Raih Kebaikan dan kehangatan Ramadan Bersama keluarga dengan FRISIAN FLAG® Siapa pun. Pasangan terutama, menginjak bulan Ramadan, terlebih-lebih, dapat dimaksimalkan menjadi momen yang tidak hanya memperbaiki kualitas ibadah, tetapi juga kesehatan diri, serta menumbuhkan kembali kehangatan antar anggota keluarga hingga Hari Raya. Berangkat dari sanalah, agar hubungan pasangan dalam keluarga kian merekatkan, Frisian Flag Indonesia […]
Meningkatnya kasus COVID 19 dalam beberapa
hari terakhir, sebaiknya tidaklah disikapi dengan panik. Karena kuncinya hanya
satu yaitu imunitas tubuh, yang bisa didapatkan dengan mendapatkan nutrisi
seimbang, olahraga rutin dan istirahat cukup serta menghindari stres.
Spesialis Gizi Klinik dr. Juwalita Surapsari, SpGK, M.Gizi, menyatakan dengan meningkatnya kembali kasus COVID 19, yang tidak hanya di Indonesia tapi juga di Negara lainnya, maka masyarakat Indonesia harusnya sudah mulai kembali mengetatkan protokol kesehatan yang beberapa bulan terakhir mulai mengendur.
dr. Juwalita Surapsari, SpGK, M.Gizi
“Beberapa bulan terakhir terlihat
masyarakat sudah mulai merasa aman. Sehingga lalai akan protokol kesehatan.
Dengan meningkatnya kasus COVID 19, saya himbau untuk kembali dan bersama-sama
lebih mengetatkan protokol kesehatan demi kesehatan bersama,” kata dr. Lita,
panggilan kesehariannya, saat dihubungi
beberapa waktu lalu.
Lanjutnya,”COVID 19 memasukki tahun kedua,
memang penelitian mau pun tindakan pencegahan yang kita lakukan sifatnya jangka
pendek. Belum kelihatan secara long term.
Jadi satu-satunya senjata ampuh kita adalah imunitas diri sendiri.”
Kaitan imunitas, katanya, akan berkaitan dengan asupan nutrisi
pada seseorang.
“Beberapa kasus menunjukkan bahwa orang
yang mengalami kelebihan berat badan ternyata mengalami kondisi yang lebih
parah saat terpapar COVID 19. Jadi terlihat, bahwa nutrisi pun berperan penting
dalam mencegah kita terpapar atau mencegah agar kita tidak terdampak kesakitan
yang lebih parah,” urainya lagi.
Dan bukan hanya yang kelebihan berat badan, tapi
juga orang yang mengalami kekurangan gizi.
“Karena orang yang mengalami kekurangan gizi akan kesulitan memetabolisme glukosa, yang merupakan bahan baku untuk sel imun. Akhirnya sel imun tidak maksimal dan tidak optimal mencegah virus yang masuk,” kata dr. Lita.
Selain itu, untuk meningkatkan imunitas, dr.
Lita juga menegaskan pentingnya olahraga teratur dan tidur yang cukup.
“Walau pun nutrisi sudah cukup tapi
tidurnya kurang, dan tidak olahraga, imunitasnya tidak akan maksimal. Akhirnya
jadi tetap terpapar,” tandasnya.
Edukator Kesehatan IMANI PROKAMI dr. Sari Kusumawati menjelaskan bahwa
seseorang bisa sakit karena adanya ketidakseimbangan antara agent, host dan enviroment.
“Agent
itu virusnya, host itu orangnya.
Artinya sakit itu terjadi jika, agent yaitu virusnya terlalu banyak dalam host
dan didukung oleh environment atau lingkungan yang tidak mendukung. Apakah itu
lingkungan yang terlalu ramai atau kah lingkungan yang banyak orang
sakit,” kata dr. Sari.
Potensi sakit pada host atau manusia, lanjutnya, bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor
saat pandemi COVID ini.
“Apakah orangnya taat protokol kesehatan
(prokes)atau tidak, apakah kondisi
tubuhnya lagi fit atau tidak, apakah
memiliki komorbid dan yang paling
penting bagaimana status kesehatan secara mentalnya,” ujarnya.
Karena itu, dr. Sari menyatakan, dirinya tak
pernah lelah untuk terus mengingatkan dan mengulang-ulang beberapa langkah yang
perlu dilakukan agar tidak sakit.
“Saya tidak bosan mengatakan berulang bahwa
untuk mencegah, pertama itu adalah makanan gizi seimbang, aktivitas fisik
rutin, hindari rokok dan alkohol, istirahat cukup, mengendalikan kesehatan
mental dan pastinya adalah patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.
Dalam menjaga kesehatan tubuh, siapa pun dan ragam tingkat usia, ada beberapa hal penting harus menjadi perhatian. Salah satunya, menjaga asupan makanan dan minuman dengan gula berlebih, karena tak terelak dapat menimbulkan berbagai risiko penyakit seperti diabetes mellitus tipe-2 (DM tipe-2). Kian memukau, terkait asupan gula yang berlebihan, kiranya Indonesia saat ini tercatat sebagai Negara dengan […]
Bulan suci Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan, ampunan serta kasih sayang dari Allah SWT. Dan selama bulan suci Ramadhan, kembali umat Muslim di seluruh Dunia menunaikan ibadah puasa. Di tahun, ini saat seluruh Dunia termasuk Indonesia, sedang dilanda pandemi virus Covid-19 sehingga kita semua dianjurkan untuk menerapkan social distancing dan tetap #DiRumahAja guna membantu meratakan […]
Jakarta, 7 Mei 2018 – Jarang terpikir oleh orang-orang bagaimana hubungan seksual setelah melahirkan. Namun pada akhirnya para perempuan akan memiliki beberapa pertanyaan seputar seks setelah kehamilan. Apa saja yang perlu Anda dan pasangan ketahui tentang seks setelah melahirkan ? Untuk melakukan hubungan seksual pasca melahirkan memang membutuhkan waktu dan perencanaan. Dilansir dari everydayhealth akan […]