lain dengan sifat anti virusnya.
Demikian disampaikan drg. Ratu
Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., selaku Head of Sustainable
Living Beauty & Personal Care and Home Care
Unilever Indonesia Foundation, di acara virtual peluncuran Pepsodent
Active Defense Mouthwash, Minggu pertama
bulan Desember 2020, yang dipandu Melanie
Putria.
“Teknologi CPC yang kami gunakan telah dikenal oleh industri perawatan gigi dan mulut karena kemampuannya dalam mengurangi bakteri, mencegah plak gigi dan peradangan gusi tanpa mengganggu keseimbangan bakteri baik di dalam rongga mulut. Dan sebagai brand yang selalu berupaya melindungi senyum sehat keluarga Indonesia melalui berbagai inovasi, kami berharap keunggulan dari Pepso-19dent Active Defense Mouthwash yang mengandung CPC dapat merawat kesehatan gigi dan mulut sekaligus menjadi cara tambahan yang potensial untuk membantu mengurangi transmisi COVID-19,” drg. Ratu Mirah lebih jauh menjelaskan.
Pepsodent Active Defense Mouthwash
Pada acara peluncuran Pepsodent Active Defense Mouthwash, sekaligus ajang diskusi Kesehatan rongga
mulut, drg. Tritarayati, SH, MHKes. selaku Ketua
Komite Kesehatan Gigi dan Mulut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
menuturkan, “Terbilang banyak riset menunjukkan bahwa virusSARS-CoV-2 juga
terdapat di rongga mulut orang yang terinfeksi, terutama di air liur. Hal ini
harus kita waspadai karena di dalam 1 ml air
liur terdapat lebih dari 1 juta partikel
virus. Sementara, data terbaru dari CDC
menunjukkan bahwa lebih dari 50% penyebaran virus
SARS-CoV-2 berasal dari kasus konfirmasi tanpa gejala yang berada di
sekitar kita. Maka sangat perlu
kesadaran masyarakat dalam
berhadapan dan melawan COVID-19.”
Juga menawan dengan apa yang disampaikan Dr. drg. Armelia Sari Widyarman,M.Kes.,
selaku Dokter Gigi dan Peneliti,”Kami
mengapresiasi studi yang
dilakukan oleh Pepsodent sebagai bentuk kepedulian untuk membantu melindungi
masyarakat di tengah pandemi ini. Hasil
studi ini didukung oleh sebuah uji klinis dari sekelompok peneliti independen
di Singapura yang melibatkan sejumlah penderita COVID-19. Uji klinis tersebut
memperlihatkan bahwa berkumur dengan mouthwash yang mengandung CPC dapat
mengurangi jumlah virus SARS-CoV-2 secara signifkan setelah berkumur selama 30
detik, dan efeknya bertahan selama 6 jam.”
Atas di luncurkannya mouthwash,–
sebelum hadir di tengah masyarakat Indonesia — menginspirasi Pepsodent untuk
mendonasikan 50.000 produk Pepsodent
Active Defense Mouthwash ke Rumah Sakit rujukan di wilayah Jabodetabek dan
Wisma Atlet Kemayora, guna memberikan perlindungan tambahan kepada para tenaga
Kesehatan yang berada di garda terdepan dalam upaya menekan laju transmisi
COVID-19.
“Industri Rumah Sakit
tengah menghadapi perjuangan panjang melawan COVID-19. Untuk itu, upaya
pengendalian dan pencegahan di dalam lingkungan Rumah Sakit sangat diperlukan.
Di tengah tingginya resiko penularan COVID-19, kami harap donasi ini dapat
membantu pihak Rumah Sakit dalam melindungi tenaga medis dan pasien dari
penyebaran virus,” kata dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes.,
Ketua Umum Perhimpunan Rumah
Sakit Indonesia (PERSI).
Bukan penyakit menular. Tetapi penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di Indonesia kedua setekah stroke. Yang mengejutkan, kalangan usia muda — 30an — yang alami tingkat stres tinggi, beresiko penyakit jantung. Tentu, ini menjadi perhatian serius masyarakat luas, apa yang disampaikan oleh sebuah data dari Sample Registration System 2014 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik […]
Bagi sebagian besar pasien, diagnosis kanker metastasis sangat menegangkan dan tak sedikit – di antaranya — yang mengalami, mengalami kesulitan jika ditanggung sendiri. Pasien dengan kanker stadium lanjut seperti kanker payudara metastasis, memiliki pilihan pengobatan yang dapat mempertahankan kualitas hidup yang baik, termasuk melalui perhatian dan dukungan psikososial kepada pasien kanker, guna membantu mengatasi tekanan […]
Pada momen #DiRumahAja yang sudah cukup panjang, ini Samsung memahami bahwa masyarakat Indonesia perlu diberikan inspirasi untuk tetap positif terhadap diri mereka dan membaginya kepada orang lain. Dan sebagai pemimpin industri smartphone, Samsung terus mendukung konsumen untuk membuat dirinya lebih baik lagi dengan memaksimalkan smartphone mereka. Khususnya di bulan Ramadan dan Lebaran saat ini yang harus dilewati tanpa […]