Mengabadikan momen liburan di media sosial sudah menjadi kebutuhan generasi muda. Hanya saja dan sayangnya, proses pembuatan konten sering kali merepotkan karena pengguna harus terus-menerus berpindah aplikasi, mulai dari membuka catatan itinerary, mengedit foto, hingga mengunggahnya. Proses yang bolak-balik ini kiranya menyita waktu liburan yang seharusnya bisa dinikmati sepenuhnya. Berpijak dari sana, Samsung Galaxy A57 […]
Sepuluh wirausaha sosial beroleh undangan menawan dari Instellar dan IKEA Social Entrepreneurship. Undangan ini kembali dilakukan, adalah untuk bergabung dalam program akselerator gelombang kedua, I–SEA (Instellar – IKEA Social Entrepreneurship Accelerator).
“IKEA Indonesia sangat mendukung inisiatif ini karena dapat mendorong para wirausaha sosial menuju perekonomian yang berkelanjutan, inklusif, dan adil untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari kelompok marjinal dan rentan di seluruh Indonesia,” ujar PR & Communication Manager IKEA Indonesia, Ririn Basuki.
Menumbuhkan perubahan melalui kewirausahaan sosial
Selama dua tahun terakhir, I-SEA telah mendukung sepuluh wirausaha sosial di seluruh wilayah yang bergerak di bidang sirkularitas, pertanian berkelanjutan, dan material yang dapat digunakan kembali: Duitin, Greenie, Koinpack, Kulaku Indonesia, Liberty Societ, Pelepas, Qyos, Rumah Mocaf, Sustaination dan Westbike Messenger.
Ada pun manfaat melalui program ini, peserta memperoleh dukungan finansial dan komersial untuk memperluas jangkauan serta dampaknya di pasar domestik mau pun global, mengakses jaringan dan dukungan dari penasihat industri dari jaringan IKEA dan Instellar.
IKEA berkomitmen untuk menjadi Perusahaan sirkular dan positif terhadap iklim pada tahun 2030. Tujuannya adalah untuk hanya menggunakan bahan terbarukan atau daur ulang dalam produk IKEA dan berhenti memproduksi limbah yang berbahaya bagi lingkungan.
Tentu ini bukanlah tugas yang mudah; Untuk mencapai tujuan, tidak bisa melakukannya sendirian. Inilah sebabnya IKEA senang dapat mendukung dan belajar dari wirausaha sosial yang menerapkan solusi untuk masa depan berkelanjutan.
“Kita harus rendah hati dan belajar bersama dengan wirausahawan sosial jika kita ingin menjadi mitra jangka panjang. Program I-SEA membuka pintu terhadap cara-cara baru dalam melakukan sesuatu untuk IKEA,” tegas Christina Niemelä–Ström, Sustainability Manager di IKEA Supply.
Kesempatan baru untuk mengikuti program I–SEA
Wirausaha sosial Indonesia yang berupaya meningkatkan kehidupan masyarakat yang kurang terlayani di bidang pertanian dan perikanan berkelanjutan serta ekonomi sirkular berpeluang untuk bergabung dalam I-SEA gelombang kedua ini.
Selama mengikuti program 16 bulan, para wirausaha sosial yang tergabung akan mendapatkan serangkaian manfaat seperti :
# Pendampingan, bimbingan, dan dukungan ekosistem yang
disesuaikan untuk mengembangkan skala dan dampak bisnis.
# Akses terhadap pendanaan untuk merangsang pertumbuhan.
# Pengetahuan dan jaringan yang sangat berharga dengan
berpartisipasi dalam lokakarya dan acara bersama
wirausahawan global lainnya dan portofolio IKEA Social
Entrepreneurship.
# Dukungan untuk mengembangkan strategi yang kuat dan
keterampilan bisnis yang efisien untuk mencapai skala yang
signifikan.
“I-SEA memberikan banyak pelajaran tentang bagaimana mengembangkan bisnis sekaligus meningkatkan dampak positif terhadap sosial dan lingkungan. Selain itu, program ini juga memberikan ruang bagi seluruh wirausaha sosial di semua tingkatan untuk menerima bimbingan berdasarkan kebutuhan saat ini melalui program pendampingan dan dukungan yang disesuaikan,” ujar Dwi Sasetyaningtyas, CEO dan Founder Sustaination, salah satu dari sepuluh wirausaha sosial terpilih dalam angkatan pertama program I-SEA.
Sedangkan bagi Duitin, program ini merupakan katalis bagi kemitraan bisnis. “I-SEA telah membuka pintu bagi kami untuk mengakses pengetahuan, jaringan, dan kolaborasi yang berharga. Duitin telah berhasil mendapatkan banyak kesepakatan kemitraan melalui I-SEA,” komentar Adijoyo Prakoso, COO Duitin.
Kemitraan IKEA Social Entrepreneurship dengan Instellar ini diharapkan dapat memberi angin segar kepada para wirausaha sosial di Indonesia yang ingin menumbuhkan bisnisnya melalui I-SEA gelombang kedua.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggulirkan Program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI). Hal ini bertujuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik, yang akan diselenggarakan di 16 kota/kabupaten di Indonesia. Tahun ini, Kemenparekraf mengadakan Pekan Puncak AKI 2023, di Senayan Park, […]
Brigitta Gunawan, pendiri 30×30 Indonesia dan Diverseas, memimpin organisasi nirlaba yang memberdayakan komunitas-komunitas untuk berperan aktif melindungi ekosistem laut lokal. Wanita belia ini anggota terbaru Generation17 (Cohort 5) asal Indonesia, memanfaatkan teknologi Samsung untuk memperluas advokasi laut dan iklim di Indonesia dan Dunia. Terkait hal itu juga, beriring kolaborasi berkelanjutan Samsung dengan United Nations Development […]
Berkat inovasi 48 Hours Coolback Guarantee yang disematkan pada lini produk Air Conditioner (AC) terbarunya, MODENA — merupakan Perusahaan Multinasional yang didirikan di Italia, dan dimiliki oleh Indonesia sejak tahun 1981 — berhasil meraih “Top Innovation Choice Award 2025”. “Penghargaan ini menegaskan bahwa 48 Hours Coolback Guarantee adalah langkah inovatif kami dalam memberikan proteksi tambahan yang benar-benar […]