Hadir dengan chipset Exynos 1680 dan sistem pendingin Vapor Chamber yang ditingkatkan untuk menghadirkan performa stabil saat gaming, scrolling social media, hingga multitasking banyak aplikasi, Samsung Galaxy A57 5G bisa menjadi pilihan dan dalam genggaman. Sudah berapa kali smartphone lag di momen krusial saat gaming, atau scrolling sosial media mendadak patah-patah padahal baru dipakai sebentar […]
Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent bersama PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) terus menggaungkan pentingnya merawat gigi dan mulut dengan tepat serta rutin berkonsultasi ke dokter gigi melalui kampanye ‘Jangan Tunggu Sampai Sakit Gigi, Konsultasi Gigi Sekarang’.
Dikatakan drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia “Kesehatan gigi dan mulut berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh dan kualitas hidup hingga lanjut usia. Namun faktanya, perilaku merawat kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik menyebabkan rata-rata di usia 65 tahun masyarakat Indonesia sudah kehilangan 11 giginya.”
Sebagai langkah preventif, agar kesehatan mulut dan gigi terjaga, drg. Usman Sumantri, MSc, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) menyampaikan,”Menyikat gigi dua kali sehari setiap pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur, serta berkunjung ke dokter gigi setidaknya 6 bulan sekali merupakan dua rutinitas sederhana yang menjadi kunci untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat dan berkualitas hingga lanjut usia.”
Dengan apa yang disampaikan drg. Usman Sumantri, di acara “Bincang Tokoh Inspiratif: Gigi & Mulut Sehat Kunci Hidup Berkualitas”, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., M.P.H., Menteri Kesehatan RI 2012-2014, mengatakan,”Setuju sekali dengan drg. Usman bahwa kesehatan gigi dan mulut memengaruhi kesehatan tubuh secara umum, begitu pun sebaliknya. Untuk itu, kebiasaan sikat gigi sebelum tidur dan setelah sarapan tentu selalu saya lakukan. Bagi saya, kunci hidup sehat salah satunya terletak pada perilaku yang ditanamkan sejak kecil oleh lingkungan keluarga, yang juga diperkuat oleh pendidikan yang didapatkan dari sekolah. Untuk itu usul saya peran dari Unit K esehatan Sekolah harus kembali diaktifkan.”
Ibu Naf menambahkan,”Namun akhirnya, untuk menciptakan masyarakat yang hidup sehat dan berkualitas, saya percaya bahwa semua pihak punya peranan. Sebagai orang tua – melalui penanaman perilaku bersih dan sehat kepada anak, sebagai pendidik – dengan memastikan setiap anak bisa mendapatkan edukasi mengenai kesehatan, hingga sebagai seorang Menteri – langkah-langkah apa yang bisa dilakukan sesuai dengan peraturan.”
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, Sp.M(K) yang pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan RI 2014-2019, berbagi kisah, “Buat saya, kesehatan gigi dan mulut sangat penting, terutama untuk estetika. Tentunya jika gigi kita kurang bagus, kita juga akan segan untuk berbicara dengan orang lain, tidak percaya diri, akhirnya memengaruhi produktivitas kita.”
“Sebagai Perusahaan yang produknya kita gunakan setiap hari, saya mengapresiasi inisiatif edukasi yang konsisten dilakukan Unilever Indonesia, serta terobosan teledentistry yang menjadi penting di tengah tantangan kekurangan tenaga profesional dan keterbatasan akses masyarakat untuk memeriksakan diri ke dokter gigi. Saya harap ke depannya private sector seperti Unilever Indonesia bersama PDGI bisa membuat lebih banyak terobosan yang bisa menangani permasalahan kesehatan gigi dan mulut, mari kita bekerja sama-sama untuk membangun bangsa yang kuat!”, seru Prof. Nila.
Sejalan dengan pengalaman dan pesan yang mereka sampaikan, Unilever Indonesia melalui Pepsodent bersama PDGI turut berbagi peran dalam mewujudkan masyarakat yang hidup sehat berkualitas dengan menyediakan akses konsultasi kesehatan gigi melalui layanan teledentistry gratis “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent” (di nomor WhatsApp: 0878-8876-8880).
Sejak kampanye ‘Jangan Tunggu Sampai Sakit Gigi, Konsultasi Gigi Sekarang’ dimulai, layanan teledentistry ini telah memberikan manfaat kepada lebih dari 10.000 masyarakat, dengan dukungan lebih dari 6.000 dokter gigi dari 125 PDGI cabang.
Layanan konsultasi gigi online ini pun makin mudah diakses melalui kehadiran Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang yang dilengkapi dengan kode QR teledentistry pada kemasannya. Sebanyak lebih dari 27 juta produk telah didistribusikan ke berbagai pelosok wilayah Indonesia.
“Jangan tunda konsultasi ke dokter gigi, mari manfaatkan layanan teledentistry gratis ini agar bersama-sama kita dapat wujudkan ‘Senyum Indonesia, Senyum Pepsodent’,” tutup drg. Mirah.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan teledentistry “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent”:
Bersegeralah, dan di waktu yang tepat, apa yang Anda alami dan rasakan sampaikan kepada pria pasangan Anda. Sebaliknya, Anda sebagai pria pasangan yang keren bersiaplah mendengar dan memahami, untuk kemudian bersegera membawa pasangan wanita Anda ke dokter. Bisa mungkin Endometriosis, menyapa. Endometriosis, penyakit milik wanita ini merupakan penyakit yang sangat mengganggu. Wanita dengan derita Endometriosis […]
Menyambut Hari Anak Nasional 2024, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menyelenggarakan seminar edukatif bertajuk tentang pentingnya “Peran Dukungan Suportif pada Anak dengan Kanker” Orangtua, ketika sang buah hati menderita kanker tentu menghadapi serangkaian keadaan yang dapat menyebabkan perubahan besar dalam hidup mereka yang dalam perjalanannya dapat menimbulkan stres. Bagaimana pun, ketika seorang anak menderita kanker, setiap orangtua dan anggota […]
Kiranya, tak terkesemapingkan, gaya hidup sedentari yang meningkat kala pandemi lalu, telah berkembang menjadi kebiasaan baru yang berdampak besar terhadap kebiasaan ngemil dan kesehatan pencernaan. Pertama, karena selama menjalani gaya hidup sedentari, maka frekuensi untuk jajan atau ngemil untuk sekedar kenyang, jadi meningkat. Kedua, selama pandemi terjadi peningkatan kecemasan dan gejala depresi, yang berdampak pada kesehatan pencernaan. Terbilang, motivasi yang paling […]