Pesisir Jakarta menghadapi tekanan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, kenaikan muka air laut, abrasi, hingga penurunan muka tanah. Dan di tengah urgensi tersebut upaya restorasi mangrove menjadi semakin penting karena ekosistem ini berperan sebagai benteng alami pesisir, penyerap karbon, sekaligus penopang keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan […]
Ada keindahan dan pesona Musik, Tari & Drama. Pada sekolah yang didirikan dan dikembangkan oleh Ibu Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah A.Mus.D., D.Th., dengan kurrikulum Jerman, lokasi di Jalan Kemang Timur, Jakarta Selatan, mememiliki beberapa jurusan perkuliahan seperti Musik, Performing Arts, Performing Arts Management, Arranging, Music Pedagogy dan beberapa lainnya. Tentu dengan maksud ingin menstandarisasi pendidikan Musik di Indonesia. Maka selain pendidikan formal, ada pula kursus instrumen Musik untuk segala usia. Mulai dari piano, vokal, drum, gitar dan juga pianika.
Perkuliahan di DAYA sendiri memiliki banyak subyek. Tidak seperti yang dibayangkan oleh mayoritas masyarakat main bandmelulu, tapi di DAYA juga diajarkan budi pekerti, menulis serta berbicara bahasa Indonesia yang benar.
Kian menawan, di kampus DAYA juga ada sesi Musik Terapi. Musik menjadi media sebagai terapi untuk anak-anak ‘Spesial’ dan sebagainya. Secara medis juga sudah banyak penelitian mengenai Musik sebagai terapi ini.
Keindahan dan pesona sarana Pendidikan Musik pun menebar. Tepatnya pada hari Sabtu, di penghujung bulan Juni 2023 lalu, dilaksanakan acara Student Recital para murid-murid dan mahasiswa-mahasiswi DAYA Indonesia Performing Arts Academy di kampus DAYA.
Acara yang juga dihadiri oleh para orang tua murid DAYA, turut menonton dan mendukung anak-anaknya yang tampil. Isi dari acara, ini adalah mempertunjukkan apa yang sudah dipelajari selama 1 semester di DAYA.
Principal DAYA Indonesia Performing Arts Academy yaitu Ibu Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah A.Mus.D., D.Th., saat membuka acara, dimulai jam 11 pagi WIB, menyampaikan,”Semester Recital diadakan setiap akhir Semester, yaitu setelah Siswa menyelesaikan kelasnya selama 6 bulan. Ada pun tujuan diselenggarakannya acara Semester Recital adalah untuk melatih siswa tampil di publik serta mengembangkan kepercayaan diri dalam permainan Instrumen Musik pilihannya.”
Diselenggarakannya acara Semester Recital, ini lanjut kata Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah, adalah untuk memberikan semangat kepada Siswa serta evaluasi perkembangan penguasaan Instrumen Musiknya.
Acara terasa kian menawan, berlanjut pertunjukan dimulai oleh 11 penampilan anak-anak yang mengikuti program kursus dan program Music Therapy di bawah bimbingan Dian Natalina. “Tentu, perlunya diadakan Recital untuk melatih anak-anak percaya diri, berani dan sebagai feedback juga bagi para Pendidik. Maka, mengajarkan dengan metode menemani itu betapa penting, agar mereka merasa aman dalam perform.”
Dari sejumlah anak-anak ‘spesial’ yang mengkut program khusus dan program Music Therapy, adalah Ibu dari Aaron, 5,5 tahun, menyampaikan,”Saya memilih sekolah musik DAYA karena terasa ada keserasian untuk anak saya. Dalam perjalanannya selama empat bulan, anak lebih hepi. Maka, dari proses belajar saya sangat menghargai Ibu Dian, terapis musik, yang telah membuat anak saya begitu bahagia menjalani proses bermain musik dan menyanyi. Bahkan Aaron menjadi memiliki rasa percaya diri ketika ikut tampil. Jadi, ,membangun kepercayaan diri dan dapat ikut tampi di acara Student Recitall.”
Kemudian, barulah dilanjutkan oleh penampilan dari beberapa mahasiswa dan mahasiswi DAYA dengan berbagai instrumen yang mereka mainkan. Sekitar jam 12.40 siang, terdapat istirahat makan siang terlebih dahulu di Waroeng DAYA (sebuah kantin kampus) yang menyediakan masakan rumah yang super enak seperti Ayam Woku, Ikan Kuah Asam Pidis, Ayam/Ikan Rica-Rica dan Spaghetti Aglio e Oglio. Waroeng DAYA dibuka dari hari Senin pukul 10.00 – 20.00 untuk umum
ntuk semua yang hadir, kemudian baru dilanjutkan dengan penampilan yang ditunggu-tunggu yaitu penampilan dari choir dan 3 ensemble DAYA.
Acara pun akhirnya selesai pada jam 2 siang.
Acara ini sangat berkesan dengan terhiburnya para penonton yang hadir. Selain itu , terlihat kerjasama yang baik dari para mahasiswa dan mahasiswi DAYA sebagai penyelenggara acara di mana mereka mempersiapkan dan memantau jalannya acara sendiri.
Industri musik Indonesia ternyata belum bisa damai. Dari melihat, pengangkatan Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), yang berperan penting dalam mengurus royalti dan hak cipta, ternyata menyisakan kekecewaan pada pihak Komisioner LMKN periode 2019 – 2024. Mereka yang bergabung dalam Komisioner LMKN Jilid 2, menyatakan ketidakpuasannya karena tidak adanya pemanggilan mau pun penjelasan atas pencabutan […]
Terbilang ada yang berbeda dari konser musik yang berlangsung di Teater Usmar Ismail Jakarta, kali ini. Memukau, dan menggelitik telinga siapa pun yang berkesempatan hadir, hingga kesulitan berkedip sejenak pun, apalagi beranjak dari sana. Konser “Luca Ciarla Quintet feat Mike del Ferro”, berlangsung pada Kamis, 9 Februari 2023, menampilkan Luca Ciarla dari Italia, pada Violin, Mike […]
Bagi penikmat musik Tanah Air, nama Alif Maulana mulai melekat dan semakin familiar sebagai Penyanyi solo. Kehadiran musisi muda berbakat asal Indonesa, ini dipastikan segera meramaikan industri musik di Tanah Air, karena tak hanya pesona suara yang dimiliki, tetapi Alif Maulana menggenggam sejumlah kelebihan sehingga mampu memukau banyak orang. Single terbarunya yang baru diluncurkan, “Couldn’t […]