World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Berpijak pada menangkap kebutuhan industri atas kesiapan tenaga kerja muda usia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan teknologi, Samsung melalui program Samsung Innovation Campus (SIC).
Bertujuan melatih talenta muda Indonesia dengan keterampilan IoT dan design thinking untuk membangun solusi-solusi Internet of Things (IoT) yang dapat memecahkan masalah di sekitar kita.
IoT merupakan teknologi yang memungkinkan konektivitas jaringan dan kemampuan komputasi meluas ke objek, sensor, dan barang sehari-hari. Konektivitas, ini memungkinkan perangkat menghasilkan, bertukar, dan mengonsumsi data. Demkian disampaikan oleh Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dan IoT di Indonesia terbilang sudah menjangkau berbagai lini usaha, seperti manufaktur, energi, perikanan, bahkan finansial dan e–commerce. Tidak sampai di sana, bentuk lain pemanfaatan IoT adalah dalam perangkat penunjang pekerjaan dan rumah tangga. Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI) mencatat, IOT di Indonesia tumbuh lebih dari 10 persen setiap tahun.
Artinya, potensi pendapatan jasa pelayanan berbasis IoT atau e–services, menurut sejumlah lembaga, mencapai US$ 2,46 miliar pada 2022. Volume pasar, ini diprediksi meningkat menjadi US$ 3,87 miliar pada 2026. Namun ada banyak tantangan dari sisi tenaga kerja, infrastruktur, hingga riset.
“Maka dengan kompetensi tersebut, kami berharap para peserta SIC akan memiliki daya saing yang tinggi dengan keterampilan abad 21 di tengah arus deras digitalisasi dan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” lanjut kata Ennita Pramono.
IC Batch 4 2023/2024 telah memasuki stage 2, yaitu Innovation Hackaton. Dari total 4.390 siswa SMK dan MA yang mendaftar di SIC Batch 4, sebanyak 1.106 siswa lolos ke Stage 2: Innovation Hackaton dan mengikuti pelatihan selama 5 minggu.
Innovation Hackathon adalah pelatihan untuk melatih empati dan keterampilan pemecahan masalah yang saat, ini penting dikuasai dalam bagian keterampilan abad 21. Misi utamanya menyelesaikan masalah yang ditemukan sehari-hari dengan teknologi IoT. Ide solusi akan dikembangkan menjadi prototipe produk IoT. Materi yang akan disampaikan dalam tahap Hackathon Innovation adalah Problem Definition–Explore, Ideation–Experiment, Prototyping–Imagines, dan Pitching Storytelling.
“Pada stage, ini para peserta akan mendapat pelatihan dari para mentor profesional untuk menemukan masalah sehari-hari di sekitar mereka, mengidentifikasi solusinya, dan mendesain sebuah solusi digital yang bisa mereka kembangkan menjadi sebuah produk nyata. Harapannya, pelatihan ini akan membentuk landasan yang kuat bagi para peserta saat mereka menghadapi pembelajaran lebih lanjut di lapangan maupun dalam mengembangkan keterampilan yang akan membantu mereka mencapai karier di masa depan,” kata William Hendradjaja, Co–Founder Skilvul.
Dalam pengembangannya peserta bersinggungan dengan Coding and Programming dengan bahasa pemrograman Python dan penggunaan perangkat mikrokontroler, Rasberry Pi 4 serta beberapa alat sensor tambahan. Di akhir rangkaian pelatihan, ini peserta diharapkan dapat mewujudkan prototipe produk IoT, meningkatkan keterampilan mereka sebagai pembuat (creator) bukan hanya pengguna (consumer).
Tentu dan tak terkesampingkan, seseorang berhasil menggapai kesuksesan dalam menjalani apa pun dalam hidupnya, baik karier pekerjaan, usaha mau pun hal lain, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Meraih sukses yang merupakan pesona tersendri nan indah, merupakan tujuan semua orang dalam berkarier. Maka terbilang, kunci kesuksesan dapat menuntun pada jalan sukses yang sering didefinisikan sebagai kondisi […]
Menyambut Idul Adha 1441 H atau Hari Raya Kurban, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mensosialisasikan fitur pembelian hewan kurban di Mandiri Syariah Mobile. Fitur ini, dituturkan oleh Direktur IT, Operations and Digital Mandiri Syariah Achmad Syafii, adalah salah satu layanan digital yang dikembangkan Mandiri Syariah sebagai solusi mengakomodir kebutuhan Nasabah dalam beribadah. “Sebagai bank syariah […]
Bersiap menyaksikan ajang MotoGP. Dirasa lancer dengan keberadaan tiket.com, pionir Online Travel Agent (OTA) Indonesia, yang secara resmi ditunjuk oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Dorna Sports, selaku promotor atau penyelenggara MotoGP, sebagai mitra ticket & travel app resmi ajang MotoGP yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Mandalika, Lombok Selatan, Indonesia, […]