Hadir dengan chipset Exynos 1680 dan sistem pendingin Vapor Chamber yang ditingkatkan untuk menghadirkan performa stabil saat gaming, scrolling social media, hingga multitasking banyak aplikasi, Samsung Galaxy A57 5G bisa menjadi pilihan dan dalam genggaman. Sudah berapa kali smartphone lag di momen krusial saat gaming, atau scrolling sosial media mendadak patah-patah padahal baru dipakai sebentar […]
Betapa penting dan berartinya kesehatan gigi dan mulut terjaga. Ini terkait dengan, hidup berkualitas hingga usia lanjut. Hanya saja, masih ada bahkan tak sedikit yang mengabaikan betapa penting dan perlunya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Dari sanalah, juga berpijak dari hal itu, Unilever Indonesia melalui Pepsodent melakukan upaya yang baik dan indah untuk tujuan menjaga kesehatan mulut dan gigi hingga kian menyentuh lapisan masyarakat luas di Tanah Air.
Untuk menyampaikan tujuan baik dan indah hingga melekat di kehidupan masyarakat Indonesia, Unilever Indonesia melalui brandPepsodent bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menggelar acara “Bincang Tokoh Inspiratif: Gigi & Mulut Sehat Kunci Hidup Berkualitas”, menghadirkan dua tokoh senior yang tetap produktif dan memiliki senyuman sehat yaitu dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., M.P.H. serta Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, Sp.M(K),
Dalam acara yang dikemas dalam konsep edutainment, dipandu Melanie Putria, berlangsung di atrium Senayan Park, Jakarta, 02 Juli 2022, turut dihadiri oleh sejumlah komunitas, dan ditutup dengan penampilan memukau dari Afgan.
drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia menjelaskan, ”Percaya bahwa ‘Setiap Senyuman Begitu Berarti’, Pepsodent senantiasa mengedepankan edukasi perawatan gigi dan mulut ke seluruh lapisan masyarakat. Sejalan dengan pesan yang kami angkat di peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2022 pada Maret lalu, kami bersama PDGI terus menggaungkan pentingnya merawat gigi dan mulut dengan tepat serta rutin berkonsultasi ke dokter gigi melalui kampanye ‘Jangan Tunggu Sampai Sakit Gigi, Konsultasi Gigi Sekarang’.”
“Perilaku merawat kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik menyebabkan rata-rata di usia 65 tahun masyarakat Indonesia sudah kehilangan 11 giginya. Untuk itu, hari ini kami mengajak dua tokoh inspiratif untuk berbagi pengalaman menjalankan perilaku hidup sehat, termasuk kesehatan gigi dan mulut, sehingga mereka tetap memiliki senyum yang sehat dan hidup produktif,” lanjut drg. Mirah.
drg. Usman Sumantri, MSc, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) memaparkan, “Kondisi kesehatan mulut berhubungan dengan kejadian sejumlah penyakit sistemik seperti jantung, ginjal, stroke dan diabetes. Serta berkaitan pula dengan kualitas hidup seseorang karena dapat memengaruhi kenyamanan ketika makan, tidur, berinteraksi sosial, serta rasa percaya diri, terutama bagi lansia yang telah kehilangan banyak gigi. Studi menemukan bahwa mereka cenderung lebih berisiko 48% lebih besar untuk memiliki gangguan fungsi kognitif otak. Selain itu, para lansia yang memiliki 10-19 gigi berpotensi mengalami malnutrisi.”
Sebagai langkah preventif, menyikat gigi dua kali sehari setiap pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur, serta berkunjung ke dokter gigi setidaknya 6 bulan sekali merupakan dua rutinitas sederhana yang menjadi kunci untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat dan berkualitas hingga lanjut usia, lanjut drg. Usman menerangkan.
Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap faktor-faktor resiko kanker kolorektal, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bekerjasama dengan PT Merck Tbk (Merck Indonesia) memperkenalkan kampanye #PERIKSA yaitu “Peduli Risiko Kanker Kolorektal Sejak Awal”, merupakan kampanye bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli dalam mengenali tanda atau gejala awal yang berkaitan dengan resiko kanker kolorektal dengan melakukan deteksi dini […]
Untuk mendapatkan kondisi tubuh terjaga hingga tetap optimal, hingga dapat mendukung tubuh beradaptasi dengan berbagai macam virus dan penyakit, dibutuhkan imunitas yang tangguh Agar imunitas yang terjaga, tubuh memerlukan beragam asupan gizi, salah satunya protein hewani yang tentunya dikonsumsi sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Demikian dinyatakan oleh Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan (PKGK) FKM […]
Banyak pendapat umum yang menganggap varises tidak berbahaya. Yang sebenarnya, bila sudah memsuki stage tinggi, varises dapat menimbulkan komplikasi. Kenali dan waspadai ketika bagian kaki terlihat adanya tonjolan pembuluh darah. Terlebih para pekerja yang sering berdiri lama, varises adalah salah satu penyakit yang mengintip di kehidupannya. Maka — siapa pun — jika mengalami gejala varises, […]