Bertolak dari memperingati Hari Kanker Paru Sedunia yang tahun ini mengusung semakmangat “Bersama Melawan Kanker Paru”, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kanker paru melalui informasi kesehatan yang akurat, berimbang, dan berbasis bukti ilmiah. Kiranya ini tidak lepas dari di tengah meningkatnya perhatian publik mengenai penggunaan atap asbes sebagai material bangunan, maka […]
Kepedulian terhadap limbah pecahan botol kaca juga ditunjukkan oleh Kantor Bea Cukai Denpasar. Tepatnya di Minggu ke-4 bulan Desember 2022, Kantor Bea Cukai Denpasar menyerahkan limbah pecahan botol kaca hasil pemusnahan kepada Diageo dan Kopernik yang akan diolah menjadi produk lain yang bermanfaat untuk digunakan oleh masyarakat. Sebelumnya, Kantor Bea Cukai Denpasar telah memusnahkan ribuan botol Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal hasil penindakan berbagai lokasi di Bali.
Penyerahan limbah, ini Kepala Kantor Bea Cukai (BC) Denpasar Puguh Wijayanto mengatakan bahwa, ini merupakan wujud komitmen ramah lingkungan serta dukungan terhadap UMKM. “Kami ingin senantiasa aktif berpartisipasi mengurangi limbah hasil pemusnahan dan mencari berbagai kemungkinan agar limbah pecahan kaca ini dapat dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.”
Lanjutnya,”Kami telah mengamati cara-cara pendaurulangan yang dilakukan oleh berbagai organisasi di Bali dan mencari model yang tepat untuk mendaur ulang pecahan kaca hasil pemusnahan. Pendekatan yang dilakukan Diageo bersama mitranya Kopernik dalam pendaurulangan botol minuman adalah salah satu kegiatan yang tepat sasaran. Untuk itu kami serahkan limbah berupa pecahan botol kaca hasil pemusnahan kepada Diageo dan Kopernik untuk diolah dengan tetap mengedepankan nilai-nilai integritas dan akuntabilitas.”
Catatan tersendiri, dalam beberapa tahun terakhir Diageo Indonesia (PT Langgeng Kreasi Jayaprima) bekerjasama dengan komunitas berbasis lingkungan di Bali yakni Kopernik dalam pendauran ulang dan menjalin kemitraan dengan para outlet untuk pengumpulan botol kaca yang sudah tidak terpakai. Terbukti, sepanjang tahun 2022 Diageo Indonesia dan Kopernik telah mengumpulkan lebih dari 10,000 botol kaca dengan berat lebih dari lima ton dari berbagai mitra di Bali yang kemudian dihancurkan dan didaur ulang.
Pecahan botol hasil pemusnahan Bea Cukai Denpasar akan dikelompokkan berdasarkan warna yaitu bening, hijau, biru, cokelat, dan olive, sebelum dihancurkan menjadi pecahan kaca yang lebih kecil. Selanjutnya pecahan kaca ini dibawa ke pengrajin terazo Lingga Mraji Kencana (LMK) Terrazzo yang berlokasi di Mengwi, Badung.
Pecahan kaca, ini akan digunakan sebagai bahan dasar pembuatan wastafel, meja, tatakan gelas dan berbagai produk terazo lainnya yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. “Kami siap menerima limbah pecahan botol kaca dari Kantor Bea Cukai Denpasar dan bersama Kopernik akan mengolahnya menjadi produk lain yang bermanfaat,” sambut Dendy Borman mewakili Diageo Indonesia.
Di saat Indonesia tengah menggiatkan penerapan ekonomi sirkular dengan mendorong daur ulang sampah berkelanjutan dan pengadaan barang ramah lingkungan. Kegiatan upcycle atau peningkatan nilai melalui daur ulang pecahan gelas dari botol minuman ilegal yang dihancurkan dapat membantu mengurangi polusi, sampah kaca dan melakukan pemberdayaan masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pada tahun 2025 pemerintah Indonesia menargetkan pengurangan sampah plastik hingga 30% dan menangani 70% sampah lainnya melalui gerakan 3R: reduce, reuse, dan recycle,atau mengurangi, menggunakan ulang, dan mendaur ulang.
Pandemi virus korona yang melanda belahan Dunia, telah memberi dampak Kesehatan dan Sosial Ekonomi. Sebagai bagian dari respon global dari Tim Eropa dari hal itu, Uni Eropa — tepatnya menginjak awal bulan bulan Desember 2020 — mengumumkan program baru untuk mendukung kapasitas kesiapsiagaan dan tanggap darurat dari mitra-mitra di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara(ASEAN). Wujud dari […]
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik memberdayakan Komunitas Tungarungu dalam Program Cash for Work. dengan menggandeng komunitas tunarungu fingertalk. ‘Cash For Work BAZNAS’, merupakan salah satu bentuk kegiatan padat karya dengan memberikan upah langsung kepada tenaga kerja atau relawan yang terlibat dalam aktivitas sosial BAZNAS, diikuti peserta dengan antusias. Pelaksanaan ‘Cash […]
Menginspirasi Dunia dan membentuk masa depan dengan ide-ide dan teknologi transformative, melalui produknya, Samsung Galaxy S21 Ultra 5G meraih anugerah Smartphone Terbaik pada Global Mobile Awards (GLOMO Awards) di Mobile World Congress (MWC) 2021, yang berlangsung pada akhir bulan Juni 2021 lalu. Penghargaan Smartphone Terbaik yang dimenangkan Smartphone Flagship Samsung Galaxy S21 Ultra 5G karena […]