Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Sulit untuk tidak mendengarkan dan menikmati lantunan musik mengiringi olah vokal pelantunnya dari vokal grup Ekantika, melalui lagu Blooming Flowers.
Grup musik beranggotakan pelaku seni berusia muda : Nabilla Jasmine (Sopran), Nadine Bethbeder (Sopran), Annisa Sabila (Alto), Cecillia Cati (Alto), Dionisius Ivan (Tenor), dan Restha Wirananda sebagai (Music Director/Pianis/Bariton), ini menghadirkan karya yang begitu indah, ditunjang penampilan yang menawan..
Terbentuknya Ekantika, berawal dari berada di tempat perkuliahan yang sama yaitu Institut Musik Daya Indonesia (sekarang dikenal dengan nama DIPAA). “Dari sini, membuat kami sering bermusik dan nyanyi bersama. Berjalannya waktu, kami mempunyai mimpi dan keinginan yang sama ke depannya, maka kami memutuskan membentuk vokal grup yang diberi nama Ekantika. Nama Ekantika yang digagas oleh Cecillia Cati, diambil dari Bahasa Sansekerta yang diartikan dalam bahasa Inggeris “devoted to one aim”, yang kemudian menginspirasi Ekantika untuk menciptakan sebuah kesatuan suara.
Dikatakan oleh Restha, panggilan akrab Music Director/Pianis/Bariton, ide aransemen, banyak terinspirasi dari salah satu vokal grup asal New York, yaitu New York Voices.
Tak kalah menarik dari proses terciptanya lagu “Blooming Flowers”, mengenai seseorang yang berada di tengah situasi gelap di mana mereka berhadapan dengan krisis identitas dan kepercayaan diri. Namun pada akhirnya mereka bisa membuka diri dan memulai cerita dengan pandangan yang baru. Lagu ini terinspirasi dari bunga Wijaya Kusuma yang mekar di malam hari dan layu menjelang matahari terbit.
“Dari metafora bunga, ini terdapat sebuah hikmah bahwa di dalam situasi tergelap pun bisa lahir sesuatu yang indah, hal itu juga berarti baik terang dan gelap akan selalu berdampingan dan saling melengkapi,”kutip Annisa.
Dari berbagai ide melodi yang dilantunkan oleh tiap anggota dan lirik yang ditulis oleh Nadine & Annisa, terciptalah Blooming Flowers dalam genre Open Samba. Aransemen vokal merupakan elemen utama dari single ini.
Proses rekanam dan tim, diawali dengan rekaman piano dan perkusi oleh Restha, lalu dibantu oleh para musisi yaitu Andreas Nandiwardhana (Guitar), Indra Bayu Rusady (Double Bass) & Praditya (Drums).
Proses perekaman iringan musik dilakukan terlebih dahulu secara tracking yang dibantu oleh Kelana Halim sebagai audio engineer. Setelah rampung, baru dilakukan proses rekaman vokal Ekantika.
Sebelum Ekantika melakukan proses rekaman, Ekantika sudah melakukan latihan bersama beberapa kali.
Perekaman vokal Ekantika juga dibantu oleh Kelana Halim. Hasil rekaman iringan musik diedit oleh Ferdinand Chandra. Hasil mixing rekaman dikerjakan oleh Kelana Halim dan master rekaman oleh Dimas Pradipta, serta dibantu oleh Massive Music Entertainment sebagai publisher.
Dalam kesempatan kali, ini Ekantika bekerjasama dengan Chenny Aviana untuk membuat Cover Artwork dengan gambar Bunga Wijaya Kusuma di malam hari yang merupakan sebuah simbol dari lagu tersebut.
Setelah melewati beberapa proses yang cukup panjang, perilisan lagu “Blooming Flowers”diharapkan dapat menjadi inspirasi positif untuk masyarakat luas di dunia yang sedang melewati masa sulit. Situasi pandemi ini menjadi momen khusus bagi Ekantika karena dengan segala tantangannya, Ekantika mampu bergerak dan tetap berkarya.
Tujuan indah Tepatnya, guna menginspirasi masyarakat Indonesia untuk menjadi lebih produktif, penuh energi, semangat dan optimis dalam menjalani hari, Kratingdaeng, minuman energi untuk tingkatkan stamina secara resmi hadirkan kampanye #BebaskanEnergimu hasil kolaborasi dengan NOAH, grup musik terdepan di Tanah Air Dalam menjalani proses menuju sukses, Kratingdaeng percaya bahwa yang dibutuhkan adalah semangat dan optimisme dalam kehidupan. Kesuksesan adalah […]
Sekolah Seni Pertunjukan Tari, Musik & Drama, Daya Indonesia yang didirikan oleh Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah, A. Mus. D., D.Th., .dengan kurikulum Jerman yang dikembangkan sendiri, kembali menggores keindahan dan nilai baik bagi para Mahasiswa. Kampus DAYA, — juga tersedia sesi Musik Terapi untuk anak-anak ‘spesial’ – terletak di kawasan Kemang Timur, Jakarta Selatan, […]
Pesona Kota Jakarta Kampanye resmi TikTok “#jakartague Challenge“, beriring kompetisi, yang diadakan dari 17 September hingga 16 Oktober, berakhir sudah, dan Pemenangnya pun telah terpilih. Ada pun video tema Jakarta terbaik yang dipilih AmPm adalah video kreasi warga TikTok Sanders Lie. Yang artinya, videonya akan digunakan sebagai Spotify Canvas lagu “Jakarta” selama satu bulan mulai […]