Terbilang banyak rumah di Indonesia yang tidak selalu memiliki ruang bermain khusus. Melainkan, ruang keluarga, kamar tidur, bahkan teras sering kali menjadi tempat anak bermain dan bereksplorasi serta keluarga berkumpul. Berangkat dari pengamatan itulah kiranya, dan tak terbantahkan bila IKEA Indonesia lantas menghadirkan berbagai pilihan produk dari koleksi GREJSIMOJS yang dirancang untuk menghadirkan lebih banyak momen bermain […]
Bulan Ramadan telah datang. Selain memenuhi kewajiban ibadah, puasa ternyata baik untuk tubuh.
Menurut penelitian, dengan berpuasa, maka metabolisme tubuh menjadi lebih baik, karena tubuh membersihkan diri dari racun yang terakumulasi selama satu tahun belakangan. Puasa juga bisa untuk mengurangi risiko penyakit jantung, membakar lemak dalam tubuh serta meningkatkan fungsi otak.
Untuk mendapatkah hasil maksimal dari puasa, pola makan tentu juga harus dijaga. Namun beberapa pola makan saat sahur dan berbuka puasa masih keliru diterapkan, misalnya berbuka dengan makanan dan minuman manis yang berlebihan, konsep makan balas dendam karena puasa seharian, atau berbuka dengan gorengan.
Bagaimana buka puasa sehat ?
Untuk mendapatkan kesehatan, berbuka puasa yang benar adalah dengan mengonsumsi makanan tinggi serat. Serat merupakan salah satu zat yang wajib kita konsumsi setiap hari.
Selain itu, serat juga dapat membantu menjaga kesehatan usus dan mempermudah buang air besar dan meningkatkan kualitas feses. Manfaat lain makanan yang tinggi serat adalah mampu menimbulkan efek kenyang, sehingga mencegah kita untuk mengonsumsi makanan yang berlebihan, yang berdampak buruk bagi kesehatan.
Tahun ini, Safiya Food gencar mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi tinggi serat bagi kesehatan tubuh. Safiya, dengan produk unggulannya Muesli Original dan Muesli Lemon menggerakkan masyarakat untuk turut mengonsumsi Muesli saat berbuka puasa, untuk mencukupi kebutuhan serat, mencegah buka yang terlalu banyak, serta mencukupi kebutuhan vitamin, mineral dan lainnya.
Finito Mansy, Brand Manager Safiya mengungkapkan, saat ini masyarakat Indonesia semakin sadar dan kritis tentang pentingnya pola makan yang sehat, salah satunya kebutuhan akan serat tiap harinya dan hal ini termasuk juga di bulan Ramadan.
Muesli Safiya hadir dengan #BerbukaTinggiSerat agar pola makan tetap seimbang dan terjaga sehingga konsumsi makan tidak terlalu banyak. Produk ini mulai populer di kalangan masyarakat, terutama anak muda, karena penjualannya melebihi 40.000 produk per bulan dan rata-rata dikonsumsi oleh mereka yang berusia 24-35 tahun.
Muesli Safiya terdiri dari rolled oat, rice crispy, biji labu, biji bunga matahari, kacang almond, kismis dan kurma yang kaya akan serat, vitamin dan mineral untuk mendukung kebutuhan nutrisi harian. Safiya menyediakan varian Original dan Lemon dengan varian original yang terjual paling banyak.
Membuat Muesli untuk buka puasa sangat mudah, cukup tuangkan 3-4 sendok makan Muesli Safiya, campur dengan susu dan beri topping buah-buahan favoritmu.
Muesli Safiya ini bisa didapatkan di berbagai marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada dan TikTok Shop. Selain itu, Muesli Safiya juga bisa ditemukan di Sarinah, Natural Farm, MBloc hingga Apotek Roxy.
Untuk info lebih lengkap tentang Muesli dan produk lain dari Safiya, silakan kunjungi Instagram atau TikTok @safiyafood.
Jakarta, 6 Maret 2018 – Pada Limfoma Hodgkin, kombinasi kemoterapi awal dapat memberikan respon yang bertahan lama. Namun demikian, petugas kesehatan di Indonesia menyatakan sebanyak 20 persen dari pasien akan mengalami relaps (atau kambuhnya penyakit limfoma) atau refrakter (tidak memberikan respon) terhadap pengobatan awal. “Prognosis pasien dengan kondisi relaps dan refrakter biasanya lebih buruk […]
Untuk kasus baru kanker, Indonesia, menurut data GLOBOCAN 2020, terdapat 65.858 kasus, dengan jumlah kematian akibat kanker payudara sebanyak 22.430 kasus, ditemukan 36.633 kasus baru kanker serviks dengan jumlah kematian sebanyak 21.003 kasus dan angka kejadian kanker kolorektal mencapai 34.189 kasus. Berpijak dari sana, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) didukung oleh MS Glow menggelar webinar edukasi. […]
Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap faktor-faktor resiko kanker kolorektal, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bekerjasama dengan PT Merck Tbk (Merck Indonesia) memperkenalkan kampanye #PERIKSA yaitu “Peduli Risiko Kanker Kolorektal Sejak Awal”, merupakan kampanye bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli dalam mengenali tanda atau gejala awal yang berkaitan dengan resiko kanker kolorektal dengan melakukan deteksi dini […]