Tahun Baru Imlek identik dengan tradisi berkumpul dan menikmati hidangan bersama keluarga serta orang terdekat. Di Indonesia, momen ini kerap dirayakan secara sederhana dan bermakna melalui kebersamaan di meja makan. Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek (Imlek) 2026, serta bagian dari rangkaian kampanye Festive Season, IKEA Indonesia – penyedia rangkaian perabot rumah tangga yang didesain dengan baik […]
Walau pun status pandemi Covid-19 sudah berakhir, masyarakat perlu tetap waspada terhadap risiko bahayanya dan mengetahui langkah penanganan yang tepat dan tepat waktu jika terjadi infeksi.
Demikian benang merah dari webinar “Sadari Siaga Solusi terhadap Mutasi Virus di Masa Endemi Covid–19”.
Acara yang didukung oleh Pfizer Indonesia, dihadiri Prof. drh. Wiku Bakti Bawono Adisasmito, MSc. PhD., Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dan DR dr. Erlina Burhan, SpP(K), Anggota Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).
”Walau pun kasus infeksi Covid-19 secara Nasional terkendali, kesadaran dan kesigapan masyarakat untuk secara mandiri menghadapi potensi risiko terpapar virus COVID-19 masih diperlukan,” ujar Prof. Wiku dalam acara yang dipandu Pratiwi Astar.
Menurutnya, perubahan ke fase endemik tidak berarti ancaman Covid-19 sudah hilang. Sebagai virus RNA, Covid-19 akan terus bermutasi, sehingga akan terus memunculkan varian baru yang mungkin saja memiliki daya tular tinggi.
“Penting bagi kita semua untuk tetap waspada, terutama bagi kelompok masyarakat berisiko tinggi seperti lansia dan penderita penyakit penyerta seperti hipertensi, kardiovaskular, diabetes dan ginjal. Untuk masyarakat berisiko tinggi ini, Covid-19 gejala yang ringan pun dapat berubah menjadi Covid-19 berat,” kata Prof. Wiku.
“Pesan edukasi Sadari, Siaga Solusi diharapkan mendorong masyarakat di masa endemi ini untuk segera berkonsultasi dengan Dokter jika mengalami gejala-gejala infeksi Covid-19 terutama untuk masyarakat berisiko tinggi, agar segera mendapatkan terapi pengobatan COVID-19 yang tepat sedini mungkin,” jelas Nora T. Siagian, Presiden Direktur Pfizer Indonesia.
Cara Mengenali dan Mengatasi Covid–19
Sementara itu, DR dr. Erlina Burhan, SpP(K), mengingatkan masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan menjaga kebersihan dan menggunakan masker apabila merasa kurang sehat. Selain melaksanakan protokol kesehatan, penting pula untuk segera melaksanakan tes jika mengalami gejala utama Covid-19, seperti sakit tenggorokan, batuk, pilek, demam, dan kehilangan indra penciuman.
Namun jika positif terinfeksi Covid-19, kini telah tersedia obat antivirus yang digunakan sebagai pengobatan Covid-19.
“Jika seseorang terkonfirmasi positif Covid-19, segera periksa ke Dokter untuk mengetahui apakah pasien memenuhi syarat untuk mendapatkan obat antivirus,” lanjut dr. Erlina.
Ada pun cara kerja obat antivirus, yaitu dengan menargetkan bagian tertentu dari virus untuk menghentikan proses replikasi di dalam tubuh, sehingga membantu mencegah keparahan penyakit dan kematian. Agar mendapatkan pengobatan COVID-19 yang optimal, disarankan untuk segera periksa ke dokter untuk mengetahui penanganan lebih lanjut setelah gejala pertama Covid-19 muncul.
Dr. Erlina juga mengingatkan masyarakat untuk segera mengambil langkah sedini mungkin jika terinfeksi Covid-19.
“Apa pun langkah yang dipilih, pengobatan Covid-19 akan lebih efektif jika dimulai sesegera mungkin setelah dinyatakan positif. Tidak perlu menunggu sampai gejala memburuk. Selain itu, proses pengobatan sebaiknya dimulai saat gejala muncul. Semoga dengan “Sadari, Siaga, Solusi”, masyarakat dapat mengantisipasi ancaman Covid-19 di masa endemi dengan cepat dan tepat,” jelas dr. Erlina.
Salah satu kunci kesuksesan dalam mendidik anak, terlebih pada masa anak menghadapi masa remaja, adalah komunikasi lancar. Maka ketika komunikasi orang tua dengan anak tidak maksimal atau yang terjadi buntu, maka anak atau remaja tadi mencari orang atau komunitas yang mau dan mampu menampung kegelisahan dirinya yang sudah merasakan guncangan psikologi menuju masa kedewasaan. Kiranya […]
Siapa pun sepakat, dan akan menyampaikan bahwa begitu pentingnya pemenuhan gizi seimbang, yaitu minum susu setiap hari, yang berarti sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat, aktif, dan berkelanjutan. Berpijak dari sana jua, tahun 2022 ini, merupakan tahun kesesepuluh, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) kembali menggelar program Gerakan Nusantara (miNUm Susu tiAp hari uNTuk Anak ceRdas Aktif […]
Tak terkesampingkan, terlebih telah memberi bukti nyata yang baik, bahwa cuci tangan dengan menggunakan sabun merupakan upaya nyata dalam mengurangi jumlah penyakit, menghentikan penyebaran wabah, dan memastikan masa depan yang lebih sehat untuk generasi mendatang. Hal itu juga yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutannya yang diwakili oleh drg. Widyawati, […]