World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Di setiap tahun, jutaan ton sampah berakhir di lautan, yang sangat berdampak dan mengancam satwa liar : termasuk burung laut, paus, ikan, hewan-hewan invertebrata lainnya, serta karang.
Tentu, ini menjadi catatan yang layak menjadi perhatian kita bersama untuk semakin peduli pada kehidupam satwa liar, dan juga kehidupan bening dan sehat yang kita dambakan.
Berpijak dari sanalah, Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, dan bertepatan dengan Hari Pembersihan Sedunia, Sabtu, 18 September 2021 menyelenggarakan Talk Show online bertajuk “Together to Protect Marine Life”.
Talkshow yang merupakan bagian dari rangkaian Kampanye #EUBeachCleanup, diadakan setiap bulan September oleh Uni Eropa — Persatuan Ekonomi dan Politik dari 27 negara di seluruh Dunia — kali ini melakukan kegiatan membersihkan sampah laut di Pulau Damar, Kepulauan Seribu.
Ini merupakan aksi nyata, dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam mengurangi sampah plastik yang dapat dimulai dari diri masing-masing. Dan kampanye pembersihan pantai saat, ini sedang berlangsung di Indonesia, bertujuan untuk meningkatkan aktivitas laut melalui tindakan nyata bagi perlindungan laut kita.
“Kami menyadari situasi yang mengkhawatirkan, sehingga harus bertindak bersama untuk mengatasi masalah tersebut. Untuk itu, sejak Juli lalu, kami telah bermitra dengan lebih dari 40 komunitas lokal di Indonesia, dari Aceh hingga Papua, dan Sulawesi hingga Sumba, dalam mengumpulkan berton-ton sampah dari semua bagian pantai untuk melindungi biota laut,” ungkap Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, mengawali acara talk show online “Together to Protect Marine Life”.
Laut mau pun pantai bersih dari sampah beriring peduli pada kehidupan satwa liar, sepenuhnya ditunjukkan Pemerintah. Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan & Kehutanan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Nani Hendriati menyampaikan bahwa kampanye #EUBeachCleanup mendukung penetapan target Nasional penanganan sampah di laut sebesar 70% hingga tahun 2025.
Target tersebut dapat dicapai melalui lima strategi utama yaitu gerakan Nasional peningkatan kesadaran para pemangku kepentingan; pengelolaan sampah yang bersumber dari darat; penanggulangan sampah di pesisir dan laut; mekanisme pendanaan, penguatan kelembagaan, pengawasan dan penegakan hukum; serta penelitian dan pengembangan.
“Berdasarkan baseline data tahun 2018-2020 dari Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut, selama dua tahun terakhir ini, melalui berbagai program yang dilaksanakan, kita telah berhasil mengurangi sekitar 15,3% sampah laut,” ujar Nani Hendriati.
Kian menawan sesi bincang bertema “Together to Protect Marine Life” yang dipandu Prita Laura, menampilkan para pegiat lingkungan dan para ahli, yang berbagi pandangan serta tindakan mereka untuk mengatasi sampah plastik dan sampah laut.
Pembicara antara lain adalah Henriette Faergemann dari Delegasi Uni Eropa, Wijaya Surya, Beach Clean Up Jakarta ; Tiza Mafira, Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) ; Prof. Jamaluddin Jompa, Universitas Hasanuddin ; Ranitya Nurlita, Rumah Millenials ; Devrisal Djabumir, Dream School Aru Island ; Hari Kushandarto, RARE Indonesia ; Nur Almira Rahadyan, Greenation Foundation Indonesia ; dan Rifat Muharam dari Misool Foundation.
Di penghujung acara sesi bincang, diakhiri dengan pengumuman Pemenang kompetisi media sosial, yang menampilkan upaya peserta dalam mengurangi sampah plastik.
Suasana rumah ditunjang interior menawan terasa semakin berpesona, dengan ditebarkannya aksesori MÄVINN, yang dihadirkan oleh IKEA, sarana belanja perabot rumah tangga yang didesain dengan baik, fungsional dan diprosuksi melalui quality control yang ketat, Tak sampai di sana nilai baiknya. Perabot rumah tangga yang merupakan hasil karya perajin tradisional, dan hingga Anda hadirkan di dalam rumah, artinya Anda juga telah ikut menciptakan dan […]
Di usianya yang ke-23, Unilever Indonesia Foundation (UIF) terus mendorong program kemasyarakatan, yang menciptakan dampak positif dalam berbagai hal. Unilever Indonesia beroperasi, komitmen Perusahaan semakin kuat dalam hal keberlanjutan. Nurdiana Darus, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, yang mengepalai UIF menerangkan, UIF didirikan untuk menjalankan rangkaian program keberlanjutan yang strategis dan terukur sebagai wujud konkret dukungan […]
Mencuci tangan dengan sabun dan air (HWWS) dapat menjadi salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk menghentikan penyebaran virus di masa pandemi COVID-19. Untuk itu Kementerian Kesehatan RI mengajak sektor swasta turut berperan dengan meluncurkan inisiatif memberikan paket kebersihan badan untuk sekolah sebagai sarana edukasi untuk mengatasi pandemik. Menurut Dr. Imran Agus Nurali, Sp. […]