Hadir dengan chipset Exynos 1680 dan sistem pendingin Vapor Chamber yang ditingkatkan untuk menghadirkan performa stabil saat gaming, scrolling social media, hingga multitasking banyak aplikasi, Samsung Galaxy A57 5G bisa menjadi pilihan dan dalam genggaman. Sudah berapa kali smartphone lag di momen krusial saat gaming, atau scrolling sosial media mendadak patah-patah padahal baru dipakai sebentar […]
Walau pun sudah mulai sulit untuk ditemukan, tapi jajanan bubur sumsum atau jenang sumsum tak pernah kekurangan penggemar. Tak lain karena penganan, ini bisa dinikmati hangat dan juga dingin.
Salah seorang pedagang bubur sumsum, Kasimo, di daerah Rawa Belong Jakarta, menceritakan bahwa masa pandemi tak banyak mengurangi hasil dagangannya.
“Pedagang bubur sumsum sudah semakin jarang. Jadi dagangan pasti habis. Berjualan pagi, yang membeli biasanya untuk sarapan, dan tidak pakai es batu. Tapi kalau sudah mulai siang, pembeli minta pakai es batu,” kata Pak Mo demikian ia akrab dipanggil.
Ia menyebutkan semua bahan dagangannya dibuat sendiri dan menggunakan bahan yang segar. Hanya es batu yang memang ia ambil sesaat sebelum mulai berdagang.
Untuk membuat bubur sumsum, bahan yang dibutuhkan adalah tepung beras, santan, daun pandan untuk memberi aroma, daun suji untuk mewarnai hijau dan sedikit garam.
“Yang dimasak lebih dulu adalah santannya, dan begitu terasa hangat ambil sebagian untuk melarutkan tepung beras. Kalau sudah larut semua, tuang kembali ke dalam panci yang berisi santan tadi. Aduk terus agar tidak terjadi penggumpalan dan tercampur rata. Masukkan air daun Suji untuk membuat warnanya menjadi hijau dan jangan lupa kasih garam sedikit. Kalau sudah matang matikan,” ucapnya.
Kalau untuk Candil, lanjutnya, bahan dasarnya adalah tepung ketan dibentuk bola dengan menggunakan santan.
“Selesai dibulatkan, langsung masukkan ke dalam rebusan air mendidih. Kalau sudah mengapung artinya sudah matang. Ambil candilnya, masukkan ke dalam air matang yang biasa. Kalau sudah matang semua, masak lagi dengan dicampur larutan gula merah hingga agak mengental,” ucapnya lagi.
Untuk kuah gula merahnya, tinggal membuat larutan gula merah dengan air.
“Ada yang memasukkan nangka ke dalam gula merahnya. Tapi itu modalnya besar. Kalau saya tidak pakai. Jadi cuma gula merah sama air saja. Paling pakai daun pandan,” kata Pak Mo.
Pegiat Kuliner Ina Permana, saat dihubungi terpisah, menjelaskan bahwa filosofi bubur sumsum diambil dari warnanya, rasa dan bahan pembuatnya.
“Aslinya, bubur sumsum ini berwarna putih. Beda dengan yang didagangkan sekarang, warnanya hijau. Putih itu memiliki makna suci, bersih yang merupakan fitrah dasar dari manusia. Dimana seharusnya begitu lah manusia, keputihan dan kebersihan hatinya,” urai Ina.
Rasa manis yang ditambahkan lewat larutan gula merah merepresentasikan kesejahteraan, rasa terima kasih, manisnya kehidupan dan kebahagiaan.
“Kehadiran bubur sumsum di kampung-kampung itu biasanya selalu bisa kita lihat saat ada acara. Baik syukuran, selamatan atau pernikahan. Sesuai makna simbolisnya, bubur sumsum dibuat dengan tujuan agar orang-orang yang telah membantu tersebut bisa melepas rasa lelah karena telah bekerja keras. Rasa manis akan membantu mengembalikan energi,” urainya lagi.
Bahannya sendiri yang berasal dari beras, seakan memberi simbol pada sumber kekuatan pun bisa berasal dari sesuatu yang lembut.
“Dan karena beras itu merupakan sumber bahan baku utama sehari-hari dalam bentuk nasi, maka saat dijadikan telur dan dibuat bubur tidak ada kesulitan untuk mencernanya,” pungkasnya.
Jelang akhir tahun 2022, ini di beberapa tempat di Jabodetabek, diwarnai pesona yang menggelitik citarasa, restoran dengan sejumlah menu. Maka dipastikan akan menggoda citarasa Anda sekalian. Adalah restoran Popeyes® Chicken yang ikonik di Indonesia, dihadirkan oleh PT Sari Chicken, anak Perusahaan PT Sari Burger, yang merupakan bagian dari kelompok usaha Restaurants Brand Asia (RBA). Sarana […]
Siap-siap, ya, Ini Rasa Kita! bakal menyapa para penggemar McDonald’s menyambut HUT-RI ke 77. Berbagai menu menarik dengan cita rasa khas Indonesia bakal menggoyang lidah Anda. Sejumlah menu populer bakal tersedia, seperti cita rasa rendang, cabe ijo hingga es campur. Nah, buat Anda yang penasaran, berikut rangkaian menu Ini Rasa Kita 2022: • Burger Rendang […]
Dengan semangat Tahun Baru 2023, Subway kembali menghadirkan kampanye “It’s Time to Meat Up”. Yang kali, ini membawa dua menu baru, Beef Mala Szechuan dan Roast Beef Black Pepper. Beriring kehadiran dua resto baru Subway : lokasi Harapan Indah yang dibuka pada tanggal 14 Januari 2023, dan di The Foodhall Senayan City yang dibuka pada […]