Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
Tentu, ada kenikmatan tersendiri ketika Anda berkumpul dengan orang pilihan, teman, kerabat kerja, keluarga beserta pasangan di tengah masing-masing sarat kegiatan.
Kenikmatan kian menjulang, ketika kebersamaan beriring menikmati minuman kopi bercitarasa menggelitik. Dan suasana semakin indah ketika diwarnai lantunan irama musik mengiringi penyanyi bersuara mendayu melantunkan lagu-lagu yang mengusik rasa. Tak habis di sana, pesona kehadiran penari yang mengajak penonton, termasuk Anda untuk bersama menari, sulit untuk diabaikan.
Begitulah pesona yang menebar di acara bertajuk Ngopi Bareng Alumni Seri II dengan tema “Kebaya Goes to UNESCO”, yang terselenggarakan buah hasil kerjasama banyak pihak, yang berlangsung di Avenue of the Stars, Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Senin, 25 Juli 2022. Dan, disiarkan langsung secara daring melalui siaran langsung Youtube.
Merupakan acara dari para alumni senior Indonesia dan Jerman, ini ingin membangkitkan semangat berbudaya kepada anak cucu, agar senantiasa dilestarikan.
Jadi, bagaimana tidak menawan dari acara ini ? Kemasan hiburan yang ditampilkan, diisi oleh grup band sekolah Daya Indonesia Perfoming Arts Academy pimpinan Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah — merupakan bagian dari ALJERDI (Alumni Jerman dan Diaspora), yang melantunkan lagu Indonesia. Karenanya, Bilmar Sitanggang selaku penanggung jawab acara pun mengungkap makin semangat menyelenggarakan acara ini.
Dikatakan oleh Ibu Dipl. Ing Arch Metty, Ketua Umum Alumni Jerman dan Diaspora (ALJERDI), ”Untuk acara, ini kami mengajak Tjut Nyak Deviana Daudsjah untuk mendukung acara pada seri ini dan seri-seri berikutnya. “Terlebih, Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah mempunyai jejaring yang luas dan sangat besar, karenanya kami mengambil porsi membantu Negeri,” ujar Bilmar Simanjuntak.
Pada acara yang dipandu oleh vokalis dan guru vokal Nabilla Jasmin, kian menarik apa yang dikatakan Laksamana Madya TNI Purnawirawan Bapak Desi Albert Mamahit. “Betapa luar biasanya acara ini. Sebagai orang Indonesia peduli Budaya. Budaya merupakan landasan suatu Bangsa, maka adalah tepat bahwa Budaya harus dan tetap dilestarikan. Salah satunya yang dilestarikan adalah Kebaya.”
Acara memuncak daya pikatnya dengan lantunan 3 musisi Daya Indonesia Perfoming Arts Academy, dilengkapi Saxophonist wanita berusia 61 tahun, Yuyun, mengiringi Penyanyi belia bersuara mendayu Nabilla Jasmine, dan gerak elok Penari Tradisional Rosmala Sari Dewi, yang berkiprah di Dunia Internasional.
Acara Ngopi Bareng Alumni untuk Indonesia (AUI), ini terdiri dari Alumni UGM (AUPJ dan Bulaksumur Gass Poll), Alumni Menteng 64 untuk Indonesia, ALJERDI( Alumnii Jerman dan DIASPORA)i, Alumni UNS (Josmart), Alumni UNAS for Indonesia, Ksatria Airlangga, Alumni ITI untuk NKRI, Alumni SMA Jakarta Bersatu (ASJB), AAUJO, Sahabat Pancasila untuk Indonesia, Alumni SMA Medan Bersatu,Komunitas Arek Alumni ITS (KAA-ITS), Koalisi Alumni Diponegoro untuk Jokowi, Gerakan Alumni UPNV Bersatu, Alumni Sriwijaya Rantauan, Fokal UI, Alumni PL, Trisakti untuk Indonesia (TUI), Kita Alumni Jayabaya Bersatu, AJBPP (Almni Jawa Barat Peduli Pancasila) Alumni SMA Bandung Ngahiji, Alumni USU ( BelUSUkan), Alumni Santa Ursula, Alumni Santa Maria, Alumni Santa Theresia, Alumni Tarakanita, Keluarga Alumni IPB (kamIPB),serta Alumni UKI Unggul.
Belasan anak Indonesia berbakat berlaga di ajang kompetisi seni pertunjukan terbesar di Asia, Asia Performing Art Festival 2023 (APAF), yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 23-25 Juni 2023. Acara, ini hadir berkat kerja sama Arendi dengan Transinex untuk memberikan wadah bagi anak muda Indonesia yang ingin menyalurkan bakatnya di dunia seni pertunjukan. APAF memiliki misi […]
Industri musik Indonesia ternyata belum bisa damai. Dari melihat, pengangkatan Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), yang berperan penting dalam mengurus royalti dan hak cipta, ternyata menyisakan kekecewaan pada pihak Komisioner LMKN periode 2019 – 2024. Mereka yang bergabung dalam Komisioner LMKN Jilid 2, menyatakan ketidakpuasannya karena tidak adanya pemanggilan mau pun penjelasan atas pencabutan […]
Penyanyi sekaligus penulis lagu, asal dari Yogyakarta Tyok Satrio kembali merilis single terbaru, berjudul ‘Bukan Siapa–Siapa’, di penghujung bulan September 2022 secara digital. ‘Bukan Siapa-Siapa’ merupakan single kedua setelah ia merilis album pertamanya ‘Ada Untukmu’ pada Maret 2022 lalu. Dan sebelumnya lagi, Tyok Satrio juga telah satu single berjudul ‘Terluka”. Dalam single ‘Bukan Siapa-Siapa’, Tyok […]